Tata Cara Shalat Tarawih Dirumah Lengkap Arab, Latin dan Artinya

 

Samudranesia.id – Ingin menunaikan ibadah Sholat Tarawih Dirumah saja, namun tidak mengerti bagaimana caranya? Berikut ini panduan lengkap tata cara shalat Tarawih bahasa Arab, Latin dan Artinya.

Bertepatan dengan bulan April 2022 kami ummat Islam di Indonesia menjalankan ibadah puasa Ramadlan 1443  H. Didalam bulan Ramadlan bukan hanya sekedar menjalankan puasa wajib akan tetapi kita juga melaksanakan ibadah sunnah yaitu shalat tarawih.

Shalat tarawih menurut versi Nahdlatul Ulama (NU) yang jumlahnya 23 rakaat, yang dari duapuluh tiga rakaat itu, 3 rakaatnya adalah sholat witir. Karena sholat tarawih adalah sholat yang hanya dikerjakan pada pulan ramadhan saja, Shalat tarawih mempunyai tata cara seperti sholat yang lainnya, yang wajib diketahui dan diikuti dengan baik.

Tata Cara Shalat Tarawih Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Tata Cara Shalat Tarawih Dirumah Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Pada umumnya tata cara shalat tarawih tidak jauh berbeda dengan shalat wajib pada umumnya, namun terkait rakaat nya sholat tarawih berbeda dengan shalat lain nya. Sholat tarawih bisa dilaksanakan sendirian dan bisa dilaksanakan berjamaah, Shalat tarawih berjumlah 23 Rakaat.

Nah untuk bagimana cara shalat tarawih simak penjelasan dibawah ini:

1. Niat Sholat tarawih

Untuk imam, harus niat sholat tarawih dan boleh melafalkannya demikian

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Latin : “Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.”

Artinya: “Aku menyengaja sembah yang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Lafal niat ini diharapkan membantu kemantapan seseorang dalam memasang niat ketika takbiratul ihram. Sedangkan niat ini menjadi penting karena, bagi mazhab syafi’i, shalat Tarawih tanpa niat yang memadai berdampak pada keabsahan shalat Tarawih itu sendiri. Sedangkan lafal “sunnah Tarawih” dapat diganti dengan “shalat malam Bulan Ramadhan,” atau “bagian dari shalat Tarawih.”

Adapun jumlah shalat tarawih sendiri sama dengan jumlah shalat tarawih berjamaah, yaitu 20 rakaat.

وهي عشرون ركعة مجمع على سنيتها… ولا تصح بنية مطلقة بل ينوي ركعتين من التراويح أو من قيام رمضان أو سنة التراويح

Artinya, “Shalat tarawih berjumlah 20 rakaat yang disepakati kesunnahannya… Shalat tarawih tidak sah dikerjakan dengan niat shalat mutlak (tanpa penyebutan kata tarawih di dalam hati), tetapi ia harus meniatkan shalat dua rakaatnya sebagai bagian dari shalat Tarawih, shalat malam Bulan Ramadhan, atau shalat sunnah Tarawih,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).

Shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari oleh karena itu, ia harus mengikuti kaidah shalat sunnah malam, yaitu salam pada setiap dua rakaatnya sebagaimana keterangan Syekh M Nawawi Banten dari kalangan Mazhab Syafi’i.

ولا يصح أن يصلي أربعا منها بسلام بل لا بد أن يكون كل
ركعتين منها بسلام لأنها وردت كذلك

Artinya, “Shalat Tarawih tidak sah dikerjakan empat rakaat dengan satu salam, tetapi ia harus ada salam setiap dua rakaat karena hadits menyatakan demikian,” (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).

Niat dalam hati sambil mengucapkan kalimat takbir

Niat merupakan salah satu pilar penting dalam mengerjakan amalan tertentu salah satunya adalah shalat, karena suatu amal ibadah bisa diterima oleh Allah dengan niat yang benar.

BACA JUGA  Contoh Materi Kultum Ramadhan Singkat Yang Menarik Terbaik 2022

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ …[رواه البخاري ومسلم]

Artinya: “Sesungguhnya (sahnya) amal itu tergantung kepada niat …” [Hadits Riwayat al-Bukhari dan Muslim]

مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الوُضُوءُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ [رواه أبو داود والترمذي]

Artinya: “Kunci pembuka shalat itu wudhu, permulaannya takbir, dan penghabisannya salam.” [Hadits Riwayat Abu Dawud dan at-Tirmidzi]

2. Membaca Surat Al-Fatihah dan salah satu surat dalam Al-Qur’an

Setelah Niat dibarengi dengan takbir lalu dilanjutkan dengan membaca surah alfatihah dan salah satu surat al-qur’an serta dilanjutkan dengan rukuk.

