Nikmati Panorama Terindah “Diving” di Taman Nasional Takabonerate

0
80
Dok. lombokmarine.com

Selayar (Samudranesia) – Takabonerate bisa jadi tak banyak orang yang mengenal nama itu. Sebuah taman nasional di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan yang punya beragam obyek wisata eksotis, apalagi wisata bawah lautnya untuk para penggila diving khususnya. Asli, keren. Kecantikan panorama bawah laut perairan Taman Nasional Takabonerate benar-benar berkelas. Tak kalah dengan dive spot lain di negeri ini.

Yang jelas ke mana pun para divers mengarahkan penjelajahannya di bawah laut Takabonerate tetap menyuguhkan panorama yang cantik. Terumbu karangnya yang beragam selalu menghadirkan warna-warni menarik. Terlebih jenis serta bentuk karangnya yang unik membuat siapapun terkesima. Belum lagi biota lautnya yang berlimpah serta beragam, tak henti-hentinya hilir-mudik seolah menambah pesona bawah laut Takabonerate.

Taman Nasional Takabonerate mencakup sebanyak 17 pulau. Luas keseluruhannya mencapai kira-kira 500 hektare, ditambah lagi sebuah kawasan atol yang luas sekitar 220 hektare. Kondisi ini menempatkan Taman Nasional Takabonerate sebagai taman nasional dengan atol terbesar ketiga di dunia, setelah Kepulauan Marshall dan Maldives. Fantastik. Hebatnya lagi, di kawasan taman nasional ini memiliki sebanyak 43 dive spot yang kesemuanya sangat menggoda untuk dijelajah.

Salah satu yang tentu tak boleh dilewatkan oleh para divers adalah spot Mercusuar. Karakteristik spot ini reef edge atau karang tepi, dengan suhu 27 derajat, serta pola arus berupa susur pantai. Kedalamannya mencapai 5-8 m, dengan kecerahan perairannya sekitar 10 m. Lalu, kondisi karang hidup mencapai 30-70 persen. Satu lagi yang perlu diketahui, di area diving yang berada di perairan Pulau Tinabo ini kecepatan arusnya 0,25 meter per detik.

Sensasi yang lebih seru akan menjadi milik Anda jika diving diThe Rivers Spot. Spot yang berada di perairan Pulau Jinato ini punya karakteristik slope/wall/drop off atau dinding. Bersuhu 28 derajat dengan pola arus berupa susur pantai. Kecepatan arusnya berkisar 0,15 m per detik, dengan kedalaman 5-10 m. Serta dengan kecerahan mencapai 20 m dan karang hidup 20-78 persen.

Yang juga tak kalah kerennya adalah Jinato Wall Paradise, masih di perairan Jinato. Ini adalah salah satu spot diving paling bagus yang kedalamannya 5-15 m dengan kecerahan mencapai 15-20 m. Terumbu karang di Jinato Wall Paradise ini sangat bagus, dengan tutupan karang 57-83 persen, didominasi hardcoral dan softcoral. Segala macam biota laut menghuni area ini, seperti butterfly fish, cardinal fish, angelfish, grouper, surgeon fish, damselfish, trigger fish, lobster, eagle rays, moray serta kima. Tak berlebihan jika melihat Jinato Wall Paradise sebagian orang menyebutnya seperti surga.(Guss)