Sembako Datang Lebaran Tenang

0
190
Bakti Sosial TNI AD di pulau pari dan pulau lancang Kep.Seribu

Pulau Pari (Samudranesia) – Tiga bulan sudah wabah covid-19 merebak di Indonesia. Selama itu juga kondisi perekonomian terus mengalami keterpurukan. Tidak saja warga di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota lainnya langsung menjadi kota mati. Seiring pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan pemerintah, daerah pelosok dan pulau terpencil pun juga ikut terkena dampaknya.

Sebut saja Pulau Pari dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu yang begitu terpukul karena wabah pandemi tersebut. Dimana mata pencaharian penduduknya yang selama ini sebagai pembudidaya kepiting soka, dan nelayan harus gulung tikar karena tidak ada pembeli. Hal itu membuat pemasukan berkurang, untuk makan pun penduduk setempat kebingungan.

Simbolis penyerahan paket bantuan kepada lurah setempat

“Pulau Pari dan Lancang ini memang sangat jarang ada bantuan dari swasta. Kalau dari pemerintah sih pasti rata ya semua sama jatahnya. Untuk itu mendengar akan ada bakti sosial dari Akmil angkatan 95, saya sangat senang. Karena waktunya sangat pas, dimana warga sedang khawatir kalau tidak ada yang akan dinikmati menjelang lebaran, eh bantuan datang, kami sangat senang,” kata Lurah Pulau Pari, Mahtum, saat menerima bantuan sembako yang dilakukan Damadika 95, bekerjasama dengan MyHome Indonesia dan Kesatuan Pengamanan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok, di Pulau Pari, Rabu (20/5/2020).

Dalam kegiatan bakti sosial kali ini, disalurkan 2.000 paket Sembako,  200 set APD, 1.000 pcs masker medis dan 50 pasang sarung tangan karet. Paket tersebut di distribusikan ke beberapa wilayah yang berada di Pulau Pari dan Pulau Lancang, Kep. Seribu. Waktu yang bersamaan juga dilakukan baksos di TPU Pondok Rangon, dan beberapa wilayah yang dihuni oleh para pemulung dan kaum dhuafa di pasar Rebo, Condet, Parung Bogor, Cimahi dan Bandung Barat. 

Bakti Sosial Perwira Akmil 95 di Kep.Seribu

“Tadi kita sama-sama dengar dari pak Lurah, kalau pulau ini (Pari dan Lancang) jarang terjamah bantuan. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang penghasilannya hilang karena merebaknya wabah covid-19. Kami juga ingin kegiatan ini bisa berlanjut walaupun setelah Hari Raya Idul Fitri nanti,” Kolonel Inf Sumirating Baskoro, Ketua Damadika 95, yang merupakan Paguyuban Perwira Abituren Akmil 95, yang saat ini memasuki masa 25 tahun pengabdian kepada Bangsa Indonesia melalui TNI AD. 

“Kami tersebar di seluruh Satuan jajaran TNI di seluruh wilayah Indonesia,” sambung Baskoro. 

Kolonel Inf Sumirating Baskoro, Ketua Paguyuban Akmil 95 “Damadika”

Baskoro menjabarkan dengan langkah yang sederhana tersebut bisa sedikit meringankan beban warga yang secara langsung maupun tidak, terdampak dengan adanya pandemi Covid 19. 

“Pada kesempatan ini tentunya saya, mewakili rekan-rekan Abituren Akmil 95, mengucapkan terimakasih atas partisipasi dari MyHome Indonesia, KPLP Tanjung Priok Jakarta dan Kantor Kesyabandaran Kep. Seribu serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini.
Semoga jalinan kerjasama ini akan terus berlanjut untuk kepentingan kemanusiaan tentunya di masa yang akan datang,” pungkasnya. (Ney)