Dukung Pengembangan Industri Logam, Politeknik akan Dibangun di Konawe

0
318
Industri logam di Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kendari (Samudranesia) – Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk mendukung pertumbuhan industri di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pembangunan Politeknik Industri Logam di Kabupaten Konawe.

Rakor ini dilaksanakan di Kendari, tepatnya di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. Acara ini dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi pada Rabu secara luring dan daring (3/2/2021).

Gubernur Ali Mazi menyatakan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas dukungannya kepada pemerintah daerah Sulawesi Tenggara yang berusaha mendorong potensi sumber daya manusia di daerahnya.

“Rapat koordinasi dalam rangka persiapan pembangunan politeknik ini yang merupakan bentuk nyata pemerintah untuk mendorong pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, karena akan ada lembaga pendidikan berupa Politeknik Industri Logam di Konawe yang nantinya bisa dibangun. Mari kita bekerja serius untuk hal ini, agar cita-cita pemerintah untuk mencapai sumber daya manusia yang unggul dapat tercapai,” ungkap Gubernur Ali Mazi dalam rakor secara langsung.

Hadir dalam acara tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin memaparkan mengenai rencana pembangunan sumber daya manusia melalui pendirian lembaga pendidikan berupa Politeknik Industri Logam di Konawe. Deputi Safri menjelaskan bahwa telah disepakati bahwa akan ada kerja sama dengan pihak swasta dan pemerintah daerah setempat sebagai pembina yayasan.

Kemudian telah disepakati juga adanya pendirian Institut Teknologi Kelautan (IKT), sehingga nantinya Konawe memiliki lembaga pendidikan yang mampu membentuk sumber daya manusia yang unggul untuk mampu memanfaatkan kekayaan alam berupa logam dan kekayaan laut juga perikanannya.

“Pendirian politeknik di Konawe ini sudah berjalan sejak tahun 2020, tetapi waktu itu masih pada tahap pembicaraan. Di tahun 2021 ini kita mau semua berjalan dengan baik. Mulai dari persyaratan pengajuan perizinan sampai saat pembangunan dimulai,” papar Deputi Safri dalam rakor tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Ferdinand menjelaskan mengenai kondisi lahan yang akan digunakan dimana nantinya

“Pada prinsipnya untuk lahan sudah siap, tinggal kita menyamakan seluruh aturan yang menjadi rujukan hukum untuk mendirikan politeknik tersebut. Fokusnya adalah mengenai zonasi dan tata ruang wilayah, setelah itu baru kita fokus pada proses kerja sama antara pemerintah daerah dan swasta,” kata Sekda Ferdinand.

Pihak swasta yang dihadiri oleh perwakilan dari PT Virtue Dragon Nickel Industry siap untuk melakukan kolaborasi dengan pemerintah membangun sebuah politeknik yang berfokus pada industri logam.

“Sebetulnya kami dari pihak swasta sangat siap untuk melaksanakan kerja sama ini dengan pemerintah, kita juga sudah banyak menandatangani nota kesepahaman dengan pihak universitas yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara. Hanya saja, perlu memang koordinasi yang lebih intens antara kita bersama agar proses pembangunan ini berjalan dengan baik dan cepat terutama dalam hal koordinasi tata ruang wilayah untuk pembangunan ini,” pungkasnya.

Nantinya dengan adanya politeknik industri logam yang direncanakan dibangun di Kabupaten Konawe ini, diharapkan terbangun industri logam yang mumpuni di sekitarnya.

Industri yang ada disekitarnya, mampu menyerap tenaga sumber daya manusia yang berasal dari lembaga pendidikan berupa politeknik di Kabupaten Konawe dan mampu meningkatkan hajat hidup masyarakat di kabupaten tersebut. (*)