Dari Eka Gustiwana dan Realme untuk Pendengar Musik Milenial Indonesia

0
536
Eka Gustiwana Dok. portaljember.pikiran-rakyat.com

Jakarta (Samudranesia) – Musik adalah bahasa yang universal, semua pasti sepakat dengan ungkapan itu. Tak peduli apa pun suku, agama serta status sosial Anda, faktanya musik memang mampu menyatukan itu semua. Dan, lewat musik pula setiap insan bisa bebas berekspresi, larut dalam lantunan syair maupun irama. Kebebasan berekspresi yang juga tak hanya menjadi milik para penikmat musik, tapi juga sang musisi. Nah, satu dari sekian banyak musisi itu adalah Eka Gustiwana. Seorang komposer sekaligus You Tuber jenius kondang yang dimiliki negeri ini.

Nama Eka Gustiwana mencuat berawal dari kejeniusannya meracik sebuah video parodi yang diunggah ke You Tube. Dengan sangat kreatif, Eka “menyulap” emosi seseorang yang meledak-ledak menjadi tontonan yang sangat menarik. Dalam video itu ia mengambil potongan-potongan adegan yang kemudian disusun, serta “dibumbui” musik buatannya sendiri. Hasilnya, luar biasa. Video berdurasi 2 menit itu menjadi sangat kocak. Orang yang sebenarnya sedang marah-marah berubah seolah sedang bernyanyi diiringi musik ciptaannya. Di sinilah sejatinya letak “kekuatan” Eka Gustiwana sebagai seorang komposer. Dengan kecerdikannya ia mampu menciptakan musik-musik kreatif dan unik. Dan, bermula dari hobi akhirnya membawa pria 30 tahun ini kini menjadi kreator musik yang berhasil.

Mengulik sedikit catatan perjalanan bermusik Eka Gustiwana, bahwa komposer yang memiliki sensitifitas cukup kuat dalam bidang seni ini sejatinya mulai berkiprah sejak berusia muda. Ketika itu ia rajin dan senang sekali mendengarkan suara-suara dari radio di rumahnya. Lalu, sering pula bereksperimen dalam menciptakan suara-suara. Bahkan, suara yang tak pernah dibayangkan sebelumnya untuk dijadikan karya musik.

Dari situlah Eka mulai belajar membuat musik – dari suara-suara unik. Selain terus bereksperimen sendiri, tak jarang pula ia berkolaborasi dengan banyak pihak. Menciptakan karya-karya baru sambil berbagi pengetahuan. Tak hanya dengan sesama You Tuber, Eka juga kerap berkolaborasi dengan banyak musisi Tanah Air. Tapi, sudah puaskah dia dengan capaiannya itu? Tidak. Meski telah menjadi komposer beken, Eka tak pernah merasa puas.

“Perjalanan bermusik saya telah memberi pengalaman kepada saya bermain di atas panggung,” tutur Eka. “Dan, saat itu saya selalu berpikir tentang musik apa yang ingin saya buat,” lanjutnya. Menurutnya, ia ingin menciptakan musik yang bisa terhubung dan dinikmati semua orang. “Saya percaya musik itu milik semua orang dan tidak ada batasan di dalamnya”, tegas Eka.

“Tidak masalah dari mana Anda berasal, Anda bisa menjadi bagian sekaligus menikmati musik”, Eka menambahkan. “Tidak peduli seberapa sulit prosesnya, ketika saya mendengarkan musik, semuanya sepadan. Perjalanan saya dalam membuat musik tidak akan pernah berakhir”, pungkas Eka.

realme tunjuk Eka Gustiwana sebagai realme Buds Q Music Expert

Kini, berbagai karya musik unik dan jenius telah beredar berkat tangan dingin Eka Gustiwana. Dan, itu ditonton oleh jutaan orang di kanal You tube-nya. Kepiawaian lelaki yang memiliki dua juta subscriber ini kemudian membuat realme, merek teknologi yang berfokus menyediakan smartphone berkualitas tinggi dengan pengalaman Dare to leap tertarik untuk menggandengnya. Dan, memposisikannya sebagai realme Buds Q Music Expert.

Harus diakui dalam konteks musik, Eka Gustiwana dan realme percaya bahwa musik yang bagus harus bisa dimengerti dan dinikmati oleh banyak orang. Sebagai komposer, Eka menciptakan musik untuk semua orang, dan realme menciptakan perangkat TWS yang dapat dipakai dan dimiliki oleh semua anak muda di negeri ini, agar bisa menikmati musik dengan bebas.

