ISKINDO Minta Serapan Sarjana Kelautan Ditingkatkan

0
942
Ilustrasi Foto: Ist

Jakarta (Samudranesia) – Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) meminta pemerintah pusat, daerah dan swasta untuk meningkatkan serapan sarjana kelautan.  Hal ini mengingat perkembangan pembangunan kelautan nasional membutuhkan SDM yang andal dan berkualitas serta memiliki kompetensi teknis bidang kelautan.

Begitu juga dengan pertumbuhan usaha dan investasi swasta membutuhkan sarjana kelautan yang memiliki kemampuan entrepreneurship. Sehingga lulusan kelautan bisa lebih terserap dengan meningkatnya dunia usaha di sektor tersebut.

Ketua Harian ISKINDO Moh Abdi Suhufan mengatakan bahwa saat ini perencananaan dan pembangunan pesisir dan laut membutuhkan ketersediaan data, informas dan kemampuan analisis keruangan agar tidak menimbulkan konflik.

“Kemampuan teknis dan analisis tersebut akan lebih baik jika dilakukan oleh sarjana kelautan,” kata Abdi dalam keterangannya kepada redaksi, Sabtu (9/11).

Oleh karena itu dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di pusat dan daerah, alokasi untuk sarjana kelautan mesti menjadi prioritas.

“Pimpinan daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota perlu memahami bahwa potensi laut yang dimiliki perlu konsep dan strategi untuk dikelola dan saat ini gap SDM kemampuan teknis kelautan antara kebutuhan dan ketersediaan dari segi kualitas dan kuantitas,” tambahnya.

Akibatnya pada banyak daerah terjadi konflik keruangan diwilayah pesisir dan laut, minimnya data, lemahnya perencanaan serta pertimbangan teknis kelautan yang luput dalam perumusan program.

Saat ini ada sekitar 27 perguruan tinggi yang mengelola program dan kajian ilmu dan teknologi kelautan. “26.000 sarjana kelautan dengan sekitar 2500 doktor dan master siap membantu dan terlibat dalam proses pembangunan nasional dan daerah,” tegasnya.

Kemampunan teknis dan manajerial sarjana kelautan meliputi bidang perencanaan wilayah pesisir, tata ruang dan zonasi, konservasi laut, pencemaran laut, survei laut dan oseanografi.

“Industri dan jasa  kelautan yang kini makin berkembang juga perlu melirik talenta kelautan agar kesinambungan bisnis dapat terjaga,” pungkas Abdi. (Tyo)