Qoala, Tawarkan Cara Mudah Dapatkan Asuransi Nelayan

0
267
Dari kiri ke kanan: Tommy Martin (Co-founder dan COO Qoala), Utari Octavianty (Co-founder dan General Director Aruna) dan Anik Hidayati (Direktur Pemasaran dan Bisnis Syariah BRI Life)

Jakarta (Samudranesia) – Nelayan memiliki risiko tinggi dalam menjalankan profesinya. Karena perlindungan berupa asuransi sangat diperlukan. Hal ini menjadi perhatian bagi sebuah perusahaan startup yang bergerak di bidang insurance technology (insurtech), Qoala.

Perusahaan rintisan karya anak bangsa ini startup perikanan Aruna mengembangkan produk asuransi mikro untuk nelayan. Kolaborasi ini juga menggandeng pialang asuransi PT Mitra Jasa Pratama dan perusahaan asuransi BRI Life.

Adapun produk berjenis asuransi jiwa ini dibuat untuk mengembangkan desa pesisir, mengingat melaut merupakan pekerjaan berisiko tinggi. Preminya sangat terjangkau, mulai dari Rp 50 ribu per tahun dengan manfaat hingga Rp 19 juta. Untuk proses klaim pun terbilang mudah, karena nelayan akan dibantu tim Aruna di Aruna Site dalam penggunaan aplikasi Qoala.

Menurut Co-founder sekaligus Chief Operating Officer (COO) Qoala, Tommy Martin, aplikasi Qoala sangat mudah digunakan dan bisa diakses dengan cepat melalui smartphone. Adapun mengenai keamanan data seperti yang selama ini dikhawatirkan oleh nasabah Financial technology (Fintech),  Tommy menjelaskan bahwa melalui Qoala tak perlu diragukan. Karena saat ini Qoala tercatat dalam Sandbox Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di klaster Insurtech.

“Kami memiliki komitmen penuh untuk memberikan kemudahan bagi seluruh pengguna Qoala, khususnya para nelayan. Asuransi seharusnya bisa melindungi para pekerja di garis terdepan, dan harus bisa diakses dengan cepat dan mudah. Kerja sama Qoala dan Aruna ini kami harap dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan,” ujar Tommy saat menghadiri acara peluncuran produk asuransi mikro untuk nelayan di kantor Aruna di Jakarta Selatan, Kamis (1/4).

Menurut Tommy, kesadaran akan pentingnya asuransi meningkat di masa pandemi ini. Namun di sisi lain, distribusi asuransi yang biasanya dilakukan secara offline terkendala akibat imbauan social distancing. Dalam hal ini, Qoala berperan membangun teknologi agar akses terhadap produk asuransi bisa dilakukan secara online.

“Qoala ingin selalu memberikan ketenangan pikiran, mengembangkan dan memasarkan produk asuransi yang cocok untuk kondisi saat ini. Qoala tentu senang bisa bekerja sama dengan Aruna dan BRI Life. Bersama-sama kita bisa memajukan industri perikanan di Indonesia,” ujar pria lulusan University College London, Inggris, ini.

Sementara, Co-founder sekaligus General Director Aruna, Utari Octavianty menjelaskan, lokasi pertama yang menjadi percobaan untuk sosialisasi asuransi ini adalah Masalembu, yang secara geografis terletak di antara Selat Makassar, Laut Jawa, Laut Flores, dan Selat Lombok. Pertemuan tiga kawasan perairan ini menciptakan kekuatan fisis interaksi laut dan atmosfer secara alami, dengan risiko kecelakaan yang tinggi. Namun, perairan ini juga memiliki potensi

Ikan yang berlimpah dan beragam, tak heran jika mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan meskipun risiko melaut sangat tinggi. Selain itu, asuransi ini juga diluncurkan di Ujung Genteng, Jenebora dan Papaan.

“Bagi Aruna, nelayan merupakan mitra strategis yang perlu diperhatikan juga kesejahteraannya, apalagi melaut merupakan pekerjaan dengan risiko tinggi. Untuk itu kami mengajukan kerja sama dengan Qoala sebagai platform asuransi digital untuk menjangkau lokasi-lokasi terpencil. Nantinya, para nelayan yang telah terdaftar di platform Aruna cukup memberikan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga kepada para Local Heroes di Aruna Site, dan tim kami ini yang meng-input datanya ke platform Qoala,” tambah Utari.

“Sinergi antara BRI Life, Aruna dan Qoala yang penandatanganan kerja samanya dilakukan pada hari ini, merupakan momentum penting bagi BRI Life khususnya untuk penetrasi produk mikro BRI Life ke masyarakat luas, dalam hal ini nelayan. BRI Life optimistis, kerja sama ini akan berjalan dengan sangat baik dan prospektif, di samping akan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat mikro, dalam hal ini nelayan,” terang Anik Hidayati selaku Direktur Pemasaran dan Bisnis Syariah BRI Life.