Deklarasi Djuanda, Produk Indonesia Untuk Dunia

0
1173
Ilustrasi Foto: Dok Jurnamaritim.com

Jakarta (Samudranesia) – Hari Nusantara yang diperingati setiap tanggal 13 Desember dilatarbelakangi oleh peristiwa bersejarah keluarnya deklarasi penegasan wilayah Indonesia oleh Perdana Menteri Ir Djuanda Kartawidjaja pada 1957, yang kemudian dikenal dengan nama Deklarasi Djuanda.

Deklarasi tersebut menjadi bukti nyata kemenangan diplomasi Indonesia pada tataran internasional. Hasil dari deklarasi ini manfaatnya juga dirasakan oleh seluruh bangsa di dunia.  

“Deklarasi Djuanda 1957 membuktikan bahwa inisiatif Presiden Soekarno bermanfaat tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga banyak negara di dunia yang secara geografis memiliki banyak pulau,” kata pengamat militer dan intelijen Dr Susaningtyas NH Kertopati kepada Samudranesia, Minggu (13/12).

Baca Juga:

Deklarasi itupun dikaitkan juga dengan masa-masa perjuangan Indonesia dalam membebaskan Irian Barat dan menghadapi pergolakan daerah kala itu. Sebelum deklarasi ini dikeluarkan, laut teritorial Indonesia dihitung berdasarkan jarak 3 sesuai dengan Territoriale Zee en Marietieme Kringen Ordonantie (TZMKO) 1939. 

“Presiden Soekarno dengan Deklarasi Djuanda meneguhkan kedaulatan Maritim Indonesia dengan batas semula 3 mil dari pantai menjadi 12 mil.

Dengan tambahan 12 mil, maka wilayah laut Indonesia menjadi sangat luas berikut kekayaan alamnya,” ungkap Nuning biasa disapa.

Mantan Anggota Komisi I DPR itu menyatakan kedaulatan maritim juga merefleksikan kesatuan wilayah sekaligus persatuan bangsa Indonesia.

“Dari Perspektif Geopolitik, maka Presiden Soekarno sudah membuktikan pengaruh yang luar biasa kepada seluruh bangsa di dunia. Berlakunya Hukum Laut Internasional (UNCLOS) pada tahun 1982 dan berlaku hingga kini banyak memberi hubungan internasional antar negara,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa perjuangan Presiden Soekarno dan Djuanda itu tentu perlu diteruskan oleh generasi saat ini khususnya dalam mewujudkan kedaulatan maritim untuk menghadapi dinamika ancaman yang terjadi.

Sambung Nuning, Hari Nusantara sebagai wujud nyata kemenangan diplomasi Indonesia kini berlanjut dengan visi menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

“Banyak negara berharap lahirnya diplomat ulung dari Indonesia yang dapat secara gigih mewujudkan visi tersebut. Banyak negara sangat mendukung peran penting Bangsa Indonesia dengan kedaulatan maritimnya,” pungkas Nuning. (*)