Kembangkan Usaha Pelabuhan, Pelindo I Perlu Gandeng Perusahaan Pelayaran Internasional

0
147
Pelabuhan Kuala Tanjung

Jakarta (Samudranesia) – Guna mengembangkan pelabuhan-pelabuhan yang dikelola PT Pelindo I, maka diperlukan investor yang dapat mendatangkan pasar. Tak hanya itu, PT Pelindo I juga perlu menggandeng perusahaan pelayaran internasional agar kapal-kapalnya bisa singgah di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung.

Menurut Komisaris Independen PT Pelindo I, Irma Suryani Chaniago menyatakan sejauh ini pihaknya terus berkomunikasi secara intens dengan calon investor.

“Kuala Tanjung memang jadi prioritas kami untuk segera mendapatkan pasar atau kapal sandar. Untuk itu kami intens komunikasi dengan calon investor asing yang akan bekerja sama untuk mengelola Kuala Tanjung,” ujar Irma kepada Samudranesia, Selasa (11/5).

Komunikasi itu membuahkan hasil dengan ditandatanganinya kerja sama strategis antara Pelindo I dengan dua  pelabuhan kelas dunia yaitu Port of Rotterdam dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co., Ltd. (Zhejiang), Jumat (7/5) lalu.

Kedua perusahaan itu dinilai sudah memiliki track record yang baik dalam pengembangan usaha pelabuhan.

“Karena kita ingin partner yang akan ikut mengelola harus investor yang punya pelabuhan dan bisa bawa kapal. Kita tdk akan dapat kapal jika tidak menggandeng investor asing yang berpengalaman dan punya pelabuhan dan kapal,” jelasnya

“Karena di hadapan kita ada Singapore port Autority (PSA) yang sulit untuk disaingi jika kita bekerja sendiri,” tandasnya.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi menilai sudah sepatutnya PT Pelindo I selain menjalin kerja sama dengan perusahaan pelabuhan internasional juga harus menggandeng perusahaan pelayarannya.

“Saya kira penting untuk segera menggandeng perusahaan pelayaran internasional. Ini seperti yang dilakukan oleh JICT yang menggandeng beberapa perusahaan pelayaran internasional,” ujar Siswanto.

Pada Maret 2021, Jakarta International Container Teminal (JICT) kembali menerima Layanan Kapal terbaru hasil kerja sama dengan pelayaran TS Line yang diageni oleh Ben Line Agencies. Service terbaru tersebut adalah NSJ Service yang merupakan singkatan dari Nansha-Shekou-Jakarta Service.

Kapal Perdana MV Contiship Uno sepanjang 148 Meter yang bersandar di dermaga Barat JICT memiliki rute Jakarta-Hongkong-Shekou-Nansha -Jakarta.

Lanjut Siswanto, demikian halnya dengan PT Pelindo I. Dia berharap agar Pelabuhan Kuala Tanjung menjadi pelabuhan yang ramai sehingga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Sumatra Utara.

“Terobosan itu harus dilakukan agar kita bisa bersaing dengan Singapura. Saya kira ini yang harus dilakukan oleh Direksi Pelindo I agar bisa bertindak out of the books,” pungkas Siswanto. (*)