Pengunjung Membludak, Ancol Ajak “Senang Selamat Bareng-bareng”

0
151
Wisatawan memadati Pantai Ancol selama musim liburan (dok. korporat.ancol.com)

Jakarta (Samudranesia)-Antusiasme warga ibukota dan sekitarnya untuk menikmati hari libur di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol tetap tinggi meski pandemi Covid-19 belum berakhir. Hal ini terlihat dari lonjakan pengunjung selama masa libur cuti bersama di akhir Oktober 2020.

Menurut Rika Lestari, Coorporate Communication Manager PT Taman Impian Jaya Ancol Tbk, saat dimulainya hari libur nasional yang jatuh pada 28 Oktober 2020, jumlah pengunjung mencapai 17.000 orang. Namun selang satu hari kemudian jumlahnya melonjak menjadi 23.900 orang per Kamis 29 Oktober 2020.

Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat di akhir pekan hingga masa libur nasional berakhir pada 1 November 2020 nanti. “Di hari-hari biasa selama masa pandemi jumlah pengunjung hanya sekitar 7000 orang di hari kerja dan meningkat hingga di angka 17.000 hingga 20.000 orang di akhir pekan,” jelas Rika saat dihubungi Samudranesia, Jumat 30 Oktober 2020.

Baca Juga: Berwisata ke Desa Paling Bersih di Dunia yang ada di Indonesia

Sementara dari pantauan di pintu gerbang masuk kawasan, menurut Rika, sekitar 70 persen pengunjung mengatakan akan menghabiskan lebih banyak waktu di kawasan wisata pantai yang ada di dalam Ancol.

Untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru penyebaran virus Covid-19 di Ancol selama masa libur, pihak manajamen memperketat pengawasan kepatuhan protokol kesehatan. “Kami dibantu oleh personel Satpol PP, TNI, dan Polri untuk memberikan himbauan kepada pengunjung agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Rika.

Selama masa pandemi, tambahnya, manajemen Ancol menjalankan program ‘Senang Selamat Bareng-bareng”. “Program ini mengajak wisatawan untuk tetap waspada akan bahaya penyebaran virus Covid-19 dan sama-sama meningkatkan kesadaran sesama pengunjung untuk menerapkan prinsip 3M (Menjaga Jarak, Memakai Masker, dan Mencuci tangan) selama di Ancol,” katanya.

Selain itu, manajemen juga telah menambah lebih banyak titik-titik atau point protokol kesehatan berupa fasilitas cuci tangan dan pengukuran suhu tubuh. “Kami juga menghimbau kepada operator wahana untuk menerapkan aturan pemerintah mengenai pembatasan kapasitas pengunjung di dalam wahana sebanyak 25 persen dari kapasitas per sesi,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghimbau warga Jakarta agar menghabiskan waktu libur panjang dengan berkumpul bersama keluarga di rumah. “Karena dari pengalaman yang kami dapatkan, setelah masa libur usai, jumlah kasus Covid-19 di DKI melonjak,” terangnya.