Mereka yang Tak Takut Tertular Virus Covid-19

0
113

Jakarta (Samudranesia)- Wabah covid-19 yang belum juga reda tak menyurutkan keinginan warga untuk bepergian keluar kota. Hal ini bisa terlihat dari tingginya lonjakan angka jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

Sampai dengan 28 Oktober 2020, PT Angkasa Pura II mencatat adanya peningkatan jumlah keberangkatan penumpang di Bandara Soetta hingga 61.000 penumpang per hari. Angka ini menjadi merupakan angka tertinggi jumlah penumpang selama pandemic Covid-19.

“Selama pandemi biasanya rata-rata penumpang di Bandara Soetta hanya mencapai 40.000 – 45.000 orang per hari, dan pada hari ini 28 Oktober 2020 kami perkirakan mencapai sekitar 61.000 orang. Ini juga sesuai dengan laporan yang kami terima dari maskapai, bahwa jumlah penumpang hari ini mencapai angka sekitar 61.000 orang,” ujar Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin dalam siaran persnya, Kamis (29/10/2020).

Awaluddin memperkirakan puncak arus balik kedatangan penumpang di bandara internasional ini akan terjadi pada 30 Oktober 2020 dan 1 November 2020.

Tingginya jumlah penumpang ini membuat pihak PT Angkasa Pura II lebih meningkatkan fokus dalam melayani penumpang dan memperketat aturan protocol kesehatan. “PT Angkasa Pura II bersama stakeholder tetap siaga meningkatkan fokus dalam melayani traveler dan menjaga agar protokol kesehatan dijalankan dengan baik. Kami selalu berupaya agar perjalanan masyarakat tetap lancar di 19 bandara,” kata Direktur Operasional dan Servis PT AP II Muhamad Wasid.

Pengetatan protokol kesehatan di bandara, kata Wasid, antara lain dilakukan dengan menempatkan lebih banyak personel di beberapa titik.  “Physical distancing harus dijaga. Personel fokus mengantisipasi di sejumlah titik seperti area check-in, security check point, boarding lounge. Prosed disinfeksi di seluruh terminal dilakukan berkala, serta pengawasan di ruang CCTV juga dilakukan 24 jam,” ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi dikesempatan yang sama.

Lonjakan di Pelabuhan Merak

Sementara lonjakan penumpang juga terjadi di Pelabuhan Merak, Banten. Menurut PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Cilegon, Banten kenaikan jumlah penumpang yang menyeberangi Pelabuhan Merak-Bakauheni ini dipoerkirakan mencapai 6 persen.

Untuk itu, pihak ASDP menurut General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, Hasan Lessy telah menyiapkan 55 dari total 72 Kapal Motor Penumpang (KMP) untuk melayani penumpang.

Peningkatan jumlah penumpang juga terjadi pada moda transportasi kereta api dan bus. PT KAI Daop I Jakarta sampai dengan Kamis 28 Oktober 2020 mencatat sudah memberangkatkan total 9.563 penumpang dengan 11 perjalanan kereta api per hari dari Stasiun Pasar Senen. Destinasi tertinggi yang dituju penumpang adalah Yogyakarta, Purwokerto, dan Bandung.

Sementara itu, jumlah penumpang bus di Terminal Kampung Rambutan mengalami kenaikan yang mencapai sebesar 30 persen. Pihak terminal mencatat jumlah keseluruhan penumpang yang diangkut pada 1-28 Oktober 2020 berjumlah 78.242 penumpang.

Sebelumnya pemerintah menghimbau agar warga tidak melakukan perjalanan keluar kota selama masa libur cuti bersama akhir Oktober 2020 ini. Dengan masih tingginya angka penderita Covid-19, kegiatan berwisata dikhawatirkan akan semakin meningkatkan jumlah penyebaran virus tersebut.

Namun sepertinya masih juga banyak warga yang lebih memilih liburan keluar kota ketimbang diam di rumah.