Berapa Modal untuk Memulai Budidaya Lobster Air Tawar?

0
1819

Surabaya (Samudranesia) – Lobster air tawar menjadi salah satu kuliner yang cukup memiliki nilai gengsi yang tinggi. Maklum untuk harga per porsi yang sudah dimasak bisa berkisar antara Rp30 ribu sampai Rp 75 ribu di Kawasan Jakarta. Pun demikian trend untuk menyantap daging lobster air tawar ini mulai meningkat. Tak heran jika usaha budidaya lobster juga semakin menjamur karena tingginya permintaan.

Kabar baiknya, hanya dengan modal kecil dan lahan kecil sekalipun Anda sudah bisa memulai budidaya lobster air tawar.

Ada beberapa alasan mengapa budiaya lobster air tawar semakin banyak diminati sebagai alternatif untuk mendapatkan penghasilan. Pertama, teknik budidayanya memang cukup sederhana dan mudah jika dibandingkan teknik budidaya ikan lainnya. Kedua, meski tergolong sebagai jenis udang, lobster ini ternyata  lebih tahan terhadap serangan hama penyakit terutama White Spot Syndrome Virus (WSSV) yang banyak menyerang udang. Terakhir, permintaan untuk komoditas lobster ini semakin meningkat. Untuk di Jakarta, rata-rata warung-warung seafood hingga restoran berkelas memiliki permintaan di atas 100 kg per hari.

Menurut Pratama Megantoro, pemilik usaha budidaya Tama Lobster di Sidoarjo, usaha budidaya lobster air tawar bisa dilakukan oleh siapa saja, tidak harus memiliki lahan dan modal besar. “Cukup dengan lahan seluas 1 meter persegi, kita sudah bisa memulai bisnis budi daya lobster air tawar,” terangnya seperti yang ia sampaikan dalam kanal Youtube Pratama Megantoro.

Tama yang kerap menyelenggarakan pelatihan budidaya lobster air tawar menjelaskan bahwa untuk memulai usaha budidaya udang jenis ini hanya butuh modal Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta saja. Setidaknya harga modal tersebut yang ia tawarkan melalui pola kemitraannya.

Mengikuti pelatihan serta menjadi mitra pembudidaya besar dalam usaha budidaya sangat penting. Terutama bagi Anda yang baru memulai usaha budidaya lobster. Dengan menjadi mitra atau bergabung dalam kelompok budidaya, Anda bisa memiliki gambaran serta peluang pemasaran yang jelas.

Tama Lobster menawarkan dua paket kemitraan. Paket pertama senilai Rp 500 ribu di mana dengan modal uang tersebut mitra diberikan   paket indukan yang terdiri dari 4 jantan dan 6 betani. Namun proses penjualan dilakukan dengan sistem putus sehingga tidak ada garansi dan tidak ditampung setelah panen.

Sedangkan paket kemitraan kedua senilai Rp 3 Juta di mana dengan modal tersebut mitra akan dibantu untuk proses pengembangan hingga panen dengan perlengkapan mulai dari indukan 4 jantan dan 6 betina, terpal, alat pompa, filter, probiotik, dan berbagai perlengkapan lainnya. “Kami juga memberikan garansi 2 bulan sehingga ketika ada kematian nanti akan diganti dengan yang baru. Kami juga akan bantu untuk proses adaptasi sehingga terjadi proses pembibitan. Mitra juga kami bantu dari sisi edukasi dan hasil panennya akan ditampung,” jelasnya.

Usaha budidaya lobster tawar tergolong mudah dan tak membutruhkan lahan luas. Untuk menghasilkan benih sebanyak 1.000-2.000 ekor ukuran 2 centimeter, kata Tama cukup menggunakan tempat seluas 1×1,5 m dan akan memberikan omset senilai Rp3,3 juta setelah proses pembenihan lobster air tawar selama 6 bulan.

Bagaimana Anda tertarik memulai usaha ini?