Mengembangkan Agrowisata Pantai di Pesisir Kulon Progo

0
1254

Melihat hamparan tanaman sayur dan buah-buahan tumbuh subur di tepi pantai bagi orang luar Yogyakarta, mungkin hal unik. Tidak percaya? Cobalah mampir ke pesisir Kulon Progo, yaitu dari Pantai Trisik sampai Pantai Bugel. Anda akan dibuat terpukau melihat hamparan buah seperti semangka, melon, dan buah naga tumbuh subur. Uniknya lagi, jarak tanaman tersebut dari laut ada yang hanya 100 meter.

Jika menguak potensi pesisir selatan Kulon Progo mulai dari Trisik sampai Congot sangat luar biasa. Potensi ikan di perairan  Samudera Hindia melimpah ruah dan belum tergarap optimal. Di sini beragam tanaman sayuran dan buah-buahan seperti cabe, terong, kacang tanah, jagung, semangka, melon, dan buah naga, tumbuh subur. Dari hasil bertani dan melaut masyarakat telah menuai berkah tersendiri.

Serangkaian potensi dan keunikan pesisir Kulon Progo tersebut sangat menjanjikan jika dikembangkan  untuk agrowisata pantai khususnya dari Pantai Trisik sampai Bugel. Agrowisata pantai pada hakekatnya menjual keunikan pantai yang dikombinasikan dengan komoditas agribisnis seperti buah-buahan dan sayuran, dan kemudian dikemas melalui paket wisata.

Secara alami faktor pendukungnya sangat memadai.  Semisal, Topografi pantai yang lurus dengan hamparan pasirnya yang selalu berpindah (sand dune) merupakan daya tarik utama wisatawan. Pantai Trisik dan Bugel sebagai objek wisata selama ini sudah ramai pengunjung terutama hari libur. Juga sudah adan jalan beraspal  di pinggir pantai dari Trisik sampai Bugel.

Di sini ada tempat  pelelangan ikan (TPI) yakni (Trisik dan Bugel),  dan terdapat komunitas konservasi penyu abadi serta kelompok bandeng jaya dengan lagunanya di Trisik merupakan bagian yang tak terpisahkan. Permukiman masyarakat nelayan di komplek transmigrasi lokal Karangsewu, Galur. Kesederhanaan dan kekhasan kehidupan mereka justru akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang  berkunjung.