3. Rukuk

Tata Cara Shalat Tarawih Dirumah Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Gerakan rukuk adalah salah satu gerakan sholat yang mana seorang yang sholat harus merundukkan badan dengan ukuran sekitar kedua telapak tangan nya bisa diletakkan pada kedua lututnya.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yang menceritakan bagaimana sifat Rashulullah SAW ketika rukuk dalam shalatnya :

وَإِذَا رَكَعَ أَمْكَنَ يَدَيْهِ مِنْ رُكْبَتَيْهِ

Artinya: “Ketika Rasulullah ruku’ beliau menempatkan kedua (telapak) tangannya pada kedua lututnya. “

Dan ketika rukuk seorang yang sholat mlafadzkan lafadz berikut ini:

سبحان ربي العظيم وبحمده

Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wabihamdihi ( dibaca sebanyak 3x)

Artinya: Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya.

4. I’tidal

Tata Cara Shalat Tarawih Dirumah Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

I’tidal adalah gerakan sholat yang dilakukan setelah bangun dari rukuk, yaitu berdiri dengan tegap seperti ketika seseorang belum melakukan rukuk. dan ketika seseorang melakukan i’tidal seseorang perlu mengucapkan lafadz sebagai berikut:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

 Sami’allahu liman hamidah.

Artinya: “ Aku mendengar orang yang memuji-Nya.”

Dan setelah membaca lafadz diatas dilanjutkan dengan membaca tahmid yang bunyinya seperti ini:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Rabbanaaa lakal hamdu mil-ussamaawaati wa mil-ul-ardhi wa mil-u maa syik-ta min syai-im ba’du. (HR. Muslim dan Abu Awanah).

Artinya: “ Ya Allah Tuhan Kami, Bagi-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.”

5. Sujud

Tata Cara Shalat Tarawih Dirumah Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Sujud adalah rukun shalat yang mana pelaksanaan nya seorang yang sholat harus menempelkan keningnya pada tempat sujudnya baik beralaskan sajadah ataupun yang lainnya. dan meletakkan kedua tangan dan lututnya pada saat posisi sedang bersujud.

Dan yang dibaca ketika sujud adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Subhaana robbiyal a’laa. (Dibaca 3 kali)

Artinya: Maha Suci Rabb-ku yang Maha Tinggi.

6. Duduk di antara dua sujud

Tata Cara Shalat Tarawih Dirumah Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Duduk diantara dua sujud adalah gerakan duduk sebentar yang dilakukan setelah sujud pertama sebelum sujud kedua dan pada duduk diantara dua sujud bacaan ini yang dilafadzkan:

رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

Arab-latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya: “Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku”

7. Duduk sebentar lalu bangkit mengerjakan rakaat kedua

Nah setelah melakukan duduk diantara dua sujud dilanjutkan dengan sujud kedua lalu duduk sebentar kemudian bangkit dan melanjutkan rakaat kedua. Nah untuk rakaat yang kedua sama persis dengan apa yang dilakukan pada rakaat pertama.

Dan yang perlu kalian tahu bahwa shalat tarawih dilakukan dengan mengerjakaan dua rakaat salam dan dilakukan sampai 10 kali salam.

Ada dalil khusus untuk sholat tarawih dengan jumlah 20 rokaat yang kemudian dilanjut dengan shalat witir 3 rokaat, dengan menurut sejumlah riwayat mengenai pelaksanaan sholat ini pada masa Khalifah Ummar ibn Khattab, sebagai berikut :

“Yazid bin Ruman telah berkata, “Umat muslim senantiasa melaksanakan sholat pada masa Umar radliyallahu‘anhu pada bulan Ramadhan 23 rakaat (20 rakaat tarawih, disambung 3 rakaat witir),” (HR Malik).

BACA JUGA  Contoh Teks Ceramah Singkat Ramadhan Untuk Anak SD Terbaru 2022

Dan Menurut riwayat dari Sa’ib bin Yazid berkata

“Para sahabat melaksanakan sholat (tarawih) pada masa Umar R.A di bulan ramadan sebanyak 20 rakaat,” (HR. Al-Baihaqi, sanadnya dishahihkan oleh Imam Nawawi dan lainnya).

