Takengon yang Bukan Cuma Arung Jeram

0
126
Dok. jalanjalanyuk.com

Takengon (Samudranesia) – Arung jeram ternyata bukan satu-satunya objek wisata di Takengon, tapi banyak lagi yang lain. Kota yang terletak di dataran tinggi dan berhawa sangat sejuk ini masih menyimpan sejumlah tempat rekreasi. Secara kasat mata  ibukota Aceh Tengah ini memiliki panorama alam yang tak hanya natural tapi juga indah.

Krueng Peusangan bisa disebut sebagai salah satu destinasi wisata yang menawarkan aktivitas arung jeram. Asal tahu saja, untuk arung jeram sebenarnya Takengon bukan cuma Krueng Peusangan saja, tapi masih ada beberapa lainnya. Lalu, objek wisata dalam wujud yang lain di kota ini juga terhitung banyak ragamnya. Ada danau, dan ada pula wisata air terjun serta goa.

Menikmati keindahan objek wisata di Takengon jelas jadi pilihan tepat. Pasalnya, semua objek wisata di kota ini sangat menjanjikan. Semua masih asri, sangat alami, dijamin mampu memberi kepuasan yang selama ini diharapkan. Mau tahu lebih jauh bagaimana kerennya destinasi wisata di wilayah Takengon? Berikut beberapa di antaranya:

  1. Danau Laut Tawar

Danau yang sangat cantik ini tak lain adalah sebuah kawasan wisata yang letaknya di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Di sebelah barat danau yang juga disebut “Danau Lut Tawar” oleh masyarakat Suku Gayo berbatasan dengan Takengon, ibu kota Kabupaten Aceh Tengah.

Luas Danau Laut Tawar berkisar 5.472 hektare, dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km. Danau yang menjadi muara sebanyak 25 krueng ini dipagari panorama alam yang memukau. Terdiri dari kawasan perbukitan serta belantara yang menghijau. Ditambah lagi air danau selain bening juga berwarna biru. Tak aneh, memandang danau ini terasa begitu menyejukkan, terlebih udara yang menyelimuti kawasan ini memang sangat sejuk.

  • Air Terjun Mengaya

Tak kalah kerennya adalah Air Terjun Mengaya. Letaknya di balik perbukitan, yang tentunya dilingkupi hembusan udara menyejukkan. Untuk mencapainya, pengunjung akan selalu ditemani pepohonan menjulang tinggi sepanjang perjalanan. Serta, hutan pinus, hamparan sawah dan areal perkebunan kopi.

Di lokasi, selain gemuruh air terjun yang seolah tumpah ruah, pengunjung juga disambut kicau burung yang saling bersahutan. Pastinya, berdiri di hadapan air terjun yang tingginya sekitar 100 m yang berada di balik bukit Desa Mengaya, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah akan membuat siapapun betah berlama-lama. Apalagi, di bawah Air Terjun Mengaya terdapat lajur-lajur air dengan lantai bebatuan. Sehingga menjadi tempat mengasyikkan buat yang ingin berendam.

  • Goa Loyang Koro

Sebagai objek wisata, goa ini cukup dikenal. Letaknya, tepat di pinggiran Danau Laut Tawar, dan merupakan sebuah situs sejarah yang merekam jejak kehidupan masyarakat Suku Gayo. Dari pusat Kota Takengon, Goa Loyang Koro hanya berjarak sekitar 6 km. Persisnya, berada di kaki Gunung Birahpayang, 15 m dari bibir pantai, dan dengan kedalaman 20 m.

Dari catatan sejarah, Goa Loyang Koro adalah tempat persembunyian Sultan Aceh dari kejaran Belanda. Keunikan goa ini pintu masuknya tepat berada di tebing pinggiran danau. Dulunya, goa ini memiliki tempat yang luas, dan bisa tembus ke sejumlah tempat. Selain terdapat dua patung yang konon memiliki kekuatan mistis, goa ini dihuni oleh banyak hewan kalelawar. Untuk mencapai lokasi, bisa ditempuh dengan mobil, motor, serta kendaraan umum khas Aceh, sekitar 15 menit dari kota.

Pastinya, masih ada sederet objek wisata lagi di Takengon yang sangat layak untuk disambangi. Ragamnya tentu saja cukup komplet. Sebut saja, misalnya: 1) Pantan Terong Brebesan, sebuah bukit yang eksotis di dataran tinggi Gayo, 2) Bur Talege Takengon, sebuah lokasi yang layak buat refreshing sambil melihat keindahan panorama alam sekitar, 3) Buntul Rintis, lokasi wisata yang instagramable, cocok buat foto-foto. Lainnya, Bur Lancuk Leweng, Dermaga Lukup Panalan, dan Gayo Waterpark.