Contoh Materi Kultum Ramadhan Singkat Yang Menarik Terbaik 2022

 

Samudranesia.id – Untuk kalian yang sedang mencari materi kultum ramadhan, berikut ada beberapa contoh materi kultum ramadhan ringkas dan jelas yang sangat cocok dipakai untuk berbagai macam kegiatan kultum ramadhan.

Istilah kultum Ramadhan sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia, kultum merupakan singkatan dari kuliah tuju menit. Jadi tak mengherankan jika kultum ramadhan memang tergolong singkat,padat dan jelas.

Pada bulan ramadhan banyak sekali diadakan kultum ramadhan mulai dari mushola,masjid, majlis yang diselenggarakan baik secara offline maupun online. biasanya kultum dilaksanakan untuk mengisi waktu luang setelah sahur, menunggu berbuka puasa dan setelah melaksanakan shalat subuh.

Nah, jika kalian merasa kesulitan untuk membuat atau mencari bahan kultum, kami disini akan memberikan beberapa macam contoh materi kultum Ramadhan dari berbagai macam materi keagamaan lengkap beserta dalil-dalilnya.

Contoh Materi Kultum Ramadhan

Materi Kultum Ramadhan

Materi kultum Ramadhan yang akan kami bagikan ini dijamin sangat cocok untuk kalian aplikasikan ke berbagai macam kegiatan keagamaan selama bulan ramadhan, nah untuk lebih lengkapnya silahkan simak penjelasan dibawah ini.

Kultum “Meningkatkan Iman Dibulan Ramadhan”

Materi Kultum Ramadhan

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh..

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَاَلَمِيْنَ . وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَي أُمُوْرِا لدُّ نْيَا وَا لدِّ يْنٍ . وَعَلَيْ آ لِهٍ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

“ALHAMDU LILLAHI RABBIL’ALAMIN WABIHI NASTA’INU’ALA UMURID DUNYA WADDIN WA’ALA ALIHI WASHAHBIHI AJMA’IN”

Pertama-tama marilah kita panjatkan segala puji kehadirat Allah subhanalloh ta’ala yang sudah memberikan kita ni’mat iman,islam serta ihsan sehingga kita bisa berkumpul dimajlis yang insyaallah mubarokah ini.

Sholawat ma’as-salam mari kita haturkan kepada nabi agung nabi Muhammad SAW, yang mana telah membawa kita dari jaman jahiliyah sampai jaman terang-benerang seperti sekarang ini.

Allah Ta’ala berfirman dalam kitabnya yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

” Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha ḥaqqa tuqātihī wa lā tamụtunna illā wa antum muslimụn ”

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”.

عَنْ أَبِيْ عَمْرٍو، وَقِيْلَ، أَبِيْ عَمْرَةَ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قُلْتُ يَارَسُوْلَ اللهِ قُلْ لِيْ فِي الإِسْلامِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدَاً غَيْرَكَ؟ قَالَ: “قُلْ آمَنْتُ باللهِ ثُمَّ استَقِمْ” رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Artinya: Dari Abu ‘Amr—ada yang menyebut pula Abu ‘Amrah—Sufyan bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku berkata: Wahai Rasulullah katakanlah kepadaku suatu perkataan dalam Islam yang aku tidak perlu bertanya tentangnya kepada seorang pun selainmu.” Beliau bersabda, “Katakanlah: aku beriman kepada Allah, kemudian istiqamahlah.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 38] Hadirin hadirot yang dimuliakan dan dirahmati oleh Allah, pada kesempatan kali ini ijinkan saya sedikit berbicara tentang ” meningkatkan iman kepada Allah”

Tidak terasa kita saat ini telah sampai di bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, penuh ampunan dan penuh pahala. Kita sebagai ummat islam yang beriman sudah seharusnya berlomba-lomba mengerjakan amal ibadah pada bulan ramadhan, selain meningkatkan iman kita kepada allah juga sebagai wujud kesungguhan kita dalam beriman kepada Allah dengan cara meluliakan bulan istimewa tersebut.

