Terinspirasi Film Hollywood, Kiprah TNI AL Akan Difilmkan oleh PFN

0
562
Ilustrasi Foto: Istimewa

Jakarta (Samudranesia) – Peran TNI Angkatan Laut (AL) dalam sejarah perjuangan bangsa sangat besar. Termasuk misalnya dalam penugasan internasional sebagai pasukan perdamaian. Dari berbagai aspek itu tentu akan menarik jika diangkat dalam sebuah film yang tidak kalah inspiratif dengan seperti yang direpresentasikan dalam film-film blockbuster Hollywood.

Sebut saja film berjudul “Midway” yang sudah dua kali diproduksi, pertama pada diproduksi tahun 1976 dan yang kedua tahun 2019. Belum lagi film-film lainnya seperti Tora! Tora! Tora! (1970) dan Pearl Harbour (2001) yang isinya menceritakan kegigihan Angkatan Laut AS dalam mempertahankan kedaulatan negaranya. 

Dengan merekam peristiwa-peristiwa inspiratif sejarah perjuangan bangsa, kisah TNI AL juga bisa menjadi duta guna memperkenalkan aspek lain dari Indonesia bagi masyarakat dunia khususnya dalam cita-cita menjadi negara maritim. 

Terkait itu, TNI AL bersama Perusahaan Umum Produksi Film Negara (Perum PFN)  akan mempersiapkan Blueprint guna merekam 75 Tahun peran TNI AL dalam sejarah pembangunan Indonesia. Sebagai langkah awal, akan diselenggarakan forum diskusi antara TNI Angkatan Laut dengan penggerak industri kreatif dan industri film dari seluruh Indonesia.

Kesepakatan tersebut terjadi dalam pertemuan antara Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dengan Direktur Utama Perum PFN, Judith J. Dipodiputro, di Mabes TNI Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, 19 November 2020 lalu. 

Dalam pertemuan tersebut, Kasal didampingi Dankormar Mayor Jenderal TNI Suhartono M.Tr (Han) Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono  dan Kadisjarahal Laksma TNI Supardi, S.E., M.B.A. Sementara Judith J. Dipodiputro didampingi oleh Direktur Keuangan dan Strategi Heri Sofiaji, Pengembangan Usaha dan Strategi Gigih Nugroho dan Sekretaris Perusahaan Ade Tina Febriyanti. 

Pertemuan Kasal dengan Dirut PFN

TNI Angkatan Laut dan Perum PFN sepakat bahwa kolaborasi antara TNI AL dengan  industri kreatif akan menjadikan TNI AL lebih dikenal masyarakat dari sisi humanis yang diharapkan akan semakin membangkitkan kebanggaan dan kecintaan pada TNI AL serta menginspirasi pemuda-pemudi Indonesia untuk menjadi TNI. 

Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa TNI Angkatan Laut selama ini memang terus bekerja dan berbakti demi negara dan rakyat tanpa publikasi, karena memang itulah budaya bangsa kita, low profile dan in silence.

“Namun mengamati pola dan kebutuhan komunikasi yang ada di masyarakat saat ini, industri kreatif dan film memang bisa menjadi jembatan yang baik antara TNI AL dengan publik. TNI Angkatan Lautdalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan dan ketahanan negara dalam konteks maritim, selalu bersinergi dengan semua elemen bangsa,” ujar Kasal. 

Dalam kesempatan itu, Kasal Laksamana  TNI Yudo Margono juga sepakat untuk bersama PFN menciptakan berbagai produk film dan konten yang bermanfaat guna turut membentuk karakter manusia Indonesia seutuhnya, sehingga diharapkan menginspirasi mulai dari usia kanak-kanak dan generasi muda agar mau menjadi TNI, khususnya Angkatan Laut.

“Bila anak-anak bisa lebih dini mengenal TNI Angkatan Laut, tentu akan muncul tidak saja kecintaan, tetapi juga passion bagi TNI Angkatan Laut,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum PFN, Judith J. Dipodiputro mengatakan TNI-AL adalah bagian dari masyarakat yang dalam bertugas dan kehidupan sehari-harinya bisa menjadi bahan yang menginspirasi masyarakat.

“Webseries, film keluarga, serial yang mengangkat tema kehidupan sehari-hari dalam keluarga dari anggota TNI AL adalah sarana komunikasi populer yang menghibur, tetapi juga menginspirasi,” katanya.

Ia mengatakan selama 75 Tahun Indonesia Merdeka, banyak peristiwa terkait peranan TNI AL yang belum diketahui oleh masyarakat, termasuk juga tokoh-tokoh TNI AL tidak banyak yang direkam sejarah.

“Dengan merekam sejarah ini ke dalam film dan konten popular, selain menghibur akan menginspirasi dan membangkitkan rasa patriotisme di kalangan generasi muda seperti yang dicontohkan TNI Angkatan Laut,” pungkasnya.