Serunya Wisata Hutan Mangrove di Bekasi

0
191
dok. ayobandung.com

Bekasi (Samudranesia)- “Refreshing” di tengah rimbunnya hutan mangrove memang menawarkan pengalaman yang berbeda. Selalu menghadirkan keteduhan di mata, plus teduh pula di hati. Lebih-lebih semilir anginnya yang begitu lembut mengelus kulit selalu menyajikan nuansa kenyamanan tersendiri. Tak kalah asyiknya, panorama hutan mangrove yang asri dan natural mampu menyuguhkan pula keindahan yang eksotis. Tak aneh, wisata di tempat ini begitu membuai dan membuat siapa pun lupa pulang.

Nuansa itulah yang begitu kuat menyelimuti Anda, jika berekreasi di taman wisata Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Apalagi, sambil menikmati cantiknya pemandangan hutan mangrove ini ditemani hempasan lembut ombak Laut Jawa yang khas, benar-benar fantastik. Pendek kata, wisata di hutan mangrove Muara Gembong, Anda akan mendapatkan suguhan semua keindahan pemandangan sebuah objek wisata hutan mangrove yang sempurna.

Hutan mangrove Muara Gembong terletak Bekasi bagian utara, berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Selain asri dan natural, kawasan ini memiliki dua lokasi hutan mangrove berhektar-hektar luasnya, satu di Desa Pantai Mekar dan lainnya Pantai Bahagia. Khusus yang berada di Desa Pantai Mekar, sudah resmi dijadikan objek ekowisata oleh Pemerintah. Bukan cuma itu, Pemerintah pun berencana akan menjadikannya sebagai pusat konservasi dan sarana edukasi.

Untuk menyusuri hutan mangrove di Desa Pantai Mekar, Anda bisa memanfaatkan jembatan warna-warni yang sangat menarik. Meski tak terlalu luas, ekowisata mangrove di sini sangat ideal untuk dikunjungi. Banyak “spot instagramable” yang bisa dijadikan lokasi berselfie.

Kerennya lagi, Muara Gembong tak hanya menjadi habitat pohon bakau saja. Beragam jenis pepohonan lokal yang khas bisa pula dilihat di tempat ini. Contohnya, pohon api-api, pidada, atep, dan jeruju. Dan, dunia faunanya pun tak kalah kerennya. Logis, jika keberadaannya menambah daya tarik Muara Gembong. Ada sejumlah hewan liar yang khas terkadang bisa ditemui di lokasi ini. Sebut saja misalnya, monyet ekor panjang, lutung Jawa, dan biawak. Serta puluhan jenis burung lokal, maupun migrasi dari Australia, seperti: kuntul besar, raja udang kalung biru, dan cangak abu.

Sensasi yang berbeda tentu akan sangat mungkin Anda dapatkan saat menyambangi Desa Pantai Bahagia. Untuk menikmati asrinya hutan mangrove di sini Anda wajib menggunakan perahu. Yang jelas, berada di tengah hijaunya rerimbunan hutan mangrove ini sangat menyenangkan. Anda tinggal sewa perahu milik masyarakat setempat dengan harga terjangkau. Setelah itu, perjalanan yang penuh sensasi, menyusuri hutan mangrove menjadi milik Anda.

Penjelajahan yang menantang ini setidaknya memakan waktu sekitar 30 menit. Setelah itu Anda pun akan diajak untuk menyaksikan sebuah fenomena alam unik lainnya. Sebuah pulau yang hanya muncul di saat air laut sedang surut, biasanya itu di sore hari. Selain diselimuti pasir di sepanjang pantainya, pulau ini juga ditumbuhi pepohonan. Penasaran dengan sensasi hutan mangrove Muara Gembong? Jadikan taman wisata ini prioritas rekreasi Anda bersama keluarga berikutnya. (Guss)