Berdasarkan hadist Rashulullah SAW sebagai beriku :

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu, saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.” (HR. Ahmad)

BACA JUGA  Gambar Kata-Kata Ngabuburit Lucu Orang Puasa di Bulan Ramadhan

Dalam rangka islamisasi diri dengan meningkatkan iman dibulan ramadhan ini agar lebih dekat lagi hubungan kita dengan Allah SWT serta membina jiwa dan akal kita agar selalu istiqamah beriman kepada Allah SWT.
Al Atha’ dalam kitab al-Hikam menerangkan,

مَتَى رَزَقَكَ الطَّاعَةَ وَالْغِنَى بِهِ عَنْهَا، فَاعْلَمْ أَنَّهُ قَدْ أَسْبَغَ عَلَيْكَ نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً

Artinya: Apabila Allah telah merizekikan kepadamu ketaatan di dalam melaksanakan segala perintah-Nya dan merasa kaya dengannya. Yakni sudah merasa cukup, dengan ketakwaan itu dan tidak memerlukan apa-apa selainnya. Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah telah mengaruniakan nikmat-Nya secara dhohir dan batin.

Sesuai janji Allah barang siapa yang bertakwa dan beriman kepada Allah SWT, maka Allah pasti akan melimpahkan kepada mereka keberkahan yang ditunkan dari langit dan bumi.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

” Walau anna ahlal-qurā āmanụ wattaqau lafataḥnā ‘alaihim barakātim minas-samā`i wal-arḍi wa lāking każżabụ fa akhażnāhum bimā kānụ yaksibụn”

Artinya: Jika Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Hadirin hadirot yang dimuliakan dan dirahmati oleh Allah, dalam hal ini yang perlu kita perhatikan adalah antara iman dan takwa harus bersatu berjalan seiringan, karena pada dasarnya ketakwaan seseorang itu berdasarkan keimanan seseorang yang sudah menetap dalam hati.

seseorang yang iman dak takwa tidak lain adalah merupakan seseorang yang benar-benar percaya, dan mematuhi segala aturan agama yang sudah di syariatkan oleh Allah SWT.

Jika seseorang bisa melaksanakan iman dan takwa secara beriringan serta dilakukan dengan rasa penuh kesadaran dalam hati,pikran dan amaliah nya maka sesungguhnya ia berhak mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang bisa beriman dan bertakwa dengan istiqomah, dengan begitu kita mampu taat dengan sebenar-benarnya dan menjauhi segala larangan Allah SWT.

Cukup sekian dari saya, apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dihati baik disengaja maupun tidak saya minta maaf sebesar-besarnya.

جعلنا الله وإياكم من الفائزين الأمنين. والله يقول وبقوله يهتد المهتد ون . أعود بالله من الشيطان الجيم . بسم الله الرحمن الرحيم . من عمل صالحا فلنفسه ومن اساء فعليها وما ربك بظلام للعبيج . بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ مِنَ اْلأٓيَةِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَاسْتَغْفِرُوْا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Kultum “Keistimewaan Bulan Ramadhan”

Materi Kultum Ramadhan

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ ورَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahil ladzii kaana bi’ibadihi khabiiran bashiraa, tabaarokal ladzii ja’ala fis samaa’i buruujaw waja’ala fiihaa sirojaw waqomarom miniira. Asyhadu an-laa ilaa ha-illallah, wa asy-hadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuluh, alladzii ba’atsahu bil haq basyiiraw wanadziiroo. Wa da’iyan ilal haqqi bi’idznihi wa sirojam muniiraa. Allahumma shalli ‘alaihi wa’alaa alihi wa shohbihi wa sallim tasliman katsiroo. Amma ba’du.

Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kepada allah SWT yang mana telah melimpahkan rahmatnya, sehingga kita semua bisa berkumpul dalam keadaan sehat pada kegiatan hari ini.

