Mantan Kasal Tepat Jabat Menko Maritim

0
252
Logo Kemenko Maritim

Jakarta (Samudranesia) – Jelang pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2019 mendatang, sederet nama yang disebut-sebut layak mengisi kabinet telah bermunculan.

Termasuk di antaranya figur yang layak menempati jabatan sebagai Menko Bidang Kemaritiman. Sejumlah nama telah bermunculan dari berbagai latar belakang.

Namun di antara banyak nama, yang santer diaebut-sebut ialah dua mantan Kasal (Kepala Staf Angkatan Laut) yakni Laksamana TNI (Purn) Marsetio dan Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesian Politic Review (IPR) Ujang Komarudin, suatu hal yang wajar jika kedua nama itu santer disebut sebagai calon kuat Menko Maritim.

Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr Marsetio

Dalam strategi kebijakan publik, Ujang menyatakan bahwa Presiden Jokowi sudah sepatutnya mengangkat calon pembantunya diihat dari kapabilitas yang dimiliki di bidangnya.

“Jadi ada istilah the right man in the right place, saya kira prinsip ini harus dipegang oleh Bapak Presiden supaya kabinetnya benar-benar efektif menjalankan program kerjanya,” ujar Ujang kepada redaksi, Rabu (25/9).

Terkait kapabilitas mantan Kasal dalam bidang kemaritiman, Ujang menyebut jangan dipertanyakan lagi. Karena sejak  lulus AAL, seorang mantan Kasal sudah mendarah daging dengan dunia kemaritiman.

“Seorang mantan Kasal saya kira orang yang mengerti betul dengan bidang kemaritiman jadi sangat tepat kalau pos Menko Maritim dipegang oleh orang yang memiliki kapabilitas dan pengalaman seperti ini (mantan Kasal),” ungkapnya.

Keterpaduan antara karakter militer dengan wawasan kemaritiman ranah sipil menurut Ujang menjadi kolaborasi yang tepat dalam menyelesaikan segudang permasalahan maritim Indonesia saat ini.

“Apalagi kita ini kan negara kepulauan terbesar dan Pak Presiden tahun 2014 punya visi Poros Maritim Dunia, sedangkan sekarang lagi fokus membangun SDM unggul. Jadi untuk seorang Menko Maritim yang mengemban amanah itu saya kira harus orang yang mengerti betul di maritim dan memiliki karakter kepemimpinan yang baik,” bebernya.

Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia ini lebih lanjut mengutarakan bahwa untuk membangun SDM unggul di bidang maritim, mantan Kasal sangat mengetahui soal formulasi pendidikan dan pelatihan serta penanaman karakter kemaritiman buat generasi muda Indonesia.

“Mereka (mantan Kasal) pasti sudah paham betul bagaimana mencetak SDM unggul di bidang kemaritiman kita, karena nihil negara maritim bisa dicapai tanpa ditopang oleh SDM yang mumpuni,” pungkasnya.

Laksamana TNI (Purn) Marsetio merupakan guru besar dari Universitas Pertahanan yang kini menjadi Staf Khusus Menteri Pariwisata. Dirinya aktif menjadi pembicara tentang kemaritiman Indonesia dalam berbagai event dan momentum.

Sedangkan Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI AL (PPAL) dan aktif juga sebagai pembicara tentang kemaritiman di berbagai event.

Selain dua nama tersebut, tokoh sipil yang juga disebut-sebut masuk bursa Menko Maritim ialah Menteri Kelautan dan Perikanan sekarang Susi Pudjiastuti, Menteri Pariwisata sekarang Arief Yahya dan akademisi Prof Rokhmin Dahuri. (Tyo)