Lepas KRI Tanjung Kambani 971 ke NTT, Kasal: Kita Selalu Siap Untuk Bencana

0
106
Kasal Laksamana TNI Yudo Margono di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (12/4).

Jakarta (Samudranesia) – TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus mengerahkan kapal perangnya (KRI) untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kali ini, KRI Tanjung Kambani 971 yang merupakan kapal jenis bantu angkut personel yang berada di bawah kendali Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) bertolak dari dermaga JICT, Jakarta Senin (12/4).

Keberangkatan KRI Tanjung Kambani 971 itu dilepas oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.

Kasal mengatakan bahwa KRI Tanjung Kambani 971 adalah KRI keempat TNI AL yang melaksanakan angkutan bantuan bencana alam Flores Timur. Kapal perang ini juga akan membawa bantuan dari wilayah Jawa Timur.

“Sama seperti bencana di Sulawesi Tengah dan Kalimantan, kita selalu siap untuk mengerahkan unsur-unsur kita dalam membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” kata Kasal.

“Yang diangkut KRI Tanjung Kambani 971 ini jumlahnya 300 ton dan akan singgah di Surabaya untuk juga mengangkut bantuan dari wilayah Jawa Timur sejumlah 400 ton,” jelasnya.

KRI Tanjung Kambani 971 mengangkut berbagai bahan kontak yang merupakan sumbangan dari para donatur, diantaranya pakaian (pria, wanita dan bayi), beras, sembako, selimut, handuk, kain sarung, mie instan, air mineral, material kesehatan, genset dan eskavator.

“Kita kerahkan unsur-unsur kita baik KRI, pesawat dan personel. Ini adalah perintah dari Panglima TNI. DI lokasi bencana di NTT sudah ada prajurit Marinir dan Lantamal VII Kupang yang membantu korban di sana,” ungkapnya.

Kapal perang yang dikomandani Letkol Laut (P) Tri Hidayat ini adalah KRI keempat yang dikerahkan TNI AL dalam operasi kemanusiaan bencana alam Flores Timur.

Kapal tersebut direncanakan tiba di lokasi bencana pada 18 April 2021 mendatang. Kasal juga menyatakan pihaknya masih menerima bantuan dari berbagai instansi. Kemungkinan TNI AL juga masih memberangkatkan unsurnya menuju NTT.

Sebelumnya telah berangkat menuju tanah Larantuka, KRI Oswald Siahaan (OWA) 354 yang berangkat Senin 5 April membawa rumah sakit lapangan dan Batalyon Kesehatan Marinir TNI AL dari Surabaya.

KRI kedua yakni kapal KRI Semarang 594 pada 8 April membawa bantuan sosial berupa beras, makanan cepat saji, mie instan, selimut, pakaian layak pakai dan sebagainya dari Jakarta 24 truk dan dari Surabaya 37 truk yang menuju wilayah Flores Timur Lembata dan Larantuka.

KRI Semarang 594 juga membawa kontainer medis beserta tenaga medisnya, akan digunakan untuk membantu pelayanan Kesehatan bagi korban bencana.

KRI ketiga adalah KRI Ahmad Yani-351 yang sedang operasi patroli itu dikirim untuk membantu distribusi bahan bantuan dari Kupang ke pulau Sabu.

Sedangkan Batalyon Kesehatan Marinir TNI AL mendirikan Posko Kesehatan untuk para pengungsi di Lewoleba, Lembata.

Tim kesehatan Korps Marinir TNI AL memberikan pelayanan medis dan pengobatan umum bagi para korban. (*)