Napak Tilas Sejarah Warnai Rangkaian HUT Marinir ke-75

0
862
Dankormar beserta Forkompida Batang lakukan ziarah ke TMP Batang.

Tegal (Samudranesia) – Dalam rangka rangkaian HUT Ke 75 Korps Marinir Tahun 2020 Wakil Komandan Korps Marinir (Wadan Kormar Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M. Tr (Han)., S.E., M.M., didampingi Wakil Ketua Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Ayu Nur Alamsyah. dan para Pejabat Utama Mako Kormar serta Pengurus PG. Jalasenastri Korps Marinir bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah  (Forkopimda) Kabupaten Batang melaksanakan Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kadilangu, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (10/11/2020) lalu.

Kegiatan kali ini selain untuk memperingati HUT Ke 75 Korps Marinir juga untuk menyisir jejak perjuangan prajurit-prajurit Marinir guna mengenang jasa prajurit yang dimakamkan di TMP Batang. Prajurit yang gugur dalam pertempuran di Mangkang dalam sebuah peristiwa perlawanan pasukan Corps Mariners C.A. IV (Sebutan Korps Marinir kala itu) yang berjuang dan bertempur di daerah Pekalongan, Batang dan Pemalang yang dikenal sebagai Sub Wehrkreise Slamet V (SWKS V) terhadap Sekutu yang terjadi di Mangkang, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, kedatangan Wadan Kormar disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Batang DR Wihaji S.Ag. M.Pd. Dalam kesempatan itu Bupati mengucapkan terima kasih atas kunjungan Korps Marinir dalam hal ini Dankormar dan Wadan Kormar.

 “Momentum ini sangat tepat sekali karena selain dalam rangka HUT Marinir Ke-75  juga bertepatan dengan Hari Pahlawan Tahun 2020 dengan kedua momentum semoga bisa lebih membangkitkan pengetahuan dalam hal sejarah dimana diharapkan pada generasi muda akan termotivasi meneruskan harapan dan cita-cita bangsa ini,” ucap orang nomor satu di Batang.

Seusai kegiatan tabur bunga, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian sembako dari Korps Marinir yang diserahkan secara simbolik oleh Wadan Kormar kepada perwakilan masyarakat Kabupaten Batang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Batang, Dandim Batang, Kepala Kejaksaan Negeri Batang Silvia Desty Rosalina SH, MH., Ketua DPRD Batang Maulana Yusuf., dan Pejabat Daerah serta Tokoh Masyarakat Kabupaten Batang.

Hari Kedua Ziarah, Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han) beserta rombongan melacak jejak sejarah perjalanan perjuangan Korps Marinir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kadilangu, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (10/11/2020).

Sehari sebelumnya Komandan Korps Marinir, Wakil Komandan Korps Marinir  (Wakil Dankormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah. M.Tr (Han).,S.E., M.M., Inspektur Korps Marinir (Irkormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Lasmono juga melaksanakan jejak sejarah di 5 tempat yaitu TMP Pura Kusuma Negara Tegal, TMP Penggaris Pemalang, TMP Bhakti Wiratama Pekalongan.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di tanah kelahiran Dankormar yang kebetulan orang nomor satu di Korps Marinir tersebut asli putra daerah Desa Kalisalak Kecamatan Batang

Selain memperingati HUT Ke 75 Korps Marinir kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan untuk menyisir jejak perjuangan prajurit-prajurit Marinir serta guna mengenang jasa prajurit yang dimakamkan TMP Batang. Prajurit yang gugur dalam pertempuran di Mangkang dalam sebuah peristiwa perlawanan pasukan Corps Mariners C.A. IV (Sebutan Korps Marinir kala itu)  yang berjuang dan bertempur di daerah Pekalongan, Batang dan Pemalang yang dikenal sebagai Sub Wehrkreise Slamet V (SWKS V) terhadap Sekutu yang terjadi di Mangkang,  Semarang, Jawa Tengah. dibawah pimpinan Letnan. Moekijat.

Salah satu aksi heroik Letjen KKO (Purn) Moekijat (Alm) adalah dalam pertempuran delapan jam di Mangkang, Semarang. Dalam perang kemerdekaan, pasukan Corps Mariners C.A. IV bertugas di daerah Pekalongan, Batang dan Pemalang yang dikenal sebagai Sub Wehrkreise Slamet V (SWKS V) di bawah pimpinan Mayor R Soehadi. Dalam susunan organisasi Corps Mariners C.A. IV selain Staf Komando dan Administrasi, terdapat empat grup yaitu:

Group A dipimpin Kapten M. Joenoes

Group B dipimpin Kapten Moekijat

Group C dipimpin Kapten Soewadji

Group D dipimpin Kapten Wiranto Soewono.

Sejak tentara Sekutu mendaratkan pasukan, pertempuran berlangsung sampai dengan pukul 16.30 sore. Belanda menarik pasukannya mundur ke induk pasukan yang berada di Kampung Djrakah. Kesempatan tersebut digunakan oleh Ltn Moekijat untuk konsolidasi dan reorganisai pasukan dan kembali ke Pos Pertahanan di Kampung Mangkang. Dalam pertempuran tersebut, 14 anggota gugur, 3 anggota luka-luka berat dan 4 anggota luka ringan. Di pihak lawan juga jatuh banyak korban.

