Penyebab Arus Petikemas di Pelindo III Meningkat

1
351
Ilustrasi aktivitas petikemas di pelabuhan (Pixabay)

Menjelang lebaran arus petikemas di beberapa terminal pelabuhan yang berada di bawah PT Pelindo III mengalami lonjakan. Menurut Kepala Humas Pelindo III Widyaswendra hal ini disebabkan oleh tingginya konsumsi masyarakat.

Menurut Wendra lonjakan tersebut hingga mencapai 6 persen. Antara lain di Surabaya, Sampit, Semarang, Bima, Banjarmasin, Maumere, Kupang, Batulicin, dan Kumai. Sampai dengan Mei 2017, data peti kemas di Pelindo III secara keseluruhan mencapai  2.016.730 TEUS. Angka ini naik dibandingkan tahun 2016 dalam kurun waktu yang sama yang mencapai sebesar 1.903.229 TEUS.

Kenaikan dialami oleh arus  petikemas domestik sebesar 5 persen dari tahun sebelumnya. Tahun ini jumlahnya mencapai 1.135.622 TEUS. Sementara pada tahun lalu hanya mencapai  1.085.475 TEUS. Sedangkan jumlah arus petikemas internasional tahun ini meningkat hingga 8 persen, yaitu sebesar 881.108 TEUS. Tahun sebelumnya hanya mencapai sebesar 817.754 TEUS.

“A da peningkatan arus petikemas yang cukup tinggi di semua pelabuhan Pelindo III, karena faktor peningkatan konsumsi masyarakat, termasuk dua bulan sebelum adanya Lebaran,” kata Wendra seperti dikutip dari Antara, Senin (19/6). Selain faktor tersebut,  Wendra menilai peningkatan arus petikemas ini juga merupakan hasil dari arah kebijakan paket ekonomi pemerintah yang sudah mulai bisa dijalankan secara efektif.

Humas Terminal Petikemas Surabaya (TPS) M Soleh memprediksi kegiatan bongkar muat di pelabuhan saat lebaran dipastikan akan  turun. Hal ini karena terhentinya aktivitas kepelabuhanan secara sementara karena libur lebaran yang sudah menjadi siklus tahunan.

Ia memprediksi libur lebaran akan mengurangi aktivitas arus petikemas ekspor dan impor sebesar 10 hingga 15 persen.”P emilik barang biasanya  menggenjot aktivitas impor dan ekspor sebelum Lebaran, atau sekitar satu hingga dua bulan sebelum Lebaran, sehingga pada bulan itu rata-rata naik,” katanya.

 

1 COMMENT