Berikut Dedikasi Marinir di Banjir Bekasi

0
182
Dok Foto: Bagpen Marinir

Jakarta (Samudranesia) – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr(Han) melepas Bahan Bantuan Banjir Karawang Bekasi gelombang kedua di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No 40 Kwitang Jakarta Pusat, Selasa (23/02/2021) lalu.

Setelah melepas 10 truk batuan gelombang pertama, kini pagi ini Rabu, (24/02/21) untuk gelombang kedua Dankormar melepas 12 kendaraan bahan bantuan dan kegiatan ini merupakan bagian dari program “Marinir Peduli Marinir Berbagi” yang merupakan wujud kepedulian terhadap sesama dan juga implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Bahan bantuan kemanusiaan Korps Marinir Peduli Banjir yang akan di distribusikan kepada korban bencana banjir tersebut berupa mobil box pertama isi beras 1 ton dan air minum 125 dus, mobil box kedua isi beras 1 ton dan air minum 125 dus, mobil box ketiga isi 1,5 ton beras dan air minum 50 dus, mobil box keempat isi 1,5 ton beras dan air minum 50 dus, mobil box kelima isi susu cair formula 50 dus, susu uht junior coklat 50 dus, roti biskuit 30 dus, minyak 15 dus, mie instant 25 dus, sabun mandi 50 dus dan sarung 200 pcs, Food Truck akan memasak 500 porsi/hari, untuk 3 hari kedepan, Ambulance free hospital dan  kendaraan rescue dengan perahu karet dan relawan penggerak, serta kendaraan rescue dan relawan.

Barang tersebut berasal dari Korps Marinir TNI AL, Anggota Korps Marinir, Masyarakat serta bantuan dari Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT), serta dihadiri team dari ACT antara lain, Ibnu Khajar (Presiden ACT), Sri Eddy Kuncoro (Vice President), Dwiko H (VP.Humanity Relief Developmen), Subhan (Dir. GA), Mutafa (President MRI) dan Pungky (Mgr. WDC). 

“Pasukan Marinir saat ini yang berada di lokasi banjir Bekasi dan Karawang sejumlah 150 personel dipimpin oleh Letkol Marinir Ali Wardhana sebagai Dansatgas Banjir, dengan peralatan 10 unit Perahu Karet, 10 Unit Motor Tempel (Mopel), 13 Unit Truk Personel dan Material, 4 Kendaraan Taktis, 1 Set Dapur Lapangan, 4 Set Tenda Lapangan, 6 Set Alat Selam dan perlengkapan Kesehatan Lapangan,” ungkap Dankormar kepada media.

Satuan Tugas Banjir Korps Marinir Bekasi dan Karawang langsung mendistribusikan sembako. Ada salah satu warga melaporkan bahwa beberapa warga di tenda-tenda darurat di atas tanggul mengalami sakit di Daerah Kebayuran Desa Sumber Urip Kecamatan Kebayuran Kabupaten Bekasi.

Dengan adanya laporan Warga tersebut Komandan Satgas Letkol Marinir Ali Wardhana segera melaporkan hal tersebut kepada Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) melalui Asisten Operasi Komandan Korps Marinir (Asops Dankormar) Kolonel Marinir Ahmad Fajar.

Tidak menunggu lama Dankormar memerintahkan Tim Kesehatan Marinir yang dipimpin langsung oleh Lettu Laut (K) Dr Nicolas dan beberapa tim medis dari Batalyon Kesehatan 1 Marinir dengan membawa kartuobat obatan, Tabung oksigen, Tandu Lipat  untuk langsung memeriksa kesehatan warga tersebut.

Dari hasil pemeriksaan ada beberapa warga yang mengalami Demam Tinggi, Batuk Flu, Sakit kulit dan Maag dan langsung diberikan obat obatan yang diberikan Dokter Marinir.

Tak hanya itu, di sela–sela pendistribusian bantuan sembako, Prajurit Baret Ungu ini ini memberikan Trauma Healing pada anak-anak korban banjir. Dari data yang dikumpulkan di lapangan, saat ini ada sekitar 20 anak–anak yang harus mengungsi akibat rumah mereka masih dalam proses perbaikan dan pembersihan dari sisa banjir.

Dari jumlah itu, 10 anak diantaranya berusia Balita. Kegiatan tersebut dilakukan di lokasi pengungsian di atas tanggul, tepatnya di sebelah kanan jebolnya tanggul.

“Ini diberikan guna menghibur anak-anak dari trauma bencana. Hal tersebut dilakukan bertujuan untuk menurunkan tingkat kecemasan dan mengembalikan kondisi emosional anak pasca bencana banjir dengan berbagai macam permainan yang dilakukan secara individu maupun kelompok,” ucap Letkol Marinir Ali Wardhana.

Beberapa Prajurit Marinir  menghibur  anak-anak tersebut  dengan memberikan  permainan, selain itu mereka juga  diajak berfoto  bersama dengan para Prajurit.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan mereka bisa melupakan peristiwa kemarin dan kembali bisa hidup normal, layaknya anak-anak yang ceria dan gembira,” ujar Kolonel Marinir Ahmad Fajar yang kesehariaannya menjabat sebagai Asop Dankormar. (*)