Terra Luna Cryptocurrency Simak Penjelasannya Disini

 

Samudranesia.id – Terra Luna Cryptocurrency merupakan salah satu mata uang digital atau virtual terenkripsi berbasis blockchain yang sedang ramai dibicarakan belakangan ini oleh investor crypto. Simak ulasan berikut ini untuk penjelasan yang lebih lengkap.

Terra Luna Cryptocurrency pada 24 jam terakhir sangat ramai dibicarakan. Hal tersebut terjadi akibat anjloknya harga Terra Luna hingga lebih dari 95 persen. Sontak para investor pun kaget bukan main. Koin crypto yang telah dikumpulkan hingga berjuta juta nilainya. Sekarang turun sangat drastis. Sedangkan pada tanggal 5 April 2022, Terra Luna mencapai rekor tertinggi senilai dengan $119,18 per koin dengan kapitalisasi pasar sebesar $40 miliar.

Terra Luna memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan harga stablecoin di ekosistem Terra dan mengurangi market mood atau volatilitas pasar. Ketika stablecoin sedikit turun, Terra Luna Cryptocurrency akan dijual atau dibakar (dihancurkan) untuk menstabilkan harga. Salah satu koin Terra stabil yang paling populer adalah TeraUSD dengan simbol perdagangan UST, dikutip dari CoinDesk.

Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai apa itu Terra Luna Cryptocurrency, mengapa harganya bisa anjlok, dan bagaimana caranya agar kamu bisa membeli koin crypto.

Apa Itu Terra Luna Cryptocurrency?

Apa Itu Terra Luna Cryptocurrency

Terra Luna Cryptocurrency adalah token yang diperdagangkan melalui sistem blockchain. Blockchain sendiri adalah teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan digital yang terkait dengan kriptografi (bank data).

Jadi apa itu token cryptocurrency? Token Cryptocurrency adalah aset digital yang dapat disimpan, diperdagangkan, dan dipertaruhkan untuk mendapatkan keuntungan. Terra Luna adalah bentuk aset kripto yang disebut “Terra” dengan token perdagangan “Luna” yang dikembangkan oleh Terra Labs di Korea Selatan.

BACA JUGA  Cara Beli BUSD Di Tokocrypto Secara Mudah Update 2022

Terra Luna juga bercita-cita menjadi platform dengan menciptakan stablecoin yang ditautkan ke uang resmi yang dikeluarkan oleh bank sentral seharga 0,8 Dollar Amerika per koin. Cryptocurrency juga sedang tren karena banyak orang mencoba berinvestasi dalam cryptocurrency. Oleh karena itu, token crypto Terra Luna sangat mirip dengan Bitcoin, Dogecoin, Binance, dan lain sebagainya.

Perbedaannya adalah bahwa Terra tidak memiliki uang tunai dan aset lain sebagai cadangan untuk mendukung tokennya. Sebaliknya, tampak lebih rumit. Terra menggunakan kombinasi kode dan token LUNA yang kompleks untuk menstabilkan harga.

Mengapa Harga Terra Luna Cryptocurrency Anjlok

Mengapa Harga Terra Luna Cryptocurrency Anjlok

Alasan penurunan harga Terra Luna adalah karena harga stablecoin Terra UST (UST) sedang turun. Ini mungkin karena Terra Luna Cryptocurrency dan UST saling terkait satu sama lain.

Dikutip dari situs web Business Today, UST adalah stablecoin algoritmik yang menggunakan sistem kompleks untuk pencetakan dan pembakaran pada token untuk menyesuaikan pasokan dan menstabilkan harga. Oleh karena itu, keberhasilan Terra tergantung pada adopsi UST sebagai mata uang yang stabil atau stablecoin.

Sederhananya, protokol Terra secara signifikan mempengaruhi harga Terra USD dan Luna. Ketika harga Tera USD turun di bawah dolar, itu hanya bisa ditukar dengan Luna. Jadi Tera USD semakin langka dan harganya bisa naik.

Terra USD adalah proyek stablecoin yang terkait dengan nilai tukar dolar AS. Token ini memberikan penyimpanan nilai yang lebih baik untuk menghindari volatilitas cryptocurrency.

Kepanikan lainnya adalah ketika Luna Foundation Guard mengumumkan akan meminjamkan 750 juta dollar dalam bentuk bitcoin kepada perusahaan perdagangan. Hal Ini dilakukan dengan maksud membantu melindungi harga Terra USD.

Saat ini Do Kwon, sebagai pendiri atau pencetus Terra Luna Cryptocurrency, mengaku sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk menyelamatkan Terra. Dia mengatakan akan memberitahukan rencana tersebut segera. Ia mengingatkan untuk para pendukungnya agar bersabar.

