Kanguru Papua yang Beda dengan Kanguru Australia

0
1312
Dok. id.quorq.com

Wamena (Samudranesia) – Selama ini image Australia sebagai asal hewan berkantung alias kanguru harus diakui memang cukup kuat. Kanguru boleh dibilang identik dengan Australia. Padahal sesungguhnya kalau kita membuka mata lebih lebar lagi, nggak juga. Masih ada koq di luar negara itu yang menjadi endemik kanguru. Disebut endemik, karena jenis kangurunya punya perbedaan yang mencolok. Yang satu ini jauh lebih cantik dan hidupnya pun lebih banyak di atas pohon. Tak heran, jika hewan tersebut kemudian dinamakan kanguru pohon. Lebih spesifik lagi, kanguru pohon mantel emas (Dendrolagus pulcherrimus).

Kanguru pohon ini memang tak mudah ditemukan di mana-mana. Bahkan, sangat mungkin gak bakal bisa ditemukan di manapun, kecuali satu, di tanah Papua. Betul, cuma di Papua. Pasalnya, memang pulau inilah habitat asli kanguru pohon. Boleh dibilang hampir seluruh daratan Papua menjadi tempat hidupnya kanguru jenis ini. Mulai dari ujung barat Papua Barat hingga daerah paling timur Papua. Kanguru pohon hidup di kawasan hutan yang tumbuh di dataran tinggi pulau ini, seperti Puncak Jaya, Pegunungan Tengah dan masih banyak lagi.

Kanguru asli Papua ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan kanguru Australia. Panjangnya antara 41 – 77 cm saja, sedang ekornya 40 – 87 cm dan berat tubuhnya berkisar 14,5 kg. Ciri khas fisik lainnya, punya rambut halus dan pendek warnanya cokelat muda. Terus, leher, pipi serta kaki berwarna kekuningan. Bagian bawah perut warnanya lebih pucat, plus dua garis keemasan pada punggungnya. Ekor panjangnya, tidak prehensil dengan lingkaran-lingkaran terang.

Kemudian warna muka kanguru pohon mantel emas ini boleh dibilang lebih terang atau merah muda. Warna pundaknya agak keemasan, sedang telinganya putih. Dari sisi ukuran jenis kanguru ini memang relatif lebih kecil ketimbang kanguru pohon hias. Lalu, soal makanan, hewan yang sudah ditetapkan sebagai satwa langka dan hampir punah serta masuk IUCN Redlist ini sangat menyukai dedaunan dan buah.

Papua boleh dibilang menjadi habitatnya dua genus kanguru sekaligus. Kanguru pohon atau dendrolagus dan satunya lagi kanguru tanah atau thylogale. Populasi keduanya harus diakui sangat minim. Tak heran, jika kedua genus tersebut kini dikategorikan satwa yang sangat dilindungi dari kepunahan.

Sejatinya, Papua tak hanya memiliki satu jenis kanguru pohon saja. Jika ditelisik kanguru jenis ini yang menghuni hutan-hutan pegunungan di Papua cukup beragam. Beberapa jenis lain yang masih bisa ditemukan di sana, antara lain: kanguru Pohon goodfellow atau kanguru pohon hias; kanguru pohon mbaiso atau dingiso atau dendrolagus mbaiso; kanguru pohon ndomea  atau dendrolagus dorianus; kanguru pohon nemena atau dendrolagus ursinus.

Pokoknya, melihat kanguru pohon mantel emas yang cantik dan menggemaskan ini gak bikin bosen. Nah, tertarik ingin melihat langsung kecantikan sekaligus kelucuan hewan berkantung tersebut? Kunjungi saja tanah Papua! (guss)