Dukung Ketahanan Pangan, Kasal Panen Ikan Nila di Lampung

0
452
Kasal Laksamana TNI Yudo Margono memanen ikan nila di Lampung.

Lampung (Samudranesia) – Keberadaan TNI AL di daerah-daerah harus mempunyai nilai manfaat bagi masyarakat, prajurit TNI AL dapat  mengajak masyarakat bersama-sama melaksanakan ketahanan pangan untuk meningkatkan kesejahteraan. Melalui program ketahanan pangan kesejahteraan bisa terwujud selain untuk prajurit TNI AL juga masyarakat sekitarnya. Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., di hadapan media saat melaksanakan peninjauan program ketahanan pangan yang dilaksanakan prajurit TNI AL di wilayah  Batu Menyan, Pesawaran, Lampung. Jumat (11/12).

Menurut Kasal, Program Ketahanan Pangan ini merupakan wujud pelaksanaan program Potensi Pembinaan Maritim dan program Pengendalian Wilayah Pertahanan Laut (Dawilhanla). Kegiatan tersebut dilaksanakan seluruh jajaran TNI AL baik Pangkalan, Brigif maupun Satuan Marinir di seluruh Indonesia, termasuk di Lampung. 

“Salah satunya wilayah Lampung yang memiliki lahan luas tentunya kita harus bisa bersama-sama dengan masyarakat setempat melaksanakan program Ketahanan Pangan yang merupakan program pemerintah di masa pandemi covid-19 ini tentunya akan memberikan kesejahteraan masyarakat,” jelas Kasal.

Baca Juga: Menggagas Laut sebagai Samudra Kesejahteraan

Kasal beserta pejabat TNI AL pada peninjauan ini juga melaksanakan panen padi di lahan seluas 30 hektar yang menghasilkan 120 ton gabah atau beras sekitar 80 sampai dengan 90 ton dan panen ikan Nila sebanyak 1,5 ton. Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penanaman 500 bibit Melon dan 1500 bibit Semangka di Black Bear Garden, serta melihat peternakan sapi dan kambing.

Pelaksanaan panen ikan Nila oleh Kasal pada kunjungan kerja dan kunjungan ketahanan pangan tersebut, dilaksanakan setelah pelaksaan panen padi. Selain melaksanakan panen ikan, pada kesempatan tersebut Kasal memberikan pakan ikan di kolam pertama ikan nila sebanyak 30.000 ekor, kolam kedua ikan nila sebanyak 15.000 ekor dan kolam ketiga ikan patin sebanyak 1.000 ekor.

Dalam kunjungan tersebut, Kasal juga meresmikan dan menandatangani prasasti nama dermaga Caligi Benteng Samudera di Lampung, Jumat (11/12). Dermaga ini memiliki panjang 297 meter dan lebar 12 meter secara resmi bernama  Caligi Benteng Samudera

Kasal dalam amanatnya mengatakan bahwa, dermaga ini sudah dibangun sejak dua tahun yang lalu yang merupakan dermaga pendukung administrasi logistik unsur-unsur TNI AL yakni Kapal Republik Indonesia (KRI) dan Kapal Angkatan laut (KAL) yang berada di wilayah Lampung yang sedang sandar.

Selain itu dermaga ini merupakan dermaga yang sangat strategis dimana posisi terletak di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 1. Unsur-unsur TNI AL perlu hadir melaksanakan penjagaan yang ketat lalu lintas internasional dari kegiatan illegal di laut.

“Kita harus selalu hadir untuk menjamin keamanan lalu lintas internasional dan juga mengamankan dari masuknya kapal-kapal illegal, baik kapal-kapal yang melanggar wilayah maupun kapal-kapal yang akan melakukan tindak pidana dilaut. Sehingga kita dapat mengantisipasi dengan unsur-unsur TNI AL yang sedang beropersi atau sandar di dermaga ini,” jelas Kasal.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasal Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., beserta Ibu, Asisten Logostik (Aslog) Kasal Laksda TNI Puguh Santoso, S.E., M.M., beserta Ibu, Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto beserta Ibu, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksda TNI Abdul Rasyid K. S.E., M.M., beserta Ibu, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han)., beserta Ibu, para Kadis  jajaran Mabesal dan  Danlantamal) III Jakarta serta Forkopimda Wilayah Lampung. (*)