KKP Tangkap Pengepul BBL, Komisi IV DPR: Jangan Cuma Tangkap ‘Cecere’

0
165
Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan

Jakarta (Samudranesia)  – Operasi Gabungan Direktorat Kepolisian Perairan Mabes Polri dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP-KKP) menangkap seorang pengepul Benih Bening Lobster (BBL) ilegal di Pandeglang, Banten.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan mendukung tindakan tersebut dan meminta untuk ditindak tegas sesuai peraturan yang ada.

“Dan jangan cuma cecere masyarakat kecilnya yang ditangkap, otak dan eksportirnya yang perlu ditindak sehingga muncul efek jera,” ujar Daniel dalam keterangannya, Rabu (24/2).

Dalam keterangan resminya, KKP menyebut operasi penangkapan ini merupakan upayanya bersama aparat terkait untuk memberantas penyelundupan benih bening lobster menyusul kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono  untuk menghentikan sementara dan mengkaji kebijakan ekspor BBL.

“Kami mengkonfirmasi penangkapan NS (36 tahun) diduga berperan sebagai pengepul BBL di wilayah Lebak pada Sabtu sore 20 Februari 2021, Penangkapan dilakukan melalui operasi gabungan melibatkan KKP-POLRI, dalam penangkapan dilakukan di rumah terduga, diamankan sejumlah barang bukti sebanyak 4.153 ekor yang terdiri dari Lobster Pasir sebanyak 3.868 ekor dan Lobster Mutiara sebanyak 285 ekor. Aparat juga mengamankan 1 tabung Oksigen, satu paket Aerator dan 6 buah blower pelaku diamankan saat sedang melakukan pengepakan BBL”, ungkap Plt Dirjen PSDKP Antam Novambar.

Menurut Antam, penangkapan terbilang sulit karena pelaku dalam menjalankan aksinya sangat berpengalaman. Aparat gabungan bahkan butuh empat hari melakukan pengintaian sebelum akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan, Drama Panca Putra yang juga hadir dalam pelaksanaan operasi gabungan ini menyampaikan bahwa baik dari KKP maupun Polri sedang melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan agar seluruh jaringan yang selama ini terlibat dalam praktik perdagangan ilegal BBL bisa dibasmi.

“Kita semua masih terus berkoordinasi secara intensif untuk melakukan pengembangan yang terkait dengan penangkapan pelaku NS ini”, ujar Drama

Sampai dengan saat ini, KKP terus melakukan evaluasi kebijakan ekspor BBL. Sejalan dengan upaya perbaikan tata kelola lobser, KKP juga terus melakukan langkah-langkah pemberantasan ekspor ilegal BBL. (*)