Sudah 51 Tahun, Inilah Hasil Kerja Elnusa

0
484
Dok. Elnusa Petrofin

Jakarta (Samudranesia) – Sudah menginjak usia 51 tahun, PT Elnusa Tbk (ELSA) semakin mengkokohkan diri sebagai perusahaan layanan jasa energi yang memberikan total solution services.

Mencapai tahun ke-51 bukanlah perjalanan mudah bagi ELSA. Menurut Head of Corporate Communications ELSA Wahyu Irfan, berbagai tantangan perubahan zaman dan krisis yang menghadang telah dilalui oleh perusahaan ini.

Perjalanan yang menurutnya telah memaksa perusahaan berubah dan bertransformasi yang pada akhirnya membawa ELSA berfokus menjadi perusahaan jasa energi yang memberi solusi total di Indonesia. Antara lain melalui sebaran jasa yang dimulai dari jasa hulu migas, distribusi dan logistik energi, serta jasa penunjang.

“Sejumlah pencapaian berhasil ditorehkan dalam beberapa dasawarsa terakhir,” jelas Wahyu melalui siaran pers, Rabu (4/11).

Pada segmen hulu migas, misalnya, sejak tahun 1972 ELSA merupakan pelopor dalam mendukung kegiatan survei seismik darat, zona transisi, dan laut di Indonesia. Cakupan wilayah survei seismik yang telah dilakukan ELSA sendiri merupakan yang terbesar di Indonesia.

Lalu bekal kompetensi dan pengalaman juga membawa ELSA mampu membuktikan diri dalam mendukung berbagai kegiatan eksplorasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), SKK Migas, dan pemerintah.

Sepanjang 51 tahun ini ELSA juga telah berkontribusi aktif dalam melakukan pengeboran di lebih dari 63 sumur VICO Indonesia atau yang sekarang dialihkan kepada Pertamina Hulu Kalimantan Timur dan Sanga-sanga.

Masih di sektor hulu migas, jasa electric wireline logging ELSA,  sudah lebih dari 30 tahun telah memberikan pelayanan kepada Pertamina Grup. ELSA juga berhasil mengikat diri menjadi pemimpin pasar dalam jasa hydraulic workover di Indonesia berkat pengalaman dan inovasinya.

Sementara untuk layanan dalam kegiatan operation & maintenance, ELSA telah memiliki kompetensi yang cukup unggul dalam pekerjaan decommissioning. Meskipun ini merupakan pengalaman pertama, namun ELSA berhasil mendukung PHE – ONWJ dalam menyelesaikan Project Decommissioning Platform YYA Removal.

Dari segmen distribusi dan logistik energi, ELSA adalah operator distribusi BBM nasional termasuk mendukung tercapainya BBM satu harga di wilayah Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, Bali, Nusa Tenggara, dan wilayah Indonesia timur lainnya. Perusahaan tersebut kini mengelola 49 fuel terminal.

Menurut Wahyu, berbagai macam pencapaian yang diraih tersebut tidak lepas dari beragam inovasi dan kreativitas ELSA selama ini. Kreativitas dan inovasi memang dibutuhkan guna pembaruan dan kemampuan beradaptasi melalui inovasi adalah keharusan yang mesti dilakoni perusahaan jasa energi demi memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan.