Dirjen Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar Mengundurkan Diri, Ada Apa?

0
1139
Ketua Umum ISKINDO Zulficar Mochtar.

Jakarta (Samudranesia) – Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), M. Zulficar Mochtar, memutuskan mundur dari jabatannya. Hal itu tentu sangat mengejutkan di tengah peran pentingnya dalam berbagai kebijakan KKP belakangan ini. Terutama terkait dengan dibukanya ekspor benih lobster dan cantrang buat nelayan.

Zulficar turut menjadi aktor penting di balik keluarnya kebijakan-kebijakan tersebut. Namun alasan mendasarnya baru hanya diketahui oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, tempat ditujukannya surat pengunduran dirinya.

Kabar pengunduran dirinya berhembus hari ini, melalui pesan yang diperuntukkan kepada pejabat di lingkup KKP. Dalam surat tersebut tertulis bahwa Zulficar telah mengajukan surat pengunduran diri secara langsung kepada Menteri KKP, Edhy Prabowo. Pengunduran diri ini telah ia ajukan sehari sebelumnya, Selasa (14/7).

“Perlu saya informasikan bahwa per kemarin sore, tanggal 14 Juli 2020, saya telah mengajukan Surat Pengunduran Diri saya selaku Dirjen Perikanan Tangkap kepada Menteri KKP dan sekaligus menjelaskan alasan-alasan prinsip saya,” tulis Zulficar, Rabu (15/7).

Zulficar membenarkan dirinya mengundurkan diri. Ia juga membenarkan surat terkait pengunduran dirinya yang beredar. “Benar,” kata Zulficar saat dikonfirmasi mengenai hal ini. Namun saat ditanya apa alasannya, ia belum mau membukanya ke publik.

Berikut isi surat pengunduran diri M. Zulficar Mochtar

#PENGUNDURAN DIRI – INTERNAL

Bapak Ses, Bapak2 Direktur, Bapak/Ibu Kepala Pelabuhan/UPT/Perintis, Saudara/Sahabat2 pejabat eselon 3-4 yg baik,

Perlu saya informasikan bahwa per kemarin sore, tanggal 14 Juli 2020, saya telah mengajukan Surat Pengunduran Diri saya selaku Dirjen Perikanan Tangkap kepada Menteri KKP dan sekaligus menjelaskan alasan2 prinsip saya.

Selanjutnya saya berencana tetap masuk kantor dan mengerjakan tugas, disposisi yg ada hingga hari Jumat, 17 Juli 2020. Dan selanjutnya berharap hari Senin nanti bisa pamit kepada Bapak2/Ibu, Saudara/sahabat sekalian di DJPT.

Mohon maaf untuk info mendadak ini. Tapi saya yakin bapak/Ibu/saudara dan sahabat bisa memahami keputusan saya.

Sungguh sebuah kehormatan dan kebanggaan bisa bergabung di DJPT yang luar biasa. Saya sangat mengandalkan, menghormati dan apresiasi Bapak/Ibu, saudara, sahabat sekalian. Dengan komposisi dan kinerja serta komitmen yang ada, saya yakin DJPT akan makin maju, sukses dan besar kedepan.

Saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas berbagai dukungan solid, dahsyat, dan semangat kekeluargaan di DJPT. Saya sekaligus mohon maaf atas keterbatasan dan kalau ada kekhilafan saya selama ini.

Ketika ditanyakan ke salah satu koleganya yang menjadi sumber Samudranesia, mengenai alasan pengunduran diri Zulficar, diperoleh jawaban ada prinsip terkait pilihan kebijakan pengolahan KP (Kelautan dan Perikanan) saat ini yang tidak bisa diterimanya. Namun sumber terpercaya tersebut tidak menjelaskan kebijakan apa yang dimaksud. (Tyo)