Tidak terlupakan sholawat beserta salam selalu kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Melalui kesempatan kegiatan keagamaan kali ini ijinkan saya menyampaikan sebuah kultum singkat mengenai ” keistimewaan bulan Ramadhan ”

BACA JUGA  Apakah Fidyah Bisa Diganti Dengan Uang? Simak Penjelasannya Disini

Allah SWT berfirman:

﴾يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿١٨٣

Yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alallażīna ming qablikum la’allakum tattaqụn

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa“ (QS. Al-Baqarah[2]: 183)

Dan Rashulullah SAW bersabda:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَام، فَإنَّهُ لِي وَأنَا أجْزِي بِهِ

Artinya, “Semua amal perbuatan anak Adam -yakni manusia- itu adalah untuknya, melainkan berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan balasan dengannya.”

Puasa dibulan Ramadhan adalah salah satu pilar rukun islam, yang mana wajib hukumnya bagi ummat muslim didunia mengerjakan puasa pada bulan Ramadhan satu bulan full.

Pada bulan Ramadhan banyak sekali keutamaan yang bisa kita ambil faedahnya, pada bulan istimewa yang satu ini tak mengherankan jika banyak umat islam berbondong-bondong menjalankan ibadah supaya bisa merubah diri untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Nasa’i dan Imam Ahmad:

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ
وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ، فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

Artinya “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan padamu berpuasa di bulan itu. Dalam bulan itu dibukalah pintu-pintu langit, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan syaitan-syaitan dibelenggu. Pada bulan itu terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang tidak memperoleh kebajikan di malam itu, maka ia tidak memperoleh kebajikan apapun.”

Dalam hadist ini menjelaskan tentang betapa istimewanya bulan Ramadhan, sehingga sangat merugi jika ummat muslim tidak melakukan amalan ibadah didalamnya.
Seseorang yang dengan ikhlas menjalankan puasa ramadhan derajatnya akan diangkat oleh Allah SWT, sebab pada bulan ini pula Allah menutup semua pintu neraka dan membuka pintu-pintu surga.

Selain derajatnya diangkat oleh Allah, seorang yang melakukan puasa pada bulan ramadhan akan diampuni segala dosanya yang telah lalu, namun dengan catatan seseorang tersebut melakukan puasanya benar-benar karena iman dan mengharap pahala dari Allah SWT.

Dengan berpuasa seseorang menahan lapar dan dahaga disiang hari untuk mengingakan kepadanya bahwa rasa lapar didunia tidak sebanding rasa lapar ketika di neraka, sehingga ketaatan seseorang tersebut meningkat supaya dirinya tidak termasuk sebagai penghuni neraka.

Dan saat sedang berpuasa, kemungkinan kecil berpikiran untuk melakukan kemaksiatan, karena orang tersebut lebih cenderung memfokuskan menanti berbuka puasa dengan menu hidangan yang bermacam-macam.  Secara tidak langsung puasa dapat mengalihkan dari kemaksiatan.

Kelak seseorang yang berhasil dan benar-benar bisa memaknai puasa dengan seutuhnya maka dia akan sampai pada derajat yang mulia disisi Allah. Semoga kita semua tergolong sebagai umat yang beriman dan bertakwa supaya bisa mendapatkan derajat yang mulia disisinya.

Itulah kultum yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. Wabillahi taufiq wal hidayah war-ridho wal inayah.

Allahumma Laa Sahla Illaa Maa Ja’allahu Sahlan, Subhaabakallahumma wabihamdika ashadu anlaa ilaaha illa anta astagfiruka wa atuubu ilaik.
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Kultum “Sedekah Dibuulan Ramadhan”

Materi Kultum Ramadhan

Assalamualaikum wr. wb.

الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin, wa man tabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

Segala puja dan puji syukur kita panjatkan kepada ALLAH SWT dan tidak lupa shalawat serta salam kita curahkan kepada nabi Muhammad SAW, semoga dengan memperbanyak salam kita bisa mendapatkan syafaatnya pada hari kiamat nanti, Amiin.