Macam-Macam Cryptocurrency Selain Terra Luna

Macam-Macam Cryptocurrency Selain Terra Luna

Selain Terra Luna Cryptocurrency, terdapat banyak jenis cryptocurrency lainnya juga yang tidak kalah populer dan dipercayai oleh publik. Berikut beberapa macam cryptocurrency.

BACA JUGA  Apa Itu Coti Coin? Blockchain Pertama di Dunia

1. Bitcoin

Bitcoin meruapkan jenis cryptocurrency yang pertama dan masih populer hingga saat ini. Cryptocurrency ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Tidak ada yang tahu apakah itu nama seseorang, kelompok atau perusahaan dan dari mana asalnya.

Menurut Investopedia, pada November 2019, lebih dari 18 juta bitcoin telah beredar, dan total kapitalisasi pasar sekitar $146 miliar. Faktanya, hingga saat ini sekitar 68% cryptocurrency adalah bitcoin.

2. Feathercoin

Cryptocurrency yang satu ini adalah jenis cryptocurrency open source. Feathercoin dibuat pada tahun 2013 oleh Peter Bushnell, seorang ilmuwan komputer di Brasenose College di Universitas Oxford, dengan memodifikasi kode sumber Litecoin.

Jaringan Feathercoin siap menghasilkan koin dengan kecepatan rendah Hingga 336 koin akan dihasilkan, 16 kali lebih banyak dari bitcoin, 4 kali lebih banyak dari litecoin. Feathercoin juga berada dibawah lisensi MIT/X11.

3. Litecoin

Litecoin adalah jenis cryptocurrency yang hadir setelah mata uang digital pertama diluncurkan yang menciptakan blok baru (yang membentuk blockchain) dengan kecepatan yang lebih cepat. Oleh karena itu, Litecoin memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi cepat tanpa memerlukan sistem komputasi yang kuat. Jenis cryptocurrency ini muncul pada tahun 2011 sebagai mata uang digital P2P atau peer to peer.

Ada perbedaan besar antara Litecoin dan Bitcoin dalam algoritma enkripsi yang digunakan oleh masing-masing dari mereka. Bitcoin menggunakan algoritma SHA-256. Sementara itu, Litecoin menggunakan algoritma baru yang disebut Scrypt.

4. Dogecoin

Dogecoin adalah turunan dari Litecoin yang keluar pada Desember 2013. Seperti namanya, Dogecoin adalah cryptocurrency yang jimatnya adalah anjing Shiba Inu. Jenis ini dikenal sebagai cryptocurrency paling ramah dimana kegiatan amal, donasi, dan kegiatan positif lainnya sering dilakukan oleh komunitasnya.

BACA JUGA  Apa Itu Coti Coin? Blockchain Pertama di Dunia

Dogecoin jauh lebih berharga daripada Bitcoin. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika pengguna biasanya menggunakan jenis cryptocurrency ini untuk melakukan transaksi kecil, donasi, dan tip.

5. BitcoinCash

Bitcoincash baru diluncurkan pada Agustus 2017, tetapi saat ini sudah menjadi lima cryptocurrency teratas. Jenis ini dimulai karena kelompok pengguna bitcoin tidak menyetujui beberapa aturan yang ditetapkan.

Kemudian mereka memisahkan diri dan menciptakan mata uang digital sendiri yang disebut Bitcoincash. Grup ini juga membuat beberapa perbaikan yang mereka anggap lebih baik daripada cryptocurrency pertama.

Cara Membeli Cryptocurrency

Cara Membeli Cryptocurrency

Kunjungi situs resmi Bappebti disini

  1. Pertama, kamu harus buat akun di pedagang aset crypto atau bursa trading yang terdaftar di Bappebti.
  2. Kemudian, proses pembuatan akun biasanya memerlukan informasi seperti detail rekening bank dan kartu identitas.
  3. Berikutnya, pilih metode pembayaran yang tersedia di platform.
  4. Lalu, pedagang aset kripto akan memverifikasi data kamu.
  5. Selanjutnya, beli koin crypto yang kamu inginkan.
  6. Kemudian, lakukan pembayaran Transfer koin crypto ke dompet virtual kamu.
  7. Ada baiknya untuk memantau fluktuasi harga bitcoin secara berkala agar kamu tidak kehabisan pembelian koin crypto.
  8. Selesai.

Akhir Kata

Demikian ulasan mengenai Terra Luna Cryptocurrency, alasan mengapa nilainya turun drastis, jenis cryptocurrency lainnya, hingga cara membeli cryptocurrency. Semoga dapat membantu kamu dalam menemukan informasi yang tepat.

Penulis memohon maaf jika terjadi kesalahan pada penyampaian informasi. Dan terus pantau situs web Samudranesia.id untuk informasi menarik setiap harinya. Terima kasih dan sampai berjumpa lagi di artikel lainnya.