Permudah Pengguna Jasa Bongkar Muat Barang, Kemenhub Luncurkan Aplikasi SiBabbe

0
219
Launching Aplikasi SiBabbe

Jakarta (Samudranesia) – Kementerian perhubungan melalui kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Bongkar Muat Barang Berbasis Elektronik (SiBabbe) di Marina Batavia sunda kelapa pada Senin (20/07). Aplikasi ini di harapkan dapat mempermudah perizinan bongkar muat barang di pelabuhan sunda kelapa.

Aplikasi SiBabbe adalah system informasi bongkar muat barang berbasis elektronik, aplikasi ini di buat bertujuan untuk membantu kelancaran operasional di kantor pelabuhan sunda kelapa dalam melakukan monitoring data bongkar muat yang mempermudah pengguna jasa bongkar muat baarang di pelabuhan sunda kelapa, sehingga dapat mempermudah koordinasi antara pengguna jasa bongkar muat dengan petugas kesyahbandaran pelabuhan secara online.

Direktur Jendral perhubungan laut Ir. R. Agus H. Purnomo dalam acara Launching aplikasi SiBabbe secaara virtual ini mengatakan, “Alhamdulillah pada pagi hari ini, KSOP Sunda Kelapa Bapak Ridwan Chaniago sudah melakukan launching system informasi bongkar muat barang berbasis elektronik, ini yang Selama ini dilakukan secara manual, sekarang dilakukan secara digital dan dapat di akses melalui mobile phone. Selain itu, aplikasi ini nantinya bisa di integrasikan dengan system yang lain, termasuk inaportnet”.

“Dengan Launching SiBabbe pada hari ini, besar harapan kami kiranya dapat terlaksana dengan baik. Layanan di sektor Perhubungan Laut khususnya pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kelas III Sunda Kelapa lebih terintegrasi, jujur, ramah, sopan serta lugas. Sehingga apa yang dibutuhkan oleh masyarakat terlayani serta menjadi pemicu kita guna pelayanan yang prima,” tegas Agus Purnomo.

Dengan resmi diluncurkannya SiBabbe pencegahan atau peneluran virus covid-19 di sektor pelabuhan ini dapat diminimalisir, karena tidak perlu datang langsung untuk melakukan pengajuan/perizinan bongkar muat barang di pelabuhan.

“Kedepannya setelah di sunda kelapa,  harapan saya system ini dapat di terapkan di tempat lain, sehingga nanti dimanapun kita berada, kita bisa melakukan implementasi seperti ini serta dapat mengurangi penyebaran virus Covid-19 di Indonesia” ungkap Agus.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kesyhbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Sunda Kelapa, Ridwan Chaniago, dalam laporannya menyampaikan bahwa Aplikasi SIBABBE merupakan Proyek Perubahan peningkatan pelayanan di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa yang ia gagas dengan tujuan meningkatkan pelayanan bongkar muat barang secara elektronik guna memudahkan pengguna jasa dalam kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan serta pengawasan yang efektif dari petugas KSOP Sunda Kelapa sebagai regulator di Pelabuhan.

Dia juga mengatakan bahwa peningkatan pelayanan bongkar muat barang secara elektronik ini diharapkan dapat memudahkan pengguna jasa dalam pelaksanaan kegiatan bongkar muat barang di pelabuhan dan pengawasan dari KSOP Sunda Kelapa sebagai regulator di pelabuhan.

“Aplikasi SIBABBE ini merupakan upaya penataan pelayanan kapal dan bongkar muat barang di pelabuhan secara digital, di mana ke depan aplikasi ini juga siap diiintegrasikan  dengan sistem INAPORTNET dan Sistem Aplikasi SEHATI,” tutup Ridwan.(Ars)