BACA JUGA  Bacaan Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir Sesuai Sunnah Lengkap

hadirin hadirot rohimakumullah, pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan sepatah kata tentang “keutamaan sedekah di bulan ramadhan”

Dalam HR. At-Tirmidzi disebutkan bahwa,

أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ

“Sedekah paling utama adalah sedekah di bulan ramadhan.” Kemudian sedekah juga merupakan bagian dari sikap dermawan yang disukai oleh Allah SWT. Sebagaimana yang terdapat dalam HR. Al Baihaqi sebagai berikut.

“Sesungguhnya Allah SWT itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.”

Berikut firman Allah yang berbunyi :

قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗ ۗوَمَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهٗ ۚوَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

Qul inna rabbī yabsuṭur-rizqa limay yasyā`u min ‘ibādihī wa yaqdiru lah, wa mā anfaqtum min syai`in fa huwa yukhlifuh, wa huwa khairur-rāziqī
Artinya: Katakanlah, “Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.” Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang terbaik.

Syekh Ibrahim AL-Baijuri pernah berkata tentang sedekah seperti berikut ini.

ومبادرته لإكثار الصدقة لأنه صلى الله عليه وسلم كان أجود ما يكون في رمضان، وبالجملة فيكثر فيه من أعمال الخير لأن العمل يضاعف فيه على العمل في غيره من بقية الشهور

Artinya, “(Orang berpuasa) dianjurkan segera memperbanyak sedekah karena Rasulullah SAW adalah orang paling murah hati di bulan ramadhan. Seseorang dapat melakukan kebaikan secara umum karena ganjaran amal kebaikan apapun bentuknya akan dilipatgandakan dibandingkan ganjaran amal kebaikan yang dilakukan di luar bulan ramadhan.”
Sedekah pada bulan Ramadhan adalah salah satu amal ibadah yang sangat dianjurkan bagi ummat muslim didunia, seseorang yang bersedekah pada bulan Ramadhan maka pahalanya akan dilipat gandakan sebanyak 700 kali lipat serta ditambah dengan berbagai keutamaan yang bisa membina hati dan fikiran kita agar selalu dekat dengan Allah SWT.

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al Hadid ayat 18)

Semakin banyak kita mengeluarkan harta untuk bersedekah, semakin banyak pula keutamaan yang dapat kita peroleh, namun dengan catatan bersedekah benar-benar karena iman dan takwa kepada Allah SWT.Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah saw yang berbunyi, “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim).

Oleh karena itu kita sebagai generasi muslim/muslimah sholih/sholihah, marilah giaatkan dalam hati dan fikiran kita untuk bersedekah pada pulan mulia dan istimewa ini, niscaya kita akan termasuk golongan orang yang mendapatkan hidayah dan berkah Dari Allah SWT.

Hadirin hadirot yang dimuliakan oleh Allah, semoga kita semua mendapatkan berkah keistimewaan bulan ramadhan sehingga kita bisa menjadi hamba yang istiqomah taat dan iman kepada Allah SWT.

Allahumma matti’na bi asmaa’inaa wa abshorina, wa quwwatinaa maa ahyyaytanaa, waj’alhul waaritsa minnaa, waj’al tsa’rona ‘ala man zholamanaa, wan-shurnaa ‘alaa man ‘aadaanaa, wa laa taj’al mushibatanaa fii diininaa wa laa taj’alid dunyaa akbara hamminaa, wa laa mablagho ‘ilminaa, wa laa tusallith ‘alaynaa mallaa yarhamunaa.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Akir Kata

Semoga apa yang kami sampaikan mengenai Materi Kultum Ramadhan terbaik yang singkat bisa membantu para pembaca semua dalam mencari refrensi tentang Materi Kultum Ramadhan, jangan lupa ikuti artikel-artikel terbaru samudranesia.id yang tidak kalah menarik dari artikel sebelumnya, Terimakasih.