Ketua MPR Sambut Baik Merger BUMN Penerbangan dan Pariwisata

0
149
Ketua MPR Bambang Soesatyo

Jakarta (Samudranesia) – Memasuki era New Normal, Presiden Joko Widodo berencana melakukan penggabungan BUMN penerbangan dan pariwisata. Hal tersebut dilakukan guna mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata dan penerbangan yang mati suri selama pandemi Covid-19.

Terkait hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah bahwa program ini harus melalui kajian yang mendalam.

‘Pemerintah agar dapat mempersiapkan hal tersebut secara matang, serta mengkoordinasikan  pihak-pihak terkait agar penggabungan (merger) tersebut dapat efisien dan mencapai target yang telah ditetapkan,” ungkap Bamsoet biasa disapa, Selasa (11/8).

Pada intinya, MPR sangat mendukung rencana Presiden tersebut karena sesuai dengan efisiensi dan efektivitas dalam memulihkan kembali perekonomian nasional yang lumpuh. Pasalnya, hal tersebut dapat membuat rampingnya birokrasi kepemerintahan, sehingga lebih memudahkan terjadinya koordinasi dan sinergi terkait kebijakan-kebijakan yang perlu untuk dikeluarkan di kondisi pandemi atau kondisi new normal seperti saat ini.

“Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk dapat bekerja lebih optimal dan terukur dalam merealisasikan rencana-rencana pemulihan pariwisata Indonesia, agar dapat membangkitkan sektor pariwisata di tengah pandemi, dan tetap memberikan solusi bagi pegawai yang terpaksa harus dirumahkan,” bebernya.

Politisi Golkar itu hanya mengingatkan agar protokol pelaksanaan New Normal bisa berjalan baik dari gabungan BUMN tersebut.

“Gabungan BUMN Pariwisata dan Penerbangan untuk dapat menjaga dan mengawasi konsistensi pelaksanaan protokol New Normal di semua aktivitas layanan unit usaha BUMN gabungan tersebut,” pungkasnya. (Tyo)