‘Bravo Zulu’ Denjaka dalam Operasi SAR SJ 182

0
258
Kasal Laksamana TNI Yudo Margono aprsiasi Denjaka dalam operasi SAR Sriwijaya SJ 182.

Jakarta (Samudranesia) – Detasemen Jala Mangkara Pasukan Anti Teror Aspek Laut atau disebut Denjaka TNI AL merupakan Pasukan dengan kemampuan khusus Sabotase dan keahlian lainnya yang berhubungan dengan Anti Teror. Penugasan khusus selain perang atau disebut Operasi Militer Selain Perang (OMSP) juga bisa dilaksanakan Pasukan Khusus ini.

Terlibat langsung sebagai Tim SAR Penanggulangan Bencana jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu beberapa pekan lalu, Denjaka ikut andil besar dalam proses evakuasi awak pesawat tersebut.

Pada kunjungan sekaligus acara olah raga bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono beserta rombongan pejabat Utama Mabes TNI AL dan didampingi langsung oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono mengapresiasi apa yang telah di menjadi tugas dari Denjaka ini.

Kasal mengatakan gerak cepat, profesionalisme, ketanggapan Denjaka dalam evakuasi awak pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Hal itu menunjukan respek dan peduli ketika Negara dan Masyarakat sangat membutuhkan Denjaka.

“Tidak perlu waktu atau tindakan yang berbelit kita sebagai Tentara Matra Laut, harus siap sedia kapan pun waktunya. Apa lagi dengan medan yang berada di laut merupakan notabene adalah kawasan yang menjadi berkecimpungnya kita sebagai penjaga lautan Republik Indonesia ini. Di sinilah kemampuan kita akan terlihat,” ungkap Kasal di Kompleks Arthur Solangs Denjaka, Cilandak Jakarta Selatan, Jum’at (22/01/2021)

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pasukan Khusus kita TNI Angkatan Laut Detasemen Jala Mangkara (Denjaka). Kalian telah menunjukkan loyalitas yang luar biasa, dan sangat benar bahwa kalian dibutuhkan di manapun berada dan tugas apapun itu di saat Masyarakat dan Ibu Pertiwi memanggil,” tegasnya.

Pasukan Denjaka dalam Operasi SAR Sriwijaya SJ 182

Dalam kesempatan itu, kasal juga memerintahkan kepada tiga prajurit Marinir berpangkat  Kopral untuk berangkat Sekolah Calon Bintara Reguler (Cabareg) TNI Angkatan Laut, usai laksanakan latihan halang rintang.

Ketiga Kopral Marinir yang beruntung tersebut bernama Kopka Marinir W.Khauri, Kopka Marinir Setyo Budi, Koptu Marinir Kusyanto yang kesehariannya berdinas di Batalyon Infanteri 4 Marinir.

Perintah sekolah terjadi saat Kasal beserta rombongan melihat ketiga Kopral tersebut sedang melaksanakan halang rintang. Dengan sapa senyumannya, Kasal memerintahkan langsung ketiga Kopral tersebut untuk mengulangi latihan halang rintang. Tanpa ragu-ragu dengan cekatan Kopral tersebut melaksanakan perintah orang nomor satu di TNI AL dan berhasil melaksanakan halang rintang dengan cepat dan tepat.

“Mantap, Tangguh,” ucap Kasal pada Prajurit tersebut.

Halang rintang adalah metode latihan bagi Prajurit Korps Marinir yang wajib dikuasai setiap personel, yang melatih ketangkasan, keseimbangan, dan kekuatan fisik. Dengan beban penuh bersenjata, Helm tempur, ransel tempur dengan berat sekitar 12 Kg. Halang rintang ini merupakan sistem latihan bertahap dan menjadi tolak ukur kemampuan setiap Prajurit melatih kesiapan fisiknya untuk penugasan di medan tempur.

Atas prestasi ini Kasal memberikan reward kepada beberapa perwakilan Personel Denjaka dan foto bersama. Hadir dalam acara ini Wakil kepala Staf Angkatan Laut Laksmana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. para Asisten Kasal, Pangkotama Wilayah Jakarta, Asisten Dankormar, dan segenap Perwira Pasmar 1 Jakarta. (*)