“Seperti pepatah mengatakan Bangsa yang besar adalah dimana bangsa tersebut selalu menghargai jasa para pahlawannya,” ucap Dankormar usai melaksanakan rangkaian Ziarah di TMP Kadilangu Batang.

Dalam Ziarah tersebut, Dankormar beserta rombongan mengawali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan tabur bunga, dilanjutkan melihat-melihat daftar nama pejuang dari prajurit Marinir.

Monumen Letnan Soetomo

Sebelumnya, para petinggi Korps Baret Ungu juga mengunjungi Monumen Letnan Soetomo yang berada di Dusun Karang Pucung, Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Dankormar didampingi Ketua PG. Jalasenastri Korps Marinir Ny.Etta Suhartono dan para Pejabat Utama Mako Kormar serta Pengurus PG. Jalasenastri Korps Marinir mengunjungi Monumen Letnan Soetomo sekaligus mengadakan bakti sosial.

Letnan Soetomo, merupakan seorang perwira Intelijen yang cukup disegani dan terkenal licin sehingga kerap merepotkan pihak Belanda. Berkat informasi yang akurat dari Letnan Soetomo, beberapa rencana penyergapan yang dilakukan oleh pihak Belanda pada pos-pos pejuang dapat digagalkan oleh Letnan Soetomo dan pasukannya.

Dankormar mengunjungi Monumen Letnan Soetomo.

Kesamaan unsur nama dengan Bung Tomo yang terkenal pada peristiwa 10 November 1945 di Surabaya, Belanda menyangka Letnan Soetomo adalah Bung Tomo yang membangkitkan semangat pejuang melalui orasi-orasinya. Oleh karena itu, Belanda dengan segala cara berusaha menangkap Letnan Soetomo, bahkan akan memberikan hadiah kepada siapapun yang mampu memberikan informasi atau menangkap Soetomo hidup atau mati.

Tidak ada yang tahu secara pasti, asal usul Letnan Soetomo. Namun menurut catatan yang diperoleh Dispen Kormat, ia merupakan anggota pasukan angkatan laut yang bertugas di wilayah Pemalang. Sebagai bentuk penghargaan terhadap warga Desa Wanarata akan jasa jasanya, nama Soetomo pun diabadikan dalam sebuah monumen.

Tujuan adanya Tugu Monumen Pahlawan Letnan Soetomo tersebut untuk memberikan pelajaran, inspirasi bagi masyarakat khususnya generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan. Monumen ini juga berguna dalam meneruskan nilai-nilai perjuangan dan sebagai pengingat bagi generasi penerus terhadap para pejuang agar tidak melupakan sejarah bangsa serta selalu bangga menjadi bangsa Indonesia.

Acara yang dilaksanakan secara sederhana tersebut diawali dengan sambutan Camat Bantarbolang, Drs. Abdul Rahman. M.Si, sambutan Komandan Korps Marinir, Tabur Bunga di Monumen Letnan Soetomo dan pemberian tali asih berupa sembako kepada masyarakat setempat dikahiri dengan foto bersama.

Kunjungi Veteran KKO

Komandan Puslatpurmar (Danpuslatpurmar) 7 Lampon, Letkol Marinir Dodik Eko Siswanto beserta anggota  melakukan kunjungan ke rumah Serka KKO (Purn) Rajimin Nrp: 23056 yang beralamat di Dusun Sido Rukun RT 01/ RW 01 Desa: Bulu Agung Kec. Keselir Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Rabu (11/11/2020) lalu. KKO merupakan singkatan dari Korps Komando Operasi yang merupakan nama dari Marinir di era Bung Karno.

Serka KKO (Purn) Rajimin pernah satu peleton bersama Pahlawan Nasional Usman dan Harun dan merupakan salah satu personel yang pertama kali dinas di Pos Marinir Lampon yang sekarang menjadi Puslatpurmar 7 Lampon.

Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk ucapan terima kasih atas perjuangan, pengabdian dan dharma baktinya kepada Korps Marinir TNI AL yang telah dilakukan oleh Purnawirawan, selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi antara Danpuslatpurmar 7 Lampon beserta seluruh prajurit dengan Purnawirawan Korps Marinir TNI AL.

Danpuslatpurmar 7 Lampon menjelaskan, maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini sekaligus meninjau langsung kondisi kehidupan para Purnawirawan

” Kunjungan ini termasuk dalam rangkaian kegiatan sosial guna menyambut HUT Korps Marinir 15 November 2020 nanti, semoga dengan usia Korps Marinir yang semakin bertambah, Korps Marinir semakin jaya, maju dan dicintai rakyat, sehingga apa yang telah diperjuangkan oleh para  sesepuh pendahulu dapat dirasakan dan dinikmati oleh generasi penerus,” paparnya kepada Serka KKO (Purn) Rajimin.

“Dan apabila ada kendala atau permasalahan bisa langsung menghubungi kami, kami dan seluruh prajurit Puslatpurmar 7 Lampon siap membantu kapan saja dibutuhkan,” pesan Danpuslatpurmar 7 Lampon.