Menparekraf Dorong IKM Bangkit Lewat Pameran

0
175

Pariwisata (Samudranesia) – Pameran merupakan salah satu bentuk upaya yang baik untuk menjaga keaslian dan kualitas dari produk kreatif lokal. Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat mengunjungi pameran IKM “Bali Bangkit 2021”, di kawasan Taman Budaya Art Center, Denpasar, Bali, Sabtu (27/2/2021).

“Hari ini kita megunjungi pameran IKM Bali Bangkit, ini merupakan salah satu bentuk ekonomi kreatif yang berbasis kearifan lokal, berbasis budaya khas Bali. Kita tadi melihat berbagai macam produk kreatif yang sudah dikurasi, mulai dari tenun endek sampai kerajinan perak dan emas. Ini adalah langkah konkrit untuk mempertahankan dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Pameran IKM “Bali Bangkit 2021” diselenggarakan oleh Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Provinsi Bali dan berlangsung sejak 1 Februari hingga 31 Maret 2021.

Pameran ini bertujuan untuk menggeliatkan kembali  ekonomi kreatif di Bali, khususnya para pengrajin, seperti kain, tenun endek, aksesoris, hingga lukisan. Pameran ini mengedepankan aspek originalitas dan kualitas dari produk kreatif lokal. Sebanyak 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti pameran ini.

Menurut Menparekraf, sebagai salah satu tulang punggung pariwisata Indonesia, pertumbuhan ekonomi di Bali minus 9,3 persen secara kumulatif. Hal ini merupakan kontraksi terdalam bagi Provinsi Bali.

Oleh sebab itu, Menparekraf berharap melalui kegiatan yang inovatif ini, perekonomian Bali dapat kembali meningkat, sehingga  mata pencaharian dan pendapatan masyarakat Bali dapat terselamatkan.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Penasehat Dharma Wanita Kemenparekraf/Baparekraf Nur Asia, Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster, dan Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini Koster.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Bali, I Wayan Koster, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri beserta Ibu Menteri mengunjungi pameran IKM Bali Bangkit yang dilaksanakan oleh Dekranasda. Pameran ini bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat Bali khususnya IKM (Industri Kecil Menengah).

“Terlihat dalam beberapa minggu terakhir ini sampai akhir Februari 2021 transaksi yang dilakukan sudah mencapai Rp1,5 miliar dan pameran ini akan berlangsung hingga akhir Maret 2021. Dengan adanya pameran ini masyarakat khususnya pelaku IKM dapat terbantu perekonomiannya. Dan saya kira dengan hadirnya Bapak Menteri di pameran ini akan menumbuhkan rasa semangat dan harapan bagi pelaku IKM, bahwa ke depan Bali akan bangkit,” ujarnya.