TNI AL Miliki Peran Strategis dalam Perhelatan ‘Goa Maritime Conclave 2021’ di India

0
92
Dok Foto: Pusjianmar Seskoal

India (Samudranesia) – Komandan seskoal Laksamana Muda TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr.(Han) beserta Ketua CBS Jalasenastri Seskoal Ny. Nita Tunggul Suropati mewakili Kepala Staf TNI Angkatan Laut  didampingi Wakapusjianmar Kolonel Laut (P) Salim, S.E menghadiri Goa Maritime Conclave (GMC) 2021 yang dilaksanakan pada tanggal 6 – 9 November 2021 di Goa, India. Kegiatan itu mengambil tema “Maritime Security and Emerging Non-Traditional Threats: A Case for Proactive Role for IOR Navies“.

GMC 2021 dihadiri oleh 200 Orang dari 12 negara di antaranya Bangladesh, Comoros, Indonesia, Madagascar, Malaysia, Maldives, Mauritius, Myanmar, Seychelles, Singapura, Sri Lanka dan Thailand. Kemudian ada para akademisi serta beberapa Media India.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut diisi dengan diskusi yang menampilkan pembicara-pembicara dari pejabat pemerintah maupun akademisi yang berkaitan dengan pada sesi pertama diskusi dan pemaparan tentang Imperative for mitigating emerging non traditional threats in area beyond national Jurisdiction in IOR, pada sesi ke-2 tentang “Strenghtening regional cooperation for maritime law enforcement” dan pada sesi ke-3 tentang “Leveraging collective maritime competencies to counter emerging non traditional Threats”.

Ketua delegasi, Danseskoal menyampaikan bahwa tindak lanjut dengan kegiatan ini adalah TNI AL akan memberikan masukan tentang concept paper yang telah dibuat bersama tentang prioritas utama keamanan maritim dikawasan Indian Ocean meliputi Standar Operating Procedure HADR, Information Sharing, Maritime Law Enforcement at sea dan Submerine Rescue.

Di samping itu peran strategis TNI AL dalam kegiatan ini adalah meningkatkan Diplomasi Maritim maupun Capacity Building di wilayah Indian Ocean. Hal itu sejalan dengan prioritas program yang dicanangakan oleh Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E. M.M yaitu peningkatan Diplomasi Maritim dan peningkatan SDM dalam kerja sama keamanan maritim di kawasan untuk mendukung peran TNI AL dalam mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia. (*)