Nelayan Gresik ‘Diciduk’ Karena Gunakan Trawl

0
366
Foto: Nelayan Gresik yang diamankan Polair karena menggunakan jaring trawl.

Gresik (Samudranesia) – 12 orang nelayan Gresik asal Kecamatan Panceng diamankan Satpolair Polres Gresik karena ketahuan menggunakan jaring jenis trawl untuk menangkap ikan di perairan Mengare alur pelayaran Barat Surabaya, Jawa Timur.

Tak hanya mengamankan 12 orang nelayan, Satpolair juga mengamankan 3 perahu beserta 3 set jaring trawl ang digunakan untuk untuk menangkap ikan. Adapun perahu yang diamankan adalah perahu milik Sain (43), kemudian perahu milik Mustakim (48) dan perahu milik Enderik (28) di mana masing-masing perahu terdapat 3 orang anak buah kapal (ABK). Mayoritas nelayan yang telah diamankan tersebut berasal dari Desa Campurejo, Panceng, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, melalui Kasatpolairud Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan ketiga perahu tersebut ditangkap saat anggota Polairud Polres Gresik melakukan patroli di alur pelayaran barat Surabaya.

“Saat melintas di perairan Mengare polisi perairan yang berpatroli dengan lambung kapal X-1029 menjumpai tiga perahu nelayan menggunakan jaring trawl,” kata AKP Masyhur Ade, Sabtu (30/1/2021).

Dia melanjutkan ketiga perahu tersebut ditangkap karena penggunaan mata jaring trawl dilarang karena merusak biota laut, terutama jenis biota laut yang masih kecil.

“Saat diamankan ketiga perahu nelayan tersebut sudah mendapatkan hasil tangkapan. Melihat itu kapal Patroli Polairud Polres Gresik langsung menghampiri sekaligus mengamankan ketiga perahu,” ujarnya.

Masyhur Ade juga menyampaikan jika saat ini para nelayan beserta barang bukti berupa 3 perahu, 3 set jaring trawl beserta ikan hasil tangkapan telah diamankan di Mako Satpolairud Polres Gresik.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, mereka kami sangkakan pasal 86 Jo pasal 9 Jo pasal 100 huruf (b) UU No 45/2009 tentang perikanan,” pungkas Masyhur.

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/2015 tentang Larangan Penggunaan API Pukat Hela (trawls) dan pukat tarik (seine nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Selain itu, telah diterbitkan PermenKP Nomor 71/2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. (Sah)