Kode Bank BNI Syariah Indonesia ke BSI Jadi Berapa? Ini Jawabannya

 

Samudranesia.id – Masing-masing bank yang ada di Indonesia mempunyai kode unik yang berbeda satu sama lain, tidak terkecuali Bank BNI Syariah. Kode Bank BNI Syariah dan kode bank-bank yang lainnya ini akan sangat kamu perlukan saat ingin transfer uang.

Kode tersebut tidak perlu digunakan ketika kamu akan transfer ke bank yang sama dengan rekening bank yang saat ini dimiliki. Dengan kata lain, kode bank hanya diperlukan saat kamu ingin mengirimkan uang antar bank, misalnya dari Bank BNI ke Bank BNI Syariah.

Atau dari Bank Danamon ke Bank BNI Syariah dan lain sebagainya. Kode antara Bank BNI yang konvensional dengan Bank BNI Syariah ini juga berbeda, ini penjelasan lebih lengkapnya.

Kode Bank BNI Syariah Berbeda dengan Bank BNI Konvensional?

Kode Bank BNI Syariah Berbeda dengan Bank BNI Konvensional

Bank BNI Syariah dengan Bank BNI Konvensional berasal dari lembaga yang sama. Makanya wajar bila pada awalnya kode kedua bank ini sama, yaitu 009. Akan tetapi, sejak akhir tahun 2017 yang lalu, Bank BNI Syariah sudah menetapkan kode miliknya sendiri, yaitu 427.

Dengan berbedanya kode ini, bisa diketahui bahwa Bank BNI Syariah dengan Bank BNI Konvensional sekarang sudah punya identitasnya masing-masing. Jadi ketika kamu akan transfer uang ke Bank BNI Syariah menggunakan rekening bank yang berbeda, wajib mencantumkan kode 427, bukan 009 lagi.

1. Berubahnya Kode

Kode 427 milik Bank BNI Syariah tersebut harus kamu masukkan sebelum menuliskan nomor rekening yang dituju. Terjadinya perubahan kode ini adalah karena Bank BNI Syariah sudah bekerjasama secara terpisah dengan Arta Jasa dalam hal penggunaan jaringan ATM Bersama.

Artajasa sendiri merupakan perusahaan yang menyediakan layanan pembayaran elektronik dan mengatur jaringan ATM dari berbagai bank. Pada awalnya, penggunaan kode yang terpisah itu juga tidak langsung serentak diterapkan.

Akan tetapi, perubahan kode tersebut berlaku secara bertahap dan akhirnya berlaku di seluruh anggota bank yang termasuk dalam jaringan ATM Bersama di berbagai pelosok Indonesia. Oleh sebab itu, apabila kamu menemukan adanya mesin ATM yang masih belum bisa memproses kode ini, tenang saja.

Sebab kamu masih bisa menggunakan code Bank BNI Syariah yang lama yang masih tergabung dengan Bank BNI Konvensional, yakni 009 kalau ingin transfer uang. Uang yang kamu transfer itu akan tetap masuk ke nomor rekening tujuan kok dengan catatan nomor rekening yang dimasukkan tepat.

Akan tetapi memang untuk proses sampai dana yang dikirim itu masuk ke rekening tujuan memang memerlukan waktu yang sedikit lebih lama. Sebab, data transfernya akan masuk ke Bank BNI nanti. Ini juga tidak berarti bahwa prosesnya memerlukan waktu hingga berhari-hari ya, hanya sedikit lebih lama.

BACA JUGA  Cara Bayar Shopee via SMS Banking BRI, Mandiri, BNI, BCA, dll

2. Kesalahan Input Kode

Hadirnya Bank BNI Syariah adalah jawaban yang diberikan oleh Bank BNI terhadap minat pasar yang cukup tinggi atas sistem perbankan yang didasarkan pada prinsip syariah. Dahulunya Bank BNI hanyalah unit usaha dari Bank BNI.

Akan tetapi Bank BNI Syariah berkembang sangat pesat dan banyak masyarakat yang mempercayainya hingga ke luar negeri. Ada perbedaan mendasar antara Bank BNI Syariah dan Bank BNI Konvensional yang tidak hanya tampak pada kode banknya saja, melainkan juga ada pada sistem yang dijalankan.

Banyak yang menilai bahwa sistem yang dijalankan oleh Bank BNI Syariah ini lebih terbuka. Pada awalnya pula banyak yang tidak menyadari bahwa code bank antara Bank BNI Syariah dengan Bank BNI Konvensional.

Makanya kemudian masih terjadi kesalahan input kode saat akan mengirimkan uang, apalagi didorong dengan fakta bahwa pada awalnya kode Bank BNI Syariah dengan Bank BNI Konvensional adalah sama yakni 009.