Tak kalah pentingnya, Eka memiliki visi membuat musik yang bisa dinikmati semua orang. Ini sekaligus menjadikan realme sebagai merek tech trendsetter menunjuk Eka sebagai realme Buds Q Music Expert. Baik Eka maupun realme punya pandangan sama, bahwa setiap orang punya hak untuk menikmati musik secara bebas tanpa batasan apapun. Karena alasan ini, realme menciptakan realme Buds Q TWS nirkabel, berdesain premium dan teknologi tinggi serta harga terjangkau. Dan, Eka menciptakan musik yang bisa dinikmati semua orang, tentu dengan memanfaatkan Buds Q yang canggih secara bebas.

Sejak pemunculan perdananya, earbud TWS menjadi tren baru. Perangkat ini begitu populer karena penampilannya yang elegan dan minimalis, serta nyaman dipakai. Satu keunggulan yang paling menonjol adalah tanpa kabel kusut yang menjengkelkan. Menjadi bukti bahwa perangkat ini memberi kebebasan bergerak pada user, sekaligus mengurangi risiko kerusakan.

Kualitas suara juga menjadi prioritas bagi perangkat TWS. Terkait ini realme secara khusus mengundang tim tuning audio yang berpengalaman lebih dari 10 tahun. Tujuannya, demi menghadirkan solusi peningkatan DBB composite bass untuk realme Buds Q dan membuat bas lebih dinamis dan berlapis. realme Buds Q terbilang ringan dan kompak serta memiliki kinerja luar biasa. Perangkat ini diperkuat chip R1Q yang disesuaikan untuk menghadirkan latensi super rendah 119 ms, mirip headset kabel. Lalu baterai realme Buds Q memiliki kemampuan selama 3 jam penggunaan telepon, atau 4,5 jam untuk pemutaran musik. Serta, memiliki masa pakai baterai hingga 20 jam.

Sebagai merek tech trendsetter paling maju di dunia, realme selalu menghadirkan trendsetting technology & trendsetting design untuk setiap produknya. realme Buds Q misalnya, menghadirkan trendsetting technology berupa driver besar 10 mm. Menggunakan diafragma komposit polimer PEEK & PU berkualitas tinggi untuk pengalaman suara yang luar biasa. Terkait trendsetting, realme Buds Q dirancang oleh Jose Levy – Art Director dari realme Design Studio dan Cooperated Designer of Hermès. Terinspirasi dari bentuk batu alam (cobble) yang kemudian mendapat  sentuhan premium. Sehingga, menambah keindahan produk dan selaras dengan visi realme sebagai merek tech trendsetter.

Adalah bukan pertama kali realme berkolaborasi dengan musisi untuk mengkomunikasikan produk. Sebelumnya, kolaborasi pernah pula dilakukan dengan Tuan Tigabelas dan Weird Genius yang juga digawangi oleh Eka Gustiwana untuk membuat lagu “Narzo Power”. Dan, untuk diketahui realme memposisikan diri sebagai tech trendsetter sejak awal kehadirannya di Indonesia. Serta, memiliki pendekatan yang sangat unik untuk berkomunikasi dengan penggemar mudanya.

Di luar itu realme bahkan pernah berkolaborasi dengan DJ Alan Walker yang terkenal di dunia. Tujuannya, untuk menyetel output suara dari realme Buds Wireless, earphone nirkabel pertama dari realme. Berkat Alan Walker, realme Buds Wireless mampu menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih baik terutama untuk musik elektronik.

Desain produk realme sebelumnya pun berhasil menarik perhatian desainer muda terkenal Indonesia dari NeverTooLavish. Kolaborasi ini dalam rangka pengadaan barang fesyen dengan desain yang terinspirasi oleh Lightning Design & Comet Design realme 6 Series. Sekaligus pula untuk menunjukkan bagaimana tren satu gadget teknologi dapat bergabung dengan kehidupan sehari-hari anak muda. Makanya bukan tak mungkin, jika momen ini menjadi bagian penting, mengapa realme diklaim sebagai merek Favorit Anak Muda. Dan, dengan cepat menumbuhkembangkan komunitas penggemar muda dalam waktu yang singkat di Indonesia. (Guss)