Di Bawah Dirut Baru, PLN Batam Ingin Dikenal Hingga Asia Tenggara

0
59
Jajaran PLN Batam.

Batam (Samudranesia) – PT PLN Batam melakukan mutasi dan rotasi jabatan Direktur Utama PT PLN Batam yang sebelumnya dijabat oleh Budi Pangestu kini digantikan Nyoman S. Astawa yang sebelumnya menjabat sebagai General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur.

Direktur Utama baru PT PLN Batam, Nyoman S. Astawa mengatakan akan berkerja secara maksimal untuk terus memastikan tercapainya tujuan dari PLN Batam yaitu menjadi perusahaan penyedia energi terbaik di Asia Tenggara.

“Suatu kebanggan bagi saya dapat memimpin PLN Batam, ini sebuah tanggung jawab yang sangat besar untuk saya. Saya tidak akan bisa bekerja sendiri, dan mari kita semua keluarga PT PLN Batam terus melanjutkan perjuangan dalam membangun PLN Batam dengan lebih maksimal lagi,” kata Nyoman pada keterangannya beberapa waktu lalu.

Nyoman mengatakan pihaknya akan terus belajar agar bisa memberikan yang terbaik untuk PLN Batam, dan tentunya dapat berkontribusi dalam memberikan inovasi-inovasi baru yang dapat dikembangkan dan diimplementasikan demi membawa PLN Batam ke arah yang lebih baik lagi.

“Untuk semua keluarga PT PLN Batam, saya di sini masih baru dan sangat perlu masukan-masukan. Namun mari kita terus berikan usaha terbaik kita, agar PLN Batam bisa menjadi perusahaan energi terbaik yang tidak hanya dikenal di Batam atau di Indonesia, tapi juga dikenal di Asia Tenggara,” ungkap Nyoman.

Nyoman juga menambahkan tugas ini akan ia jadikan komitmen untuk mengabdi kepada bangsa yang harapannya bukan hanya bisa berdampak untuk Batam dan Indonesia, akan tetapi sampai Asia Tenggara bahkan sampai Asia secara keseluruhan.

“Kita ini pelayan masyarakat, kita harus bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik. Agar Key Performance Indicator (KPI) dalam realisasi penjualan listrik terus tercapai dan meningkat,” ujar Nyoman.

Ia juga menegaskan bahwa pelayanan terhadap konsumen menjadi kunci utama kinerja PLN Batam, hal ini harus menjadi fokus untuk di tingkatkan dan juga di pertahankan.

“Pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) terus akan kita jalankan agar ketersedian energi listrik terus bisa maksimal. Program-program untuk konsumen juga akan kita tingkatkan lagi dan akan kita evaluasi agar semua berjalan maksimal,” tutup Nyoman. (*)