Jika terjadi salah input kode bank tujuan yang dalam hal ini adalah Bank BNI Syariah, yang seharusnya 427 tetapi yang dimasukkan malah 009, diketahui bahwa transaksi sebenarnya masih bisa diproses. Jadi pengirim uang bisa tetap merasa tenang.

Akan tetapi sekali lagi, waktu yang diperlukan untuk uang tersebut sampai ke nomor rekening tujuan lebih lama dibandingkan dengan memasukkan kode bank yang benar.

Fungsi dan Kegunaan Kode Bank BNI Syariah

Adanya kode bank tidak ditujukan untuk memperumit proses transfer, melainkan kode ini memang mempunyai fungsi serta kegunaan secara khusus. Itulah kenapa kode setiap bank berbeda-beda. Adapun fungsi serta kegunaan dari kode bank ini, termasuk Bank BNI Syariah ialah sebagai berikut.

1. Sebagai Identitas Resmi Suatu Bank

Sebagai Identitas Resmi Suatu Bank

Kode bank menjadi salah satu identitas resmi suatu bank sehingga apabila identitas ini tidak diikutkan saat kamu transfer uang antar bank, transaksi tidak akan berhasil. Sebagai identitas, tentu kode bank menjadi pembeda antara bank yang satu dengan bank yang lainnya.

Kalau identitas ini sampai tidak diikutkan, bisa-bisa uang yang kamu transfer akan tiba tetapi bukan di rekening yang dituju. Atau dengan kata lainnya, salah alamat. Kode bank ini ibaratnya identitas resmi bank atas transaksi yang dilakukan oleh masing-masing bank supaya lebih mudah terhubung.

Terkait dengan Bank BNI Syariah sendiri, kode ini juga membantu mempermudah nasabah dalam membedakan transfer apakah ke Bank BNI konvensional ataukah ke Bank BNI Syariah.

2. Untuk Keperluan Identifikasi Transaksi

Untuk Keperluan Identifikasi Transaksi

Masing-masing bank mewajibkan orang yang akan transfer uang untuk memasukkan kode bank tujuan. Ketentuan ini pastinya diberlakukan bukan tanpa alasan, melainkan karena memang kode bank tersebut bisa menjadi sarana untuk mengidentifikasi transaksi yang kamu lakukan.

BACA JUGA  Cara Masuk atau Login BNI Mobile Banking di HP Baru

Tanpa adanya kode bank tersebut, transaksi yang kamu lakukan tidak akan bisa diidentifikasi dengan baik. Ketiga digit angka ini perlu ditulis untuk mengantisipasi kalau-kalau terdapat kesamaan nomor rekening bank yang kamu tuju dengan bank yang lainnya.

Nomor rekening itu sendiri terdiri atas beberapa angka yang cukup panjang. Kalau kode bank ini tidak disertakan, maka bisa-bisa sistem menjadi kebingungan dan malah mengirimkan uang tersebut ke nomor rekening orang lain, bukannya nomor rekening yang kamu tuju.

3. Untuk Mempermudah Transaksi

Kode Bank BNI Syariah Berbeda dengan Bank BNI Konvensional?

Supaya uang yang ada di rekening kamu bisa dipindahkan ke rekening lain, kode bank diperlukan untuk mempermudah transaksi. Kalau bank yang dituju sama dengan bank yang digunakan, kode ini jelas tidak perlu. Tetapi kalau transaksinya adalah antar bank, maka kode bank mutlak diperlukan.

Kode ini sekaligus bia membantu masing-masing bank yang terlibat untuk mengetahui apa saja hak serta kewajiban mereka pada saat terjadi transaksi antara kedua belah pihak.

Cara Mengetahui Kode Bank BNI Syariah Melalui ATM

Cara Mengetahui Kode Bank BNI Syariah Melalui ATM

Informasi mengenai kode bank yang ada di seluruh Indonesia bisa kamu ketahui dengan mudah, terutama jika smartphone kamu terhubung dengan internet. Cari saja sumber yang terpercaya yang memuat informasi kode bank di Indonesia.

Untuk menghindari lupa, kamu bisa mencatat kode bank yang biasa kamu tuju, termasuk Bank BNI Syariah untuk melakukan transaksi kemudian simpan catatan tersebut di dompet. Dengan begini, setiap kali akan transfer dari bank yang berbeda, kamu bisa membuka catatan itu.

Tetapi kalau kamu sudah terlanjur sampai di ATM dan ternyata catatan tersebut ketinggalan atau bahkan hilang, bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengetahui kode dari Bank BNI Syariah.

