Sepur Kluthuk Jaladara, Kereta Uap Kebanggaan Solo

0
1115
Sepur Kluthuk Jaladara

Jakarta (Samudranesia) – Diresmikan saat Joko Widodo menjabat sebagai Walikota Solo, Kereta Kuno Sepur Kluthuk Jaladara menawarkan sensasi berkeliling Kota Bengawan (julukan Kota Solo).

Kereta legendaris ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke kota Solo.

”Untuk menggerakkan kereta ini dibutuhkan tekanan uap 3 sampai 4kg/cm persegi, selama 3 jam pemanasan, pemakaian dibatasi 7 sampai 8 kali perjalanan dalam satu bulan, dikarenakan Loko sudah tua,” ungkap masinis kereta Pujiono dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (25/11).

Kereta ini akan melintasi sejumlah tempat-tempat ikonik di Solo seperti Stasiun Kota, Gladak, Triwindu, Plaza Sriwedari, Museum Batik Danar Hadi, rumah dinas Loji Gandrung, Solo Paragon Mal (SGM) dan juga lokasi lainnya.

Para wisatawan akan menikmati bagaimana nuansa keindahan kota Solo. Menaiki kereta ini berasa seperti mengunjungi Solo di awal abad 20.

Sambung Pujiono, loko ini sudah lebih dari 100 tahun usianya. Di zamannya, loko ini menjadi kebanggaan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda di Solo.

”Loko-nya buatan Jerman tahun 1896, tapi gerbongnya buatan Belanda,” tandasnya.

Tentunya Sepur Kluthuk Jaladara ini menjadi pilihan yang tepat bagi anda yang ingin bernostalgia dengan masa lalu. *Rei*