Yang Pedas, Yang Lezat dalam Balutan Rasa Kuliner Banyuwangi

0
580
dok. pandaontherun.com

Dari Jangan Kesrut yang mulai langka hingga Sego Cawuk yang selalu  diburu saat pagi datang, inilah deretan jajanan khas dalam kuliner Banyuwangi.

Kota Banyuwangi saat ini memang sedang menjadi destinasi favorit para pelancong di ujung timur Jawa. Maklum, lokasinya yang dekat dengan pintu penyeberangan menuju Pulau Bali, kota ini kerap menjadi kota persinggahan para wisatawan. Apalagi dalam beberapa tahun ini destinasi di kota banyuwangi terus dipercantik.

Nah, Anda yang berencana untuk mengunjungi kabupaten di ujung timur pulau Jawa ini, baiknya juga mengetahui kuliner apa saja yang bisa disantap selama berada di kota berjuluk Kota Pisang ini. Apalagi kuliner Banyuwangi sangat identik dengan rasa pedas yang menggugah selera dan nafsu makan.

Berikut jajanan khas penggugah selera di Banyuwangi yang berhasil dihimpun Tim Samudra.

Sego Cawuk (Ist)

Sego Cawuk

Jika di Cirebon atau Indramayu ada Sego Lengko sebagai menu sarapan, maka di Banyuwangi ada Sego Cawuk. Makanan khas Suku Using ini bisa ditemui hampir di setiap sudut kota Banyuwangi. dan menjadi salah satu kuliner Banyuwangi yang wajib dicicipi.

Dalam satu porsi Sego Cawuk terdiri dari nasi dengan siraman kuah santan yang sudah dimasak dengan tambahan bumbu rempah dan cabai kemudian dihidangkan bersama jagung muda bakar, timun, pelasan (pepes ikan laut), kikil, pindang telur serta dendeng. Rasanya yang asam pedas bisa membuat Anda segar di pagi hari.

Untuk satu porsi Sego Cawuk Anda cukup mengeluarkan uang mulai dari Rp7000 hingga Rp15 ribu saja. Ingat, ya, menu sarapan ini termasuk kuliner yang wajib Anda cicipi saat mengunjungi Banyuwangi untuk pertama kalinya.

Jangan Kesrut (Ist)

Jangan Kesrut

Menu yang satu ini sudah tergolong langka dan sulit ditemukan di Banyuwangi. Tapi tak perlu khawatir karena dengan berkunjung ke Warung Olgha yang ada di Jalan DI Panjaitan 49 Lateng, Anda masih bisa mencicipi salah satu kuliner Banyuwangi yang dulu pernah tenar dan selalu membuat penasaran banyak wisatawan ini.

Jangan—dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai sayur atau sop—kesrut disajikan dengan tampilan yang benar-benar menggoda selera makan. Kuahnya merah dengan aromas pedas dan segar asam. Topingnya berisi potongan kikil dan cincangan daging sapi serta irisan belimbing wuluh, penguat rasa asam dan segarnya.

Disajikan bersama gorengan tempe tepung yang kriuk, serta kala gepuk atau empal sapi gepuk. Untuk menyantap satu porsi jangan kesrut Anda cukup membayar Rp15 ribu hingga Rp 20 ribu saja.

Rujak Soto (Ist)

Rujak Soto

Anda yang gemar soto, sudah pasti harus coba rujak soto  di Banyuwangi karena akan menemukan pengalaman kuliner yang benar-benar berbeda. Salah satu kuliner Banyuwangi terkenal ini merupakan perpaduan antara rujak sayur bercampur soto babat.

Dalam satu porsi rujak soto terdapat aneka satur mayor seperti kangkung, kacang panjang, kubis dengan tambahan potongan tahu dan tempe goreng. Kemudian dibaluri dengan bumbu kacang dan siraman kuah soto babat sapi yang gurih

Harga untuk satu porsi rujak soto mulai dari Rp10 ribu saja.

Nasi Tempong (Ist)

Nasi Tempong

Suka Nasi Pedas khas Bali? Coba Nasi Tempong dari Banyuwangi. Pedasnya akan benar-benar membuat Anda mengucurkan keringat dan terus berselera untuk makan. Inilah salah satu kuliner Banyuwangi yang tetap eksis dari dulu hingga sekarang.

Nasi Tempong disajikan hangat dengan siraman sambal tomat pedas ditemani lauk gorengan tempe atau tahu serta ikan asin. Tak hanya itu, nasi ini juga biasa disantap dengan beragamlauk lainnya yang dihidangkan di warung.

Seperti dadar telur, iwak peyek, ayam goring, cumi asin, berbagai sajian ikan laut serta sayuran sebagai lalapan. Uniknya, untuk satu porsi nasi tempong disajikan dalam tiga piring sekaligus. Anda cukup mengeluarkan uangmulai Rp12 ribu hingga Rp20 ribu saja untuk bisa menikmati jajanan tradisional Banyuwangi ini. (WR)