Trenggono: Posisi Saya di Agrinas Adalah Ex Officio

0
807
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (dok. Kabiro Humas KKP)

Jakarta (Samudranesia) – Sakti Wahyu Trenggono menjawab berbagai pemberitaan tentang jabatan dirinya sebagai Komisaris Utama PT Agro Industri Nasional (Agrinas). Menurut pengusaha yang baru saja menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ini, seiring dengan dilepasnya jabatan dia sebelumnya sebagai Wakil Menteri Pertahanan, secara otomatis jabatan Komut di Agrinas juga gugur.

“Komut itu adalah jabatan ex officio Wamenhan,” kata Trenggono dalam siaran persnya, Rabu, 23 Desember 2020. Sehingga, katanya, saat posisi tersebut dilepas maka dengan sendirinya jabatan Komut pun lepas. “Tentu Wamenhan berikutnya yang akan menjadi Komut”.

Agrinas adalah perusahaan yang dimiliki Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan di bawah Kementerian Pertahanan. Perusahaan ini tercatat sebagai salah satu yang mendapat izin untuk melaksanakan kegiatan ekspor benur lobster.

Baca Juga: Dikhawatirkan Jaringan Mafia Lobster Kembali Kuasai KKP

Agrinas menjadi sorotan publik ketika Edhy Prabowo, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi karena kasus korupsi pengadaan ekspor benur lobster. Perusahaan ini disebut lekat dengan Partai Gerindra, partai yang mengusung Edhy. Selain Trenggono, duduk sebagai komisaris Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiyono dan mantan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) Eko Djaimo Asmadi.

Juru Bicara Menteri KKP, Doni Ismanto, menambahkan bahwa Agrinas sebagai perusahaan memiliki susunan pengurus yang terdiri dari para direksi untuk mengelola operasionalnya. “Selama ini ada narasi seolah-olah Komut mengatur semuanya, ini adalah perusahaan yang dikelola secara profesional,” tegasnya.

Tak hanya melepas jabatan sebagai Komut Agrinas, menurut Doni, Menteri Trenggono juga melepas posisinya sebagai Sekretaris Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Ini merupakan komite di bawah Presiden dan Menteri Pertahanan yang berfungsi mendorong kemajuan dan kemandirian produksi industri pertahanan dalam negeri melalui kebijakan makro.

“Jabatan Sekretaris KKIP itu juga merupakan ex officio atau rangkap jabatan di kementerian. Artinya, siapa saja yang menjabat sebagai Wamenhan maka otomatis akan menjabat sebagai Sekretaris KKIP,” kata Agung.

“Sekarang Pak Trenggono fokus mengurus sektor kelautan agar potensi bahari kita bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.