Kasal Bangga, Dua Kapal Perang TNI AL Sukses Tembakan Rudal Saat Latihan

0
129
Dok Foto; Dispenal

Jakarta (Samudranesia) – Dua Kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI Clurit-641 dan KRI Kujang 642  berhasil menembakkan peluru kendali (rudal) C-705 dan Hit on target atau mengenai sasaran yang  menyebabkan target kapal sasaran tenggelam. Target sasaran adalah sebuah kapal Eks KRI Balikpapan dengan jarak  lebih kurang 70 km. Penembakan rudal di perairan Natuna ini merupakan rangkaian latihan yang digelar TNI AL Pra Armada Jaya, Kamis (8/4).

KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 merupakan Kapal Cepat Rudal (KCR) Type 40 yang tergabung dalam Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I. Kapal ini merupakan kapal pemukul reaksi cepat dimana dalam pelaksanaan tugasnya mengutamakan unsur pendadakan, mengemban misi menyerang secara cepat, menghancurkan target sekali pukul dan menghindar dari serangan lawan dalam waktu singkat pula. Sementara itu, rudal C-705 merupakan salah satu senjata strategis yang dimiliki TNI AL yang dipasang di kapal-kapal jenis KCR.

TNI AL pada Latihan Pra Armada Jaya ini mengerahkan sejumlah Alutsista seperti kapal perang, pesawat udara dan kendaraan tempur marinir dengan daerah latihan di Jakarta, Laut Jawa, Laut Natuna Utara dan Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Latihan yang akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 15 April 2021 ini adalah persiapan awal sebelum melaksanakan Latihan Armada Jaya yang merupakan latihan puncak TNI AL. Latihan matra TNI AL yang digelar ini terdiri dari latihan operasi laut gabungan (Opslagab) diperankan  oleh Koarmada II Surabaya, latihan operasi gabungan amfibi (Opsgabfib) dilaksanakan oleh Koarmada I Jakarta, latihan pasukan pendarat Korps Marinir (Pasrat Kormar) dilaksanakan oleh Kormar, latihan operasi pendaratan administrasi (Opsratmin) dilaksanakan oleh Kolinlamil dan latihan operasi pertahanan pantai (Opshantai) dilaksanakan oleh Koarmada I  dalam hal ini Lantamal IV Tanjung Pinang.

Suksesnya penembakan rudal C-705 oleh KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642  yang menembak tepat mengenai sasaran tembak Eks KRI Balikpapan ini merupakan bukti profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan kesiapan Alutsita yang terpelihara dengan baik.

Demikian ungkapan rasa bangga disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., saat menyaksikan sasaran tembak perlahan-lahan tenggelam akibat hantaman rudal melalui layar monitor di KRI I Gusti Ngurah Rai-332 di perairan Natuna, Kamis (8/4) kemarin.

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono

Kasal beserta para Pangkotama TNI AL serta pejabat TNI AL lainnya menyaksikan dari layar monitor di anjungan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 yang dijadikan sebagai kapal markas Latihan. Dari monitor tersebut terlihat jelas rudal meluncur dan manghancurkan sasaran yang berjarak lebih kurang 70 km.

Latihan ini bertujuan untuk menguji dan meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit TNI AL serta kesiapsiagaan peralatan tempur atau Alutsista TNI AL di lapangan. Alutsista yang dilibatkan dalam latihan ini yakni antara lain kapal perang meliputi;  Latopslagab menggunakan kapal perang.

Di antara kapal-kapal perang itu yakni; KRI R.E. Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Fatahillah-361, KRI Clurit-641, KRI Kujang-642, KRI Nanggala-401, KRI Aluguro-405, KRI Diponegoro- 365, KRI Bung Tomo-357, KRI Teuku Umar-385, KRI Patimura-371, KRI Tjiptadi-381, KRI Pulau Rangsang-727, KRI Sutedi Senaputra–378, KRI Imam Bonjol-383, KRI Sembilang–850. Sedangkan Latopsratmin meliputi; KRI Teluk Bintuni-520, KRI Teluk Lampung-540, KRI Teluk Amboina dan KRI Halasan-630.

Sementara itu Latopsfib menggunakan kapal perang yakni;  KRI Teluk Cirebon-543, KRI Teluk Ende-517, KRI Teluk Sorong-536, KRI Pulau Raas-726, KRI Bung Tomo-357 KRI Teuku Umar-385, KRI Patimura-371, KRI Imam Bonjol-383, KRI John Lie-358 dan KRI Tjiptadi-381 dan Latopshantai meliputi KRI Barakuda-814, KRI Krait-827, KRI Sigurot-864. Selain itu juga dikerahkan 5 pesawat udara, 10 kendaraan tempur yang terdiri dari BTR-50 6 unit dan BMP-3F sebanyak 4 unit. (*)