Luncurkan Even Kemenpar Optimis Geliat Pariwisata Sudah Bangkit

0
315

Jakarta (Samudranesia) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021. Hal ini sebagai upaya menggerakkan kembali roda perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama di bidang event. Peluncuran dilakukan oleh Menteri Pariwisata/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, di studio RCTI, Kebon Jeruk, Sabtu (10/4/2021).

Sebelum peluncuran dilakukan, pihak kementerian sudah melakukan konsolidasi terlebihdahulu ke tiap kepala daerah selaku pemilik event untuk mempromosikan potensi wisata pada masing masing daerah. Langkah tersebut dikatakan Sandi Uno begitu orang nomor satu di kemenpar itu akrab disapa sebagai bentuk optimisme kebangkitan pariwisata Indonesia.

“Harus bisa membangkitkan pariwisata lewat kharisma event.  Kita harus sampaikan even tidak menjadi pemicu penyebaran covid karena kita mendampingi lewat protokol yang ketat. Ada sekitar 34 juta lebih pihak yang tergabung dalam kegiatan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif tersebar di seluruh nusantara, dan mereka harus bangkit,” ujar Sandi Uno dengan penuh optimis.

Langkah itu pun disampaukan sebagai bentuk keseimbangan untuk menghadirkan kegiatan event diberbagai wilayah yang tentunya melibatkan aparat tiap pelaksanaannya.

“Saya ingin pesan lewat peluncuran Kharisma Event ini  kita harus memulai dengan protokol yang jelas. Silahkan kembali melakukan event dengan protokol kesehatan, kita akan kembali kuat dan ekonomi kita kembali bergerak dan membuka lapangan kerja seluas luasnya,” tegasnya.

Program ini juga mengirim pesan untuk memberikan semangat dan motivasi terhadap para penyelenggara event di seluruh indonesia sampai ke level desa bahwa event selama dilakukan dengan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability).

 “Kita bisa berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menghadirkan geliat ekonomi kembali. Khususnya setelah satu tahun ini event tidak bergerak,” katanya.

Selain itu, Sandi mengungkapkan program ini juga memberikan panduan kepada para pelaku event terkait prosedur penerapan protokol CHSE dalam pelaksanaan suatu event. Panduan tersebut juga diiringi dengan pendampingan oleh Kemenparekraf /Baparekraf terhadap seluruh event yang dilaksanakan di seluruh Tanah Air.

Selain itu, Sandi juga berharap program KEN 2021 bisa menjadi lokomotif bagi para pelaku event untuk tetap berkarya dan bangkit dari keterpurukan.  Presiden Joko Widodo. Dalam video sambutannya, Presiden mengatakan program ini menjadi suatu langkah strategis untuk mempromosikan kekayaan tradisi, budaya, serta sumber daya alam Indonesia kepada wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.

“Saya harapkan melalui acara ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan segera menggeliat kembali. Para pekerja di sektor ini bisa kembali bekerja dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga pariwisata dan ekonomi kreatif kita bisa segera pulih dan bangkit kembali,” kata Presiden.

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, menambahkan, para kepala daerah serta perwakilan pelaku event diharapkan dapat segera menyosialiasikan pentingnya penerapan protokol CHSE dalam pelaksanaan suatu event.

“Beberapa Pemda sudah ada yang memulai, dan sudah melakukan. Dengan kondisi yang terus membaik ditambah dengan program vaksinasi yang semakin masif, kita harapkan mulai semester dua tahun ini sudah bisa berjalan dengan baik event-event di daerah,” ujar Rizki.

Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan penyanyi Titi DJ, Sara Fajira, Rinni Wulandari, dan grup musik RAN. Selain itu, Sandiaga juga meresmikan program ini secara simbolis dengan menerbangkan pesawat kertas beserta tamu-tamu undangan lainnya.

“Kita terus optimis dan bersemangat menghidupkan kembali pariwisata nusantara. Seiring sudah dilakukannya vaksinasi di beberapa daerah yang potensi pelaksanaan event, sehingga kita sudah percaya geliat sudah mulai. Tentu kita terus berkordinasi dengan pihak kementerian kesehatan dan kepolisian untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, ” pungkas Kiki. (ney)