Memilih Bibit Ikan Nila Berkualitas

0
683
Dok, Humas KKP

Nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Dagingnya yang gurih, lezat, dan kaya gizi membuat ikan nila banyak disajikan di restoran-restoran atau rumah makan tradisional.

Tak hanya itu, dari segi bisnis, keuntungan yang dihasilkan dari budidaya ikan ini juga cukup menggiurkan. Selain harganya yang cenderung stabil, budidaya ikan nila juga ternyata tergolong mudah, lho.

Meskipun demikian, Anda tetap harus paham trik-triknya.

Salah satu kunci dari kesuksesan budidaya ini adalah dalam hal pemilihan bibitnya. Karena pemilihan bibit ikan nila yang tepat  akan menghasilkan benih yang berkualitas dan memberikan nilai tambah ekonomi yang memuaskan.

Memilih bibit

Tak sulit menemukan bibit ikan nila karena memang bibit ikan nila banyak dijual di pasaran. Harga yang ditawarkan pun beragam, dari yang murah hingga yang mahal. Setiap penjual juga pasti selalu mengatakan jika bibit miliknya memiliki kualitas yang jauh lebih baik.

Agar Anda tak mudah tertipu dengan promosi dagang para penjual bibit tersebut, Yuk, cari tahu seperti apa, sih, ciri-ciri bibit nila yang berkualitas.

Secara umum, ukuran bibit ikan nila yang baik untuk dipijahkan memiliki ukuran 120–180 gram lebih per ekor. Usianya juga antara sekitar 4–5 bulan. Bibit nila yang berkualitas juga memiliki pertumbuhan yang sangat cepat.

Saat diberikan pakan buatan, bibit ikan nila berkualitas biasanya akan lansung responsif. Bibit ikan nila berkualitas juga sangat resisten terhadap serangan hama, dan yang pasti ia mampu memproduksi benih berkualitas.

Bagi pemula seperti Anda disarankan untuk memilih bibit ikan nila jantan. Karena pertumbuhannya lebih cepat 40 persen ketimbang betina.

Sementara bagi Anda yang masih bingung dengan ciri bibit ikan nila jantan atau betina, berikut ini adalah panduan singkatnya agar mudah dimengerti.

Untuk ikan nila betina memiliki ciri-ciri adanya 3 (tiga) buah lubang pada bagian urogenetial atau reproduksinya, yaitu terdiri dari lubang urin,  dubur, dan lubang pengeluaran telur.  Ikan nila betina memiliki ujung sirip yang berwarna merah pucat. Sedangkan di bagian dagu dan perutnya lebih berwarna putih. Jika dilakukan proses striping pada bagian perutnya maka akan mengeluarkan cairan.

Sementara untuk ikan nila jantan pada bagian urigenitalnya hanya terdapat dua lubang saja, yaitu lubang anus dan sperma yang merangkap sebagai lubang urin. Warna merah pada bagian siripnya juga sangat jelas dan terang.

Sementara pada bagian perutnya lebih menampilkan warna hitam gelap dan bagian dagu justru berwarna merah kehitaman.

Nah, sambil melakukan survey ke pedagang atau datang langsung ke pembudidaya, Anda bisa mempraktekan pengetahuan yang baru Anda dapatkan ini. Selamat mencoba!