Dicat Warna-Warni, Dermaga Bale Keling Jadi Lebih Berekspresi

0
1078
Dermaga nelayan tradisional Bale Keling yang berlokasi di Kelurahan Kroman, Gresik.

Gresik (Samudranesia) – Setelah dicat warna-warni, dermaga nelayan tradisional Bale Keling yang berlokasi di Kelurahan Kroman, Gresik, kini menjadi salah satu tempat favorit yang dikunjungi masyarakat Gresik.

Hampir tiap sore, terutama saat akhir pekan dermaga berbahan kayu itu dipenuhi warga yang penasaran ingin melihat tampilan baru dermaga tua yang biasa digunakan sebagai sandaran perahu-perahu nelayan warga Kroman itu.

Berubahnya tampilan dermaga Bale Keling ini tak lepas dari peran serta komunitas grup facebook Gresker (Gresik Ekspesi). Dalam mewujudkan idenya itu, Gresker bekerja sama dengan karang taruna (Kartar) Adhiguna Kroman serta para nelayan.

Ketua Gresker Iskandar Rasyid mengatakan bahwa ide ini berawal saat dirinya bersama rekan Gresker lainnya mengunjungi Balai Keling. Setelah sampai disana mereka bertemu dengan beberapa anggota Kartar Adhiguna dan para nelayan.

“Dari situ timbul gagasan mewarnai dermaga. Gresker menyambut hangat gagasan tersebut. Kami langsung patungan untuk membeli cat. Teman-teman Kartar dan para nelayan juga antusias mengecat jembatan dan dermaga,” kata Cacak, panggilan akrab Iskandar Rasyid, Sabtu (19/7/2020).

Dalam sekejap, dermaga yang sebelumnya terlihat monoton itu berubah warna-warni sehingga membuat tampilan dermaga lebih berekpresi. Dan setelah foto-fotonya diunggah oleh beberapa anggota Gresker dan Kartar di media sosial, Balai Keling pun menjadi viral.

Menurut Ketua Kartar Kroman Alief Romadhoni dalam tiga hari terakhir yakni Jumat, Sabtu dan Minggu, Balai Keling selalu dipadati pengunjung, terlebih pada sore hari menjelang matahari terbenam.

“Mungkin karena dermaga Balai Keling kini terlihat lebih menarik. Banyak masyarakat yang penasaran dan ingin datang, meski hanya sekedar untuk berfoto-foto,” ujar Alief.

Antusiasme masyarakat ini membuat Kartar Kroman kini sibuk menata parkir kendaraan serta mengontrol pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pengunjung wajib menggunakan masker dan cuci tangan pakai sabun sebelum masuk ke dermaga. Dan kini jumlah pengunjung kami batasi untuk menjaga physical distancing,” tandasnya. (Tyo)