Terkesima dengan Latopsfib, Komisi I DPR RI Siap Perjuangkan Alutsista TNI AL

0
85
Dok Foto: Dispenal

Kepulauan Riau – Komisi I DPR RI akan dorong Pemerintah untuk segera belanja Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) guna melakukan modernisasi peralatan TNI AL. Demikian poin yang disampaikan anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas usai menyaksikan dan mengikuti jalannya pendaratan amfibi yang merupakan rangkaian Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) TNI AL 2021 di Dabo Singkep Kepulauan Riau, Senin (25/10).

Menurut Yan Mandenas, hal yang penting untuk mendorong belanja Alutsista dan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga pada 10-20 tahun ke depan Alutsista dilaksanakan modernisasi dan hal tersebut agar tidak lagi menimbulkan pro-kontra tapi harus didukung.

“Karena belanja ini merupakan kebutuhan yang sangat urgent untuk mendukung satuan-satuan tugas TNI yang ada, kita lihat Angkatan Laut dengan segala keterbatasan tapi kemampuan prajurit untuk mengoperasionalkan latihan pada kesempatan kali ini,“ ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI Mar (Purn) Sturman Panjaitan bahwa dengan mengikuti dan merasakan secara langsung latihan tersebut, maka harus mendorong pemerintah dalam hal ini Kemhan, untuk mewujudkan Alutsista yang sesuai dengan kondisi saat ini.

“Jadi kalau ini sudah berlatih dengan baik, kami juga harus mendorong pemerintah, dalam hal ini Kemhan, pemerintah dan seluruh jajaran terkait, agar Alutsista yang dimiliki TNI khususnya TNI AL, harus mampu menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada para wartawan menjelaskan bahwa digelarnya Latopsfib 2021 di Dabo Singkep ini adalah untuk menguji kesiapsiagaan operasional, kesiapsiagaan tempur maupun profesionalisme prajurit dan memiliki dampak strategis.

“Tentunya setiap latihan kapal perang  dimanapun, di negara manapun pasti akan memiliki dampak stategis dan tentunya ini adalah menunjukan kemampuan dan TNI Angkatan Laut dalam jaga wilayah kedaulatan NKRI,” kata Kasal.

Setelah menyaksikan jalannya Latihan Operasi Amfibi yang dilakukan oleh Prajurit Matra Laut, para Anggota Komisi 1 DPR RI juga berkesempatan mengendarai Kendaraan Amfibi Korps Marinir serta mencoba menembakan senjata Artileri Korps Marinir.

Kasal didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono menyematkan langsung kepada Anggota Komisi 1 DPR RI berupa Brevet Kehormatan Artileri dan Kavaleri Korps Marinir di  Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.  

Mereka antara lain adalah Mayjen TNI Mar (Purn) Sturman Panjaitan, S.H., Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Yan Permenas Mandenas, S.Sos., M.Si dan  Hasbi Anshori, S. E., M. M.

Dalam Latopsfib 2021 ini TNI AL mengerahkan 33 KRI dan 16 Pesawat Udara (Pesud) dan 39 material tempur Korps Marinir serta melibatkan 9.539 personel  dengan rincian 1.971 personel pada tahap geladi posko dan 7.568 personel terlibat pada tahap Manuver Lapangan. (*)