Tak Banyak yang Tahu, Inilah Kiprah Wanita Maritim Indonesia

0
55

Jakarta (Samudranesia) – Kiprah wanita dalam pembangunan sebuah bangsa sangatlah besar. Sejarah setiap bangsa pun menempatkan para wanita sebagai kaum terpenting dalam menyertai perjalanannya. Termasuk dalam pembangunan maritim, peranan wanita yang berkecimpung di bidang tersebut tidak bisa dianggap remeh.

Maka dari itu, pada 2015 silam di Jakarta dibentuklah Woman in Maritime Indonesia (WIMA INA) yang diprakarsai oleh pakar hukum laut wanita, Chandra Motik Yusuf dengan beberapa koleganya.

“Kita adalah para wanita yang berjuang di bidang maritim menyadari bahwa negara kita ini baru menuju negara maritim belum menjadi negara maritim. Jadi kita semua wanita yang tergabung dalam Woman In Maritime Indonesia mengupayakan itu,” ucap Chandra di Jiexpo Kemayoran dalam rangkaian acara Indonesian Maritime Expo (IME) 2019, Jumat (18/10).

WIMA INA pun mengambil bagian dalam menggelar diskusi bertajuk Empowering Women in Maritime Community. Hadir dalam acara tersebut di antaranya Ketua INSA Carmelita Hartoto, Sekjen ABUPI Liana Risnawati dan beberapa wanita hebat lainnya yang memiliki pengaruh di bidang kemaritiman.

Chandra mengungkapkan 4 tahun WIMA INA berkiprah telah memberikan banyak sumbangsih untuk kemajuan maritim Indonesia. “Terutama dalam bidang budaya, kita telah menyiapkan kegiatan maritim untuk anak-anak dari tingkat TK, SD hingga perguruan tinggi,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan, komunitasnya bisa berperan lebih jauh lagi dalam pembangunan maritim Indonesia.  Acara diskusi ini juga diiringi dengan fashion show yang menampilkan penampilan para anggota WIMA INA dengan corak kain Labuan Bajo, NTT.