Lalu ketika tasyahud akhir orang yang sholat harus mengucapkan salam, untuk bacaan salamnya sebagai berikut:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Assalâmu ‘alaikum warohmatullâh “Salam dan rahmat Allah (semoga tercurahkan) bagi kalian semua”

Dan ketika sudah sempurna 20 rakaat dengan 10 salaman,seseorang yang shalat tarawih dianjurkan untuk berdoa terlebih dahulu sebelum melanjutkan untuk mengerjakan shalat witir, dan beginilah doanya:

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bacaan: “Allahummaj’alna bil imani kamilin. Wa lil faraidli muaddin. Wa lish-shalati hafidhin. Wa liz-zakati fa’ilin. Wa lima ‘indaka thalibin. Wa li ‘afwika rajîn. Wa bil-huda mutamassikin. Wa ‘anil laghwi mu’ridlin. Wa fid-dunya zahdin. Wa fil ‘akhirati raghibin. Wa bil-qadla’I radlin. Wa lin na’ma’I syakirin. Wa ‘alal bala’i shabirin. Wa tahta liwa’i muhammadin shallallahu ‘alaihi wasallam yaumal qiyamati sa’irina wa alal haudli waridin. Wa ilal jannati dakhilin. Wa minan nari najin. Wa ‘ala sariirl karamati qa’idin. Wa bi hurun ‘in mutazawwijin. Wa min sundusin wa istabraqin wadibajin mutalabbisin. Wa min tha’amil jannati akilin. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syaribin. Bi akwabin wa abariqa wa ka’sin min ma’in. Ma’al ladzina an’amta ‘alaihim minan nabiyyina wash shiddiqina wasy syuhada’i wash shalihina wa hasuna ula’ika rafîqan. Dalikal fadl-lu minallahi wa kafa billahi ‘aliman. Allahummaj’alna fi hadzihil lailatisy syahrisy syarifail mubarakah minas su’ada’il maqbulin. Wa la taj’alna minal asyqiya’il mardudin. Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa alihi wa shahbihi ajma’in. Birahmatika ya arhamar rahimin wal hamdulillâhi rabbil ‘alamin.”

Artinya: “Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), Yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

BACA JUGA  Hukum Menonton Film Dewasa Saat Puasa Ramadhan, Apakah Batal?

Setelah selesai melaksanakan sholat tarawih 20 rokaat lalu kita mengerjakan sholat witir 3 rakaat dan perlu membaca dan melafalkan do’a sholat witir setelah sholat witir, Dan untuk niatnya kalian bisa mengikuti tulisan yang kami bagikan berikut ini:

8. Niat Shalat Witir Dua Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعتين لله تعالى

Ushallii sunnatam minal witri rak’ataini lillaahhi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta’ala.”

9. Niat Shalat Witir Satu Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعتين لله تعالى

Ushallii sunnatam minal witri rak’ataini lillaahhi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir 2 rakaat karena Allah ta’ala.”

10. Niat Shalat Witir Langsung Tiga Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka‘âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Nah untuk tata cara shalat witir sama halnya dengan melakukan shalat tarawih atau shalat sunnah pada umumnya. yang membedakan shalat witir dari shalat sunnah lainya adalah niatnya dan shalat witir bisa langsung dikerjakan 3 rakaat seperti shalat maghrib namun meninggalkan tasyahhud awal.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِيْمَا بَيْنَ اَنْ يَفْرُغَ مِنْ صَلَاةِ الْعِشَاءِ اِلَى الْفَجْرِ اِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُسَلِّمُ بَيْنَ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ وَيُوتِرُ بِوَاحِدَةٍ

Dari Aisyah r.a. menjelaskan: “Nabi s.a.w, shalat sebelas rakaat di antara shalat isya sampai terbit fajar. Beliau salam setiap dua rakaat dan mengerjakan shalat witir dengan satu rakaat “. (hadits shahih, riwayat Muslim: 1216)

Setelah melakukan shalat witir kita dianjurkan untuk berdoa, dan doa yang kita lafadzkan bisa meniru doa berikut ini:

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَا فِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَّامَ الْعَافِيَّةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَّةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَا مَنَا وَقِيَا مَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, kami mohon pada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyu’, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar,amal yang shalih, agama yang lurus, kebaikan yang banyak.kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesaama manusia. Ya Allah, tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyukan, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad saw, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.

Akhir Kata

Cukup sekian penjelasan tentang Tata Cara Shalat Tarawih Dirumah Lengkap Arab, Latin Dan Artinya yang bisa kami sampaikan, untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi artikel samudranesia.id untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Terimakasih.