Miliki Jaringan Luas, Luhut Diangkat sebagai Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar

0
78
Menko Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan

Jakarta (Samudranesia) – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan diangkat sebagai Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar. Hal itu diumumkan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengenai susunanan kepengurusan baru partai berlambang beringin itu.

Luhut sebelumnya memang sudah menjadi politisi Golkar sejak tahun 1999. Dia sempat menjauh dari Partai Golkar pada tahun 2014 ketika partai yang dipimpin oleh Aburizal Bakri saat itu memutuskan pilihan politiknya untuk mendukung pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subuanto-Hatta Rajasa.

Sementara Luhut telah menjatuhkan dukungannya kepada pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang kemudian keluar sebagai pemenang. Sejak itu, Luhut pun menjadi orang penting di pemerintahan Jokowi-JK.

Baca Juga:

Kendati tidak banyak terlibat langsung dengan urusan Partai Golkar namun Luhut juga dikenal memiliki kedekatan dengan tokoh-tokoh senior Golkar. Termasuk sang ketua umum sendiri, yang juga merupakan seorang Menko dan mitra kerja Luhut di kabinet.

Berdasarkan keterangan yang diterima Samudranesia, Rabu (15/1), dalam penyusunan kepengurusan baru ini, Airlangga telah memperhitungkan berbagai macam aspek. Di antaranya  aspek fungsional, profesionalisme dan azas meritrokrasi.

Dalam kepengurusan Golkar kali ini, yang disebut sebagai Pengurus Harian adalah Ketua Umum, Sekjen, Bendahara Umum, para Wakil Ketua Umum, para Ketua Bidang, para Wakil Sekjen dan para Wakil Bendum. Sementara Kepala Badan tidak termasuk dalam pengurus harian.

“Kepengurusan ini sudah memperhatikan Undang-Undang Partai Politik dengan ketentuan pengurus perempuan sebesar minimal 30 persen. Kepengurusan ini juga inklusif, sudah mengakomodir semua elemen. Baik perempuan, millenial dan dari unsur-unsur yang lain,” ungkap Airlangga Hartarto.

Kepada awak media, Airlangga menyebut penunjukan Luhut sebagai Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar karena dirinya memiliki jaringan yang luas sebagai kader Golkar.

Karena kan Pak Luhut kader Golkar dan memang membutuhkan penasihat untuk banyak hal. Pak Luhut salah satu kader Golkar yang punya kebijakan, kebijaksanaan dan punya jaringan yang luas,” ungkap Airlangga kepada wartawan.

Dalam kepengurusan ini juga memperhatikan keterwakilan perempuan 30 persen . Kader milenial seperti Putri Komarudin, Dyah Roro, Christina Aryani juga masuk di jajaran pengurus harian.  Sebagian lainnya mengisi departemen-departemen yang mengakomodir seluruh pengurus.

Selain Luhut, tokoh sepuh Golkar seperti Aburizal Bakrie, Agung Laksono dan Akbar Tanjung juga masuk dalam posisi penting di luar struktural partai. Aburizal Bakrie sebagai Ketua Dewan Pembina, Agung Laksono sebagai Ketua Dewan Pakar, dan Akbar Tanjung sebagai Ketua Dewan Kehormatan. (Tyo)