Pasis Seskoal Didorong Pahami Teknologi Integrated Maritime Surveilance System

0
98
Dok Foto: Bagpen Seskoal.

Jakarta (Samudranesia) – Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Kolonel Laut (T) Ferdy Hendarto S, S.T.,M.T., memimpin rapat pembahasan lembar penugasan diskusi Bidang Studi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya pada Mata Kuliah Teknologi Informasi yang akan dilaksanakan Perwira Mahasiswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-58 TA. 2020, bertempat di Kelas C Gedung OB. Syaaf Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (19/05). Turut hadir dalam rapat pembahasan tersebut para pejabat utama, para Patun dan Dosen Seskoal.

Mengawali rapat, Kadepiptek Seskoal menjelaskan mengenai maksud dari penugasan ini adalah sebagai pendalaman materi Bidang Studi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terutama pada Mata Kuliah Teknologi Informasi. Sedangkan tujuan penugasan ini agar Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-58 TA. 2020 mampu memahami dan mengerti tentang perkembangan Teknologi Integrated Maritime Surveilance System secara umum. Selanjutnya dalam implementasinya yang memiliki pengetahuan berkaitan dengan peranan Pusat Informasi Maritim dalam mendukung tugas TNI AL.

Dalam penerapan penugasan Perwira Mahasiswa Dikreg Seskoal Angkatan ke-58 TA. 2020 akan membuat Kertas Karya Acuan (KKA) sesuai format pemecahan masalah sebagai bahan diskusi untuk membuat Kertas Karya Kelompok (Taskapok) dengan tema “Penerapan Teknologi Informasi Maritim Guna Mendukung Tugas TNI AL”. Para Perwira Mahasiswa tersebut akan dibagi menjadi 15 Kelompok, dimana Kelompok Ganjil membahas mengenai “Pemanfaatan Teknologi Integrated Maritime Surveilance System dalam Mendukung Tugas TNI AL” dan Kelompok Genap membahas mengenai “Pemanfaatan Teknologi Informasi Maritim di Pusat Informasi Maritim dalam Mendukung Tugas TNI AL”.

Selanjutnya penyajian KKA dilaksanakan pada Diskusi Kelompok I (DK I), Diskusi Kelompok II (DK II) dan Diskusi Antar Kelompok (DAK) dengan metode e learning menggunakan video conference.

Pada rapat tersebut, peserta rapat juga menyampaikan saran-saran konstruktif dan pendalaman terhadap materi yang akan dibahas. (Tyo)