  • Masukkan kartu ATM di slot yang sudah disediakan
  • Masukkan pin kartu ATM kamu kemudian pilih menu Di sini akan muncul dua opsi, apakah transfer akan ditujukan ke sesama bank atau ke rekening bank lain. Kalau rekening tujuan bank-nya tidak sama, klik saja Rekening bank lain
  • Kamu harus memasukkan tiga digit kode bank rekening tujuan, dan kalau belum tahu, bisa klik Daftar kode bank. Setelah itu layar akan menampilkan kode dari seluruh bank yang ada di Indonesia. Kamu bisa klik Berikutnya untuk menemukan kode bank tujuan

Itu saja yang harus kamu lakukan untuk menemukan kode dari berbagai bank yang ada di Indonesia, termasuk Bank BNI Syariah. Selanjutnya kamu hanya perlu mengingat kode bank tersebut agar bisa menuliskannya di kolom yang sudah disediakan.

Umumnya, kamu harus memasukkan kode bank secara manual jika transfer dilakukan melalui ATM dan SMS Banking. Sedangkan kalau kamu transfer uangnya menggunakan M-Banking atau Internet Banking, kode bank ini biasanya langsung terisi secara otomatis.

Contoh Cara Menggunakan Kode Bank BNI Syariah Melalui ATM

Contoh Cara Menggunakan Kode Bank BNI Syariah Melalui ATM

Penggunaan kode bank sudah jelas dilakukan saat kamu akan transfer sejumlah dana. Transfer ini bisa dilakukan melalui SMS Banking, Internet Banking atau M-Banking dan melalui mesin ATM.

BACA JUGA  Cara Bayar Shopee via SMS Banking BRI, Mandiri, BNI, BCA, dll

Berikut adalah contoh penggunaan kode milik Bank BNI Syariah untuk menerima uang dari rekening BRI melalui ATM.

  • Kunjungi ATM terdekat lalu masukkan kartu ATM ke dalam slot yang telah disediakan
  • Pilih bahasa Indonesia untuk mempermudah kamu dalam memahami instruksinya dan masukkan pin kartu ATM
  • Selanjutnya pilih Transaksi lainnya dan pilih Transfer
  • Setelah itu pilih Transfer antar bank dan di tahap ini nanti kamu akan diminta untuk memasukkan code bank berikut dengan nomor rekening tujuannya
  • Masukkan kode khusus Bank BNI Syariah yaitu 427 yang kemudian diikuti dengan nomor rekening bank tujuan langsung, tanpa spasi
  • Masukkan nominal uang yang akan dikirimkan
  • Pilih Benar dan periksa kembali berbagai informasi yang sudah kamu masukkan tadi. Pastikan tidak ada kesalahan apapun yang bisa menghambat proses transfer
  • Pilih Ya lalu tunggu proses transfer selesai dan selanjutnya kamu bisa mencetak struk sebagai bukti transaksi.

Bank BNI Syariah Bergabung Menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI)

Bank BNI Syariah Bergabung Menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI)

Tanggal 1 Februari tahun 2021 yang lalu, telah resmi berdiri Bank Syariah Indonesia (BSI) Bank ini merupakan hasil dari penggabungan antara beberapa bank syariah yang terdiri atas BRI Syariah, Bank Mandiri Syariah dan Bank BNI Syariah.

Karena merupakan penggabungan dari beberapa bank syariah, sudah tentu ada beberapa code bank yang bisa digunakan saat akan melakukan transfer uang. Kode tersebut adalah 451 untuk Bank Mandiri Syariah, 427 untuk Bank BNI Syariah dan 422 untuk Bank BRI Syariah.

BSI sendiri melakukan proses migrasi yang membuat hanya ada satu code bank saja yang digunakan, yaitu kode Bank Syariah Indonesia itu sendiri dan kodenya adalah 451. Sedangkan cara menggunakan kode ini kalau ingin transfer uang dari rekening BRI melalui ATM sebagai berikut.

  • Datangi ATM terdekat kemudian masukkan kartu ATM ke slot yang telah disediakan
  • Pilih Bahasa Indonesia untuk mempermudah memahami instruksi kemudian masukkan PIN ATM
  • Pilih Menu Lainnya dan pilih Transfer
  • Masukkan kode Bank BSI tersebut diikuti dengan nomor rekening Bank Syariah Indonesia yang menjadi tujuan transer
  • Masukkan pula jumlah uang yang ingin dikirimkan dan kalau ada nomor referensi di layar bisa dikosongkan saja
  • Selanjutnya periksa lagi apakah semua data yang kamu masukkan sudah benar. Kalau memang sudah yakin bisa pilih Ya lalu pilih sumber dana Dari Rekening Tabungan
  • Tunggu saja sampai proses transfer selesai dan kamu akan menerima struk yang menjadi bukti transfer

Selayaknya pada bank yang lainnya, kode Bank BNI Syariah diperlukan ketika kamu akan transfer uang dari rekening bank yang berbeda. Kode ini menjadi ciri khas sehingga tidak akan berubah.

Namun dengan bergabungnya Bank BNI Syariah dengan bank syariah lain menjadi Bank Syariah Indonesia, kode bank juga ikut berubah. Dari yang awalnya 427 menjadi 451.