Perjuangkan Nasib Nelayan, KNTI Apresiasi Gubernur Kepri

0
1028
Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Dok Foto: Istimewa

Kepri (Samudranesia) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memiliki komitmen dalam memperjuangkan nasib nelayan di daerahnya. Hal itu mendapat apresiasi dari Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan.

“Kami kasih jempol buat Pak Gubernur secara khusus dari KNTI yang telah menyampaikan aspirasi nelayan dan keluhan nelayan selama ini,” kata Ketua KNTI Bintan Buyung Adly kepada Samudranesia, Minggu (5/9).

Buyung menyebut Gubernur Kepri yang baru dilantik ini memiliki keberanian, sehingga ia optimis nasib nelayan tradisional di Kepri dapat hidup sejahtera.

“Kami apresiasi buat Pak Gubernur yang baru saja menjabat sudah berani menyuarakan hak nelayan Kepri terutama nelayan tradisional yang mengeluh akibat rusaknya lingkungan dari keserakahan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Buyung.

Sebagai provinsi kepulauan, Buyung berharap penuh kepada Gubernur untuk memajukan nelayan. Hal itu mengingat potensi perikanan yang melimpah di provinsi ini.

“Pak Gubernur bisa melihat potensi Kepri dari hasil laut inilah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang terpenting mari kita sama-sama menjaga ekosistem laut dan keberlangsungan hajat hidup orang banyak,” jelasnya.

KNTI Kepri sendiri merupakan mitra Pemprov dalam upaya memajukan kesejahteraan nelayan. Seluruh aspirasi nelayan di Kepri, seluruhnya disampaikan melalui KNTI.

Oleh karena itu, planning ke depan perlu dipersiapkan oleh Gubernur dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan. Buyung meminta beberapa hal yang menyangkut permasalahan nelayan tradisional kepada Gubernur Kepri.

“Saya sampaikan kepada Pak Gubernur dan Pak Presiden secara terbuka bahwa nelayan minta akses BBM bersubsidi dipermudah. Kami KNTI minta Bintan segera dibuatkan tempat pelelangan ikan dan memfasilitasi kartu asuransi untuk nelayan melalui APBD,” bebernya.

“Dan Alhamdulillah Pak Ansar telah menemui Pak Menteri (Kelautan dan Perikanan), artinya ada tindak lanjut yang nyata dari Pak Gubernur di era kepemimpinannya buat nelayan,” pungkas Buyung. (*)