Penang-Belawan akan Terhubung Kapal Pesiar

0
760
ilustrasi oleh hpgruesen on Pixabay

Belawan – Pemerintah sedang berupaya untuk terus melakukan pengembangan industri wisata kapal kapak pesiar. Salah satunya adalah dengan membuka jalur pelayaran antara Penang-Belawan. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Koordinasi antara Kemenko Bidang Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur bekerja sama dengan PT.Pelindo I tentang Pengembangan Potensi Jalur Cruise dan Ferry Penang-Belawan di Terminal Penumpang Bandar Deli, pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Senin 04 Maret 2019.

“Koordinasi ini jelas diperlukan karena  pemanfaatan fasilitas-fasilitas di Bandar Deli yang sudah ada ini membutuhkan kerja sama lintas kementerian maupun lembaga,” jelas Asisten Deputi Infrastruktur Pelayaran, Perikanan, dan Pariwisata Kemenko Bidang Kemaritiman yang juga menjabat menjadi Ketua Satuan Tugas Kapal Pesiar (Task Force Cruise),  Rahman Hidayat,  pada sambutannya.

Menurut Rahman, Indonesia memiliki potensi sekaligus tantangan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara melalui kapal pesiar. “Terdapat tren industry cruise atau wisata kapal pesiar di Asia, salah satunya 9 dari 10 penumpang Asia berwisata cruise di kawasan Asia. Ini jelas mempengaruhi jumlah kapal pesiar dengan tujuan antar Asia mengalami peningkatan yang pesat,” tambahnya.

Rahman juga mengapresiasi pertumbuhan penumpang dengan menggunakan kapal pesiar ke Indonesia. “Pada tahun 2018 terdapat sebanyak 353.425 orang penumpang,” ujarnya. “Sementara berdasarkan jumlah rencana shipcalls tahun 2019 akan mencapai sebanyak 387.873 orang atau ada persentase peningkatan 9.7 %,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rahman juga mengemukakan konsep wisata baru terkait dengan kapal pesiar. Sebagai contoh konsep fly and cruise dan konsep Familiriatization (Fam) Trip untuk destinasi pesiar baru. “Kita targetkan kunjungan kapal pesiar ke Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 500 calls,” tutur Asdep Rahman.

Pemerintah Indonesia sendiri pada tahun 2018 lalu melalui Task Force Cruise telah melakukan sejumlah kegiatan kerja sama dengan Singapura, di antaranya Recce trip meliputi Banyuwangi, Surabaya, dan Balikpapan. Selain itu telah diadakan 3rd Joint Working Group Meeting yang  membahas mengenai wisata kapal pesiar di Kota Surabaya.