Warnai Jalanan di Semarang, Grab Pecahkan Rekor Muri

0
313
dok.grab Indonesia

Merayakan hari jadi Kota Semarang yang ke-471, Grab, perusahaan asal Malaysia yang mengoperasi platform pemesanan kendaraan dan pembayaran online, memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menghias tempat penyeberangan atau zebra cross sebanyak 30 titik di kota berjuluk Venetië van Java tersebut. Jumlah ini merupakan yang terbesar di Indonesia.

“Menghias zebra cross secara kreatif adalah salah satu upaya Grab untuk meningkatkan ketertarikan para pengguna jalan untuk menyeberang pada tempatnya,” jelas Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia.

Menurutnya, desain-desain yang dihadirkan untuk menghias zebra cross antara lain adalah motif 3D, Tugu Muda, beberapa jenis hewan, dan bahkan jejak kaki. “Kami yakin, desain-desain yang kreatif ini dapat menarik minat pejalan kaki sehingga mereka mereka akan menyeberang dengan lebih aman,” ungkapnya.

Aktivitas menghias zebracross dengan gambar dan warna-warni kreatif, menurut Ridzki, sejalan dengan misi Grab untuk meningkatkan keselamatan dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif. “Kami harap sumbangsih ini bermanfaat dan dapat dinikmati warga Semarang,” katanya.  “Kami sampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota Semarang kepada Grab selama ini termasuk kepada Walikota, Dishub dan Kepolisian beserta seluruh jajarannya.”

Sementara itu Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, menyatakan apresiasinya kepada Grab Indonesia yang membantu menerapkan standar keselamatan di jalan raya yang lebih tinggi. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas namun juga meningkatkan kualitas dan estetika infrastruktur jalan raya di Semarang pada masa mendatang.

Kegiatan melukis dan mewarnai zebracross dilakukan oleh 10 seniman mural dan 150 mitra pengemudi. Di saat yang sama, Keluarga Besar Bikers Semarang (KBBS) dan Keluarga Besar Grab Bike (KBGB) mendeklarasikan komitmen bersama untuk senantiasa tertib berlalu lintas. Tujuannya, untuk mendukung upaya pemerintah kota dan aparat kepolisian dalam meningkatkan keselamatan para pengguna kendaraan roda dua dan pengguna